
Malam Ini Catline Dan Ansel sudah bersiap Dengan Pakaian Santai mereka Bahkan Pakaian Kapel berwarna Putih Terlihat Sangat Cantik dan Tampan
" Ayo sayang Kita Gabung bersama mereka " Kata Ansel
" Iyah Yank " Jawab Catline
Ansel berjalan dengan Menggandeng tangan Catline, Cincin pernikahan Yang sudah melingkar di Jari Manis mereka Seolah tanda bahwa Mereka Adalah Bintang Nya Malam ini
" Halo Tuan Ansel, Nyonya Ansel. Selamat ya Atas pernikahan Kalian " kata Rekan Bisnis Ansel
" Terimakasih " Jawab Ansel
" Nyonya Ansel Sangat Cantik, Anda sungguh Beruntung Tuan "
Ansel Melirik ke arah sang Istri Lalu Mengecup Bi_r Sang Istri " Tentu "
Pria tadi Hanya tersenyum Ketika Melihat Ansel yang Menc_m bi_r Catline
" Hahaha Anda Sangat Luar Biasa Tuan Ansel, Kalo begitu Saya Permisi Dll "
Ansel tersenyum Tipis Ketika melihat kepergian Pria tadi " Kamu ini, Bisa-bisanya Menc_m Aku di depan Pria tadi
" Biar Dia tau Siapa Kamu " jawab Ansel
Catline Hanya Menggelengkan kepalanya Ia tau Jika Sang Suami Paling tidak Suka Jika dirinya di tatap Oleh Pria lain.
Para Tamu Undangan Saling Bergilir Mengucapkan Selamat Kepada Ansel dan Juga Catline " Hai Bro, Hai Cat " Sapa Dean
" Lo Dari Mana? " tanya Ansel
" Gue Habis ngamar hahaha " Jawab Dean Asal
" Sialan Lo " Ucap Ansel
" Hahaha.. "
" Oh iya, David kemana? Gue dari tadi Gak liat Dia " Ucap Ansel
" Tadi sih, Dia masih di kamar nya Tapi Entahlah Lo tau sendiri Kalo Dia itu Paling demen dengan Acara Beginian " Jawab Dean
" Dia memang gak Berubah "
" Kalo Gitu, Gue Akan Cari David dulu. Lo dan Catline Nikmatilah Acara Nya " ucap Dean
" Sialan Lo "
" Sabar Yank " Kata Catline
" Aku sudah tidak Sabar sayang Ingin cepat-cepat Memakan mu " Bisik Ansel di telinga Catline
__ADS_1
" Is.. Kamu ini yank, Pikirannya Mesum mulu " Kata Catline
" Hahahah Wajar Sayang, Apa lagi Pisang Milikku sudah tidak Sabar ingin... "
plak..
Catline Memukul Lengan Ansel pelan " Jangan Aneh-aneh Deh Yank " Protes Catline Karena Ansel Malah meraba Buah Da_a milik Catline
Semakin Malam Acara Semakin Ramai Apa Lagi akan Ada Pelepasan Ratusan Lampion yang sudah di berikan Ucapan dan Doa.
" Ayo sayang " Kata Ansel
Orang-orang Sudah Memegangi Lampion satu orang Satu Mereka Sudah Siap Akan Melepaskan Lampion itu ke udara
" Sayang. Aku harap Kamu adalah Jodoh Yang di kirimkan Tuhan untuk seumur Hidupku Dan Aku Harap Kita Akan selalu bahagia Di saat Susah dan Senang Sampai Akhir Hayat kita Nanti, Amin " Ucap Ansel yang langsung mengecup Bi_r Catline
Catline Tersenyum Ia cukup Terharu dengan Perkataan Ansel, Ia juga Berdoa tidak jauh Beda Dengan Ansel di dalam hatinya.
" Selamanya " Ucap Ansel
" Selamanya " Balas Catline
Ratusan Lampion telah Di lepaskan Bahkan kini Langit sudah Di penuhi dengan Lampion-lampion Yang Membawa Doa Mereka Ke Atas Sana
Ansel memeluk Catline dari belakang Dan Menikmati Indahnya Langit yang di penuhi dengan Lampion-lampion.
" Tuan Jangan Minum air itu "
" Apa-apa Kamu ini " Bentak Savitri
" Maafkan Saya Nona, Tapi saya hanya tidak ingin Tuan Ini meminum Minuman itu Karena di dalamnya Ada racun " Kata Nova Pelayan Savitri
Plak..
