My life

My life
PERGI


__ADS_3

Sore Ini Catline Pergi ke Kantor Novel yang ia Naungi untuk Mengkonfirmasi Jika dirinya Akan hadir ketika Penerbitan Buku Nanti Dan itu di sambut Baik oleh Pihak Novel Karena Sejak dulu mereka juga Meminta Catline Untuk segera Muncul di Publik Agar Rasa penasaran Para Pengemar Terbayar, Apa lagi Ada gosip Jika Catline Adalah seorang Trans jender yang mengaku-ngaku Sebagai Wanita.


Walaupun Mereka membatah Apa yang Menjadi Gosip namun Apa daya Jika Mereka Juga Belum Tau Siapa Catline Sesungguh nya Karena Selama Ini Catline Hanya Berkomunikasi Lewat Telpon.


" Bagai mana udah selesai? " Tanya Ansel yang Menjemput Catline


" Sudah. Ayo kita Pulang " Ajak Catline


Ansel membuka Pintu Mobil untuk Catline Lalu ia menyusul Masuk " Langsung pulang Atau mau kemana Dulu? " Tanya Ansel


" Langsung Pulang Saja soalnya Badanku lemes banget " Kata Catline


" Kenapa, Apa ada yang sakit, Bagai mana jika Kita ke Rumah sakit dulu " kata Ansel yang Khawatir


Catline tersenyum " Aku baik-baik Saja, Mungkin Karena Lelah saja makanya badanku Lemas Nanti Juga Setelah Istirahat enakkan lagi Badan nya " Jawa. Catline


" Yakin gak Mau ke rumah sakit Dulu? "


Catline Memegang Wajah Ansel dengan kedua tangannya " Aku sangat Yakin Yank " Jawab Catline


" Baiklah. Kita pulang " Ucap Ansel yang langsung Membawa Mobil nya Untuk Pulang


Di jalanan Catline sudah memejamkan Kedua Mata nya Mungkin Karena dirinya sangat Lelah


Sesampainya Di rumah Ansel langsung Membawa Catline Kedalam Kamar Lalu Membaringkan Tubuh Catline Di atas Tempat tidur " Jangan sakit ya Sayang. Kamu tau Bagai mana cemas nya Aku Jika kamu Sakit " Ucap Ansel yang Mengelus kepala Catline Lalu menyelimuti Tubuh Catline


Ansel membiarkan Catline Untuk Istirahat Karena Sedangkan Dirinya sibuk menyuruh Pelayan untuk Membuatkan Bubur Untuk. Catline " Yang enak Awas saja jika tidak enak " ucap Ansel dengan Tatapan Yang tajam nya


" Baik Tuan " Jawab Si Pelayan


Ansel tidak pergi Ia malah Melihat Cara Koki itu Memasak Dengan kedua tangan yang ia Lipatkan di Dada " Yang benar " Tegur Ansel


Koki itu Langsung Tidak berani menoleh Lagi, Baru kali ini dirinya Di awasi langsung Oleh Tuan Mereka Membuat mereka jadi Grogi.


Setelah Satu Jam Akhir Bubur pun Jadi. para Koki Dan juga para pelayan Bisa Bernapas Lega Karena Ansel sudah pergi Membawa Bubur yang Di buat nya " Calon Nyonya Kita Benar-benar Bisa Merubah Hidup tuan Ansel " Kata si Koki


" Benar sekali, Dan perlakuannya Pun sangat Beda Sekali ketika dengan kita "


" Ya iya beda, kita kan Hanya seorang Pelayan jadi Mana mungkin Tuan Ansel akan Ramah kepada Kita "

__ADS_1


" Sudah-sudah Jangan di balas lagi Nanti Tuan Ansel denger " Kata Kepala pelayan Itu " Bubar " