My life

My life
PULANG


__ADS_3

Setelah Menempuh Perjalanan selama Beberapa Jam Akhirnya Ansel Dan Catline Samapi juga di rumah Mereka


" Selamat Datang kembali Tuan, Nyonya " Sambut Para pelayan yang sudah menunggu Kedatangan Mereka


Catline Tersenyum " Terimakasih Ya Mbak " Kata Catline


" Pak, Mbak.Tolong di keluarkan semua Koper yang Ada di Dalam mobil dan Bawa ke Kamar Utama " Kata Ansel Kepada Para Pelayan


" Baik Tuan " Jawab nya.


Setelah kepergian para pelayan Ansel membawa Catline ke dalam Kamar miliknya " Sayang, Mulai sekarang Kamu tidur di kamar aku ya " kata Ansel mendekap Bahu Catline


" Iyah Yank " Jawab Catline yang menganggukkan Kepalanya


" Kalo begitu Istirahatlah Kamu pasti Capek " Kata Ansel


" Iyah sayang, Tapi Aku mau mandi dulu setelah mandi baru Aku mau tidur sebentar " Ucap Catline


" Kalo soal Mandi, Bolehkan Aku ikut? " Goda Ansel sambil tersenyum


" Tidak! Karena Kalo Mandi bareng Bisa-bisa Ngantuk Aku keburu Hilang " Kata Catline Yang langsung Masuk kedalam kamar mandi


" Sayang Ikutttt..." Ucap Ansel yang mencoba mengejar Catline Namun Nihil Pintu kamar Mandi keburu tertutup " Kamu tega Sayang " keluh Ansel


Catline Tersenyum Ketika ia sudah menutup Pintu " Lagian aneh-aneh orang aku lagi lelah Mau di Bikin Lelah lagi " Gerutu Catline Yang langsung Membuka semua Pakaian Yang melekat di Tubuhnya lalu Masuk kedalam Bak Berendam


Aroma terapi yang di campurkan Ke dalam Air Hangat Membuta Catline Rileks Bahkan ia sempat memejamkan Kedua matanya Karena Ia merasa Nyaman " Ini nyaman sekali " Gunma Catline Yang Masih memejamkan matanya


Tiga puluh Menit telah Berlalu Air pun sudah mulai Dingin Catline Langsung beranjak dari Bak mandi Lalu menggilas menggilas bersih Tubuhnya


Ceklek...


" Kemana Kak Ansel " Gumam Catline Yang keluar dari Kamar mandi dengan menggunakan Handuk Jubah


Catline Membuka Koper miliknya Lalu mencari Pakaian Bersih Untuk ia pakai, Untung Sebagian Baju Milik Catline Sudah di Laundry ketika di pulau jadi Ia bisa Mengganti Pakaiannya.


" Sudah, Tinggal tidur tapi Kemana perginya Suamiku " Gumam Catline heran


Ceklek...

__ADS_1


" Yank, Kamu habis dari mana? " Tanya Catline


" Aku Habis angkat Telpon Dari Dean " Jawab Ansel


" Oh " Catline langsung naik ke atas tempat tidur dan Membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur


" Sayang " Panggil Ansel Yang sudah duduk di Samping Catline


Catline memeluk Pinggang Ansel Dengan Mata Yang tertutup " Besok Aku harus pergi bersama Dean ke Negara I " Kata Ansel


Sontak Saja Catline Langsung membuka Kedua mata nya " Yank, Apa boleh kita balik lagi ke Pulau? di sana kamu tidak pernah Memikirkan kerjaan Tapi kenapa baru juga sampai kamu sudah di beri tugas ke Negara lain " keluh Catline


Ansel Tersenyum Lalu mengusap Wajah Catline " Ini kerjaan sayang, Dan Ini Juga gak bisa di wakili Oleh Dean "


" Hm.. Berapa Lama? " Tanya Catline sendu


" Paling Satu Mingguan Sayang, Tapi Aku janji, Aku akan mempercepat Pekerjaan Aku di sana " Kata Ansel meyakinkan Catline


Ansel sebenarnya Tidak Tega meninggal Catline Begitu saja Apa lagi mereka Baru saja Pulang dan Pasti Catline Masih ingin berdamai dirinya Namun Apa daya Jika kerjaan tidak bisa di tinggal Dan Harus pergi Ke Negara I.


