
Siang Ini Catline dan Ansel sudah bersiap untuk pergi ke Rumah sakit, Mereka akan Menjenguk Mika yang Masih di rawat Di sana " Sayang, Memang nya sekertaris mu gak Ada Saudara Gitu? " Tanya Catline heran " Lalu suaminya kemana? "
Ansel Membuang Napas nya pelan " Cerita nya Rumit sayang, Kita Sayang saja Dulu ya " Kata Ansel yang Menggandeng Tangan Catline
Catline Mengangguk Patuh, Ia juga membawa Kado untuk Anak Mika. Mereka Berjalan ke Ruang inap Di sana tidak hanya Ada Mika namun Ada pasien yang lain nya juga
" Halo Mika " Sapa Ansel
Mika yang sedang Main handphone Ia langsung menaruh nya " Tuan " Ucap Mika Ada seulas senyum di wajah Mika Namun Senyum Itu luntur ketika Melihat wanita di sebelah Ansel " Ini.."
" Ini Calon istriku " Jawab Ansel langsung " Sayang, Ini Mika dia ini Sekertaris ku " Kata Ansel lembut
Catline Tersenyum Ia mengulurkan tangannya " Halo Mbak Mika, saya Catline. Senang bisa berkenalan Dengan Mbak " Kata Catline Sopan
Namun Mika seolah tidak Rela jika Ansel dekat Dangan seorang Wanita apa Lagi Terlihat Di kedua Mata Ansel jika Ansel menyukai Wanita ini
" Iya Nona. terimakasih Karena Sudah berkenan Datang ke sini " Kata Mika yang membalas uluran tangan Catline
" Mana Bayi nya Mbak, Pasti sangat Lucu sekali " Kata Catline Yang gemas
" Putra Ku sedang di bawa Oleh suster paling Sebentar lagi di bawa ke sini " Kata Mika
" Yah, gak Bisa Liat Dong " Catline Memanyunkan Bibir nya ia merasa kecewa karena tidak bisa melihat Putra nya Mika
" Sayang. aku tidak Bisa Berlama-lama Di sini, Ayo kita Pulang " Ajak Ansel
" Yank, baru juga Samapi masa dah mau pamit aja " Keluh Catline
" Sayang. Kamu tau kan Aku sangat sibuk Lagian Mika juga sudah Baik-baik saja dan pasti Mika juga memaklumi itu. Ya kan Mika? " tanya Ansel kepada Mika
Mika seketika tersenyum lalu mengangguk " Iya Tidak Apa-apan Tuan, saya tau betul Bagai mana Sibuknya Anda. Lagian sebagai Pegawai Aku juga harus memaklumi nya " Jawab Mika yang tersenyum manis
Catline mengerutkan keningnya " Kenapa sikap nya sangat beda jika kepadaku " Batin Catline
" Tuh dengarkan sayang, Ayo "
" Hmm. baiklah, Mbak Saya dan Calon Suami saya Pamit Dulu " Kata Catline yang masih tersenyum Lalu mencium pipi kiri dan kanan Mika " Jangan gatel jadi cewek, dia milikku Samapi kapan pun akan tetap jadi milikku " Bisik Catline Yang langsung Meninggalkan Ruangan Mika
Sebenarnya Catline Gadis yang baik dan juga Ramah namun Ia akan sangar ketika dirinya bertemu dengan Wanita sejenis Mika, Lebih baik waspada Dari pada tidak sama sekali.
Sedangkan mika ia malah mematung Ia tidak menyangka Jika Catline Bisa mengetahui Jika dirinya Ada Rasa kepada Ansel " Apa Dia tau jika aku menyukai Tuan Ansel? " Batin Mika.
Sedangkan di Dalam Mobil Catline terus bergelayut Manja di tangan Ansel " Kamu kenapa sayang? " Tanya Ansel
" Aku tidak Apa-apa " Jawab Catline
__ADS_1
" Mau bohong sama aku? "
Catline membuang napasnya pelan " Apa kamu tau, Jika sekertaris Mu itu menyukai mu? " Tanya Catline
" Tau " Jawab Ansel Jujur
" Lalu? "
" Gak lalu. Aku gak Peduli jika mereka menyukaiku Karena bagiku Wanita cantik yang selalu Aku Cintai Itu Hanya kamu " Jawab Ansel sambil Mengecup Bi_r Catline
" Hmm.. Bohong "
" Lagian, Anak nya Mika adalah Anaknya Dean Jadi kamu tidak perlu Cemburu Karena Cepat Atau lambat Dean akan menikahi Mika " Kata Ansel
"Are you serious? " Tanya Catline Kaget
Ansel menganggukkan kepalanya " Iya sayang " Jawab Ansel
Catline Cukup terkejut bagai mana bisa Dean yang terlihat Paling Alim dan paling Pendiam bisa menghamili Seorang wanita " Tapi kan kak Dean Orang nya Pendiam dan seperti pemalu gitu "
" hahahah... "
" Is.. Ko malah ketawa sih " keluh Catline
" Kamu tau dari mana Jika dia pendiam hah!!! Asal kamu tau dia itu Casanova Bahkan setiap Malam ia akan berganti-ganti pasangan Dan Mika adalah salah satu nya " Ucap Ansel yang menggelengkan kepalanya
" apa! " Tanya Ansel karena Tatapan Catline Seolah mengintrogasi Dirinya
Pletak...
Ansel menyentil Kening Catline " Ansel " keluh Catline
" Makanya Jangan punya pikiran Yang aneh-aneh Kepadaku, Mana mau aku sama Wanita muda_n di luar sana. Aku kan Punya Yang bersegel hehehe "
" Ansel!!! " Tegur Catline yang melebarkan kedua mata nya Ke arah Ansel
" Hehehe.. Iya kan Bersegel sayang " kata Ansel mengulangi ucapan nya " Jadi mana mungkin Aku tertarik sama mereka "
Catline menggeleng kepalanya " Terserah kamu lah yank " Keluh Catline. Bisa-bisanya Ansel ngomong dengan Gamblang Jika dirinya Memiliki yang Bersegel
Sesampai nya di Perusahaan Catline masih menimbang-nimbang " Ayo sayang "
" Aku tunggu di Mobil saja Deh yank "
" Jangan Aneh-aneh Deh, mana mungkin Aku membiarkan Kamu menunggu Aku di sini " Kata Ansel
__ADS_1
" Gak apa-apa "
" Gak Ada, Ayo masuk " Kata Ansel
Catline Menghirup Udara lalu ia bung dengan Perlahan " Ayo Cat kamu pasti bisa " Batin Catline
Ansel Langsung merangkul pinggang Catline Walaupun Catline Merasa Risih Apa lagi Banyak orang yang melihat dirinya Namun Ia merasa tenang ketika Ansel tidak melepaskan Rangkulannya.
Banyak Karyawan dan Karyawati Yang Melihat Aksi Ansel membawa seorang Wanita bahkan Mereka jadi Gosip Hangat di Kalangan Karyawan..
Selama Ini Ansel Tidak pernah membawa Wanita Namun Kini Ansel tiba-tiba Membawa Wanita Bahkan Wanita Itu Terlihat Sangat dekat dengan Ansel.
Ting..
Pintu Lift terbuka " Ayo Sayang " Ansel langsung menekan Tombol Yang ke arah Ruangan nya
" Yank. Aku malu banget tadi banyak yang Lihat Kita " Kata Catline
Ansel tersenyum " Mungkin Mereka sangat terpesona Dengan kecantikan kamu Sayang " Jawab Ansel
" Kamu ini, Bisa-bisa Malah Merayu " Ucap Catline
Cup..
Ansel mengecup Bi_r Catline " Yank,. Nanti Ada yang Masuk " Tegur Catline
" Tidak akan Sayang. Karena Ini Lift Pribadi hanya Aku yang boleh Menaikinya " Kata Ansel yang Kembali Menc-m Bi-r Catline Bahkan kali Ini Ansel sangat Rakus
Catline yang menggunakan Dress mempermudah Ansel untuk Bermain di Kue apem
" Eum.. Ansel " Lirih Catline Karena ia tidak tahan dengan permainan Ansel
" Lepaskan Sayang " Bisik Ansel
Catline Memejamkan kedua mata Dan ia kalung kan tangannya di Leher Ansel " Aaaahh.. An..sel "
" Iyah sayang " Jawab Ansel sambil tersenyum Kecil
" Ak..u "
" Aaaaahhhhhhh..... " Catline Memeluk Ansel ketika dirinya mencapai Apa yang ia capai
Ansel yang merasakan basah Langsung menjilat Tangannya " Asin Sayang " Bisik Ansel sambil tersenyum
Bugh...
__ADS_1
Catline Memukul dada Ansel pelan " Mana mungkin rasanya manis, kalo ingin Manis ya Madu " keluh Catline sebal