" Kau!! Mau menuduh ku Hah!! " Bentak Savitri
Nova Memegangi Pipi Yang terkena Tamparan Oleh Majikannya, Ia hanya Ingin Menolong Orang Yang sudah Menolongnya Dari Bahaya karena Tadi Nova Melihat majikannya Memasukan Cairan ke dalam Gelas tersebut
David Melipatkan Kedua tangannya di Dada " Saya Tidak Bohong Tuan, Tadi Saya Lihat sndiri Jika Di dalam Gelas Itu Ada Racunnya "
" Kalo begitu Minumlah " Kata David Kepada Nova
Nova Menelan Ludahnya " Tapi Tuan "
" Cih.. kau sendiri yang Bilang Ada Racunnya Tapi kenapa kau tidak bisa meminumnya " Kata David " Jangan Sampai Kau hanya Ingin Menuduh Nona Savitri "
Nova Langsung Menatap David dengan Lekat Lalu ia mengambil Gelas yang ada di tangan David " Baik Tuan, Jika Ini bisa membuktikan Bahwa di sini Ada Racunnya Saya tidak masalah Jika harus Mati karena Orang yang Telah Menolong saya Dari Maut " Ucap Nova yang langsung Meminum Habis minuman yang Ada di gelas itu
__ADS_1
Savitri Langsung Melebarkan kedua matanya Ia Benar-benar tidak Menyangka Jika Pelayannya Rela Mati Hanya Karena Orang yang pernah menolongnya.
David Melihat Catline Yang meminum Minuman itu Sampai Kandas dengan senyum yang tidak bisa di artikan..
" Mana buktinya, Kata Kau Ada racun nya " Ucap David
Nova mematung Ia telah Salah Tanggap Ini Bukan racun Tapi " Tuan Badan saya Panas " Keluh Nova Yang Sudah merasa ke pasangan
" Tolong saya Tuan " Lirih Nova karena Ia benar-benar tidak tahan
David menaikan sebelah Alisnya Ia Menatap Savitri dengan Penuh Arti
Nova Memegang Pakaian David dan Meminta Tolong Agar David bisa membantu nya Namun David malah diam saja.
Nova yang tidak mendapatkan Bantuan Dari David ia Langsung Lari ke arah laut dan Membuka pakaian miliknya
David yang melihat Aksi Nova yang Cukup Nekad Ia langsung Mengejar Nova ke Pinggir Pantai " Apa Kau Gila Hah!! " Bentak David karena Nova yang sudah membuka Pakaiannya
" Ini Sangat Panas Tuan Hiks.. " Rengek Nova
David Mendengus Ia langsung Menutupi Tubuh Nova Yang Sudah hampir telanjang Itu " Tubuhnya sangat Indah Bahkan Sangat Indah " Batin David
Nova Yang sudah di bawah Pengaruh Obat Perang_g Ia Langsung bergelayut Manja di Pelukan David Bahkan Nova menc_m Bi_r David
" Vid Lo gak apa-apa? " Tanya Dean yang menyusul David
" Berikan Jaket milik Lo gue Gue " Kata David
Dean langsung Membuka Jaket Miliknya Kepada David. David langsung Menutupi Tubuh Nova dengan Jaket yang di berikan Oleh Dean
" Lo harus segera Bantu dia, Kalo tidak Dia bisa mati " Kata Dean
Dean Yakin Jika Saat Ini Wanita yang ada di gendongan David Sedang Terpengaruh Oleh Obat " Gue ke kamar dulu " Kata David yang di balas Anggukan Oleh Dean
David membawa Nova ke kamar nya Walaupun Agak udah karena Nova Yang terus menc_m dan Meraba Dada David
Sesampainya di Kamar David membaringkan Nova Di Atas tempat tidur " Ini Kau yang Mau, Anggap saja Ini Adalah Ucapan terimakasih ku karena Kau telah Menolongku Dari Wanita itu " Ucap David menatap Nova yang sudah Bergai_h
" Eummmm... " David langsung Menc_m Nova Dengan Rakus
Nova Yang sudah Pengasuh Obat Ia cukup Agresif Bahkan David Pikir Jika Nova Sudah Tidak per_n Lagi
David langsung Membuka Pakaian Miliknya Lalu Ia Menc_m dan mengh_p Payu_a milik Nova Tidak Hanya di situ David juga memberikan beberapa Tanda di Tubuh Nova
Nova tidak protes karena Saat ini dirinya Memang mengharap Yang lebih Dari ini " Tu..an.. " Lirih Novi yang sudah Tuhan Lagi
" Oke Baby " Ucap David yang Sudah siap Memasukan Belut miliknya
" Aaaaahhhhhh.... Sakittt... Hiks..."
__ADS_1
Nyesss.....
David bisa merasakan jika Ada yang mengalir di bawah Sana " Apa kau? " David mengusap wajah nya Namun karena ini sudah terlanjur David pun melanjutkan nya " sorry, Gue janji Akan Bertanggung Jawab dengan apa yang sudah gue Lakukan kepada Lo " Ucap David yang langsung Mencium Kening Nova.