" Yaudah Kalo memang gak bisa di Wakili Apa Boleh buat, Aku hanya berpesan Hati-hati Di sana, Jaga hati dan Mata Mu selama di sana ....... " Kata Catline Yang memejamkan kedua matanya karena ia tidak tahan ingin tidur


~ Kantor


David berjalan ke arah ruangan kerja Dean " Dean " panggil David yang sudah Masuk kedalam Ruangan kerja Dean


" Ada apa? Gak perlu Teriak-teriak " Keluh Dean Yang sedang Pokus kepada Laptop Miliknya


" Lo mau Apa ke sini? " Tanya Dean


" Gue bosan, Makanya ke sini " jawan David


" Sialan Lo, Lo pikir ini Tempat Hiburan " Keluh Dean " Tunggulah Sebentar, Nanti kita Pergi ke Rumah Si Ansel " Kata Dean


" Si Ansel sudah pulang? "


Dean Menganggukkan kepalanya " Sudah, Tadi Siang Mereka baru sampe " Jawab Dean


" Oke kalo begitu, Cepatlah selesaikan pekerjaan mu Biar kita Bisa ke Rumah si Ansel " kata David

__ADS_1


" Kalem dong, Ini tinggal sedikit lagi "


David mengerutkan keningnya lalu ia berjalan ke arah Dean " Sialan Lo, Gue pikir Lo lagi ngerjain kerjaan Ternyata Lo Malah Nonton Yang beginian " Keluh David


Bagai Mana David tidak marah, David pikir Dean sedang mengerjakan pekerjaannya Tapi malah Sedang menonton Bo_p Di dalam Laptopnya


" Hahahah... Lo pikir Gue sedang Ngerjain Kerjaan Gue " Dean malah Tertawa melihat kekesalan David


" Sialan Lo " Kesal David sambil Menutup Laptop Milik Dean " Sudah Cepetan Kita pergi ke rumah Si Ansel " Ucap David Sambil Menggerutu


" Siap " jawab Dean yang Masih cengar Cengir


Dean dan David Melewati Meja Kerja Mika Namun mereka Hanya melewat saja tanpa Ingin Menyapa Mika yang sudah tersenyum Lebar kepada Mereka


Mika langsung Membuang wajahnya ke arah Lain Ketika Ia tidak di Gubris oleh David dan Dean " Cih.. sombong sekali, Kemarin saja Dia minta Nikah sama Aku sekarang dia malah so jual Mahal " Kesal Mika melihat Dean yang Cuek kepada dirinya


David dan Dean Sudah Masuk kedalam Mobil Dean yang Menteri Mobil dan David di samping Nya " Lo dan Dia Baik-baik saja kan? " Tanya David


" Tentu " Jawab Dean Yang seolah tidak ingin Membahas Mika


" Lalu kenapa Lo Cuek sekali sama dia? "


" Lalu Gue harus bagai mana? Lo tau sendirikan Jika Gua paling tidak suka Di Tolak Dan asal Lo tau Kemarin gue datang ke rumah Nya Dan Minta dia buat berhenti Bekerja Biar dia Pokus ngurus Anak Gue Dan Lo ingin Tau Jawabannya Apa? "


" Apa? " tanya David


Dean tersenyum sini " Dia Bilang, Kalo dia tidak Akan berhenti bekerja Karena dia juga Butuh Uang buat biyaya hidupnya "


" Memangnya Lo beri tawaran berapa ke Dia Agar Dia Mau berhenti bekerja "


" Lima Kali lipat dari Gajih yang ia dapatkan dari si Ansel dan Itu belum termasuk Untuk Biyaya Anak Gue " Kata Dean Kesal


David bisa merasakan Jika Dean memang kesal kepada Dean " Yasudah Biarkan saja, Lo kan sudah menawarkan yang Terbaik untuk dia tapi dia sendiri yang mempersulit dirinya " Kata David


" Gue Hanya tidak ingin Anak Gue di asuh Oleh pengasih Apa lagi Pengasih jaman sekarang Pada ngeri-ngeri " kata Dean


" Lo nya juga jangan Mikir yang Aneh-aneh, Siapa tau saja Pengasih Anak Lo Lebih baik dari pada Asuhan Ibunya "


" Mudah-mudahan saja "

__ADS_1


__ADS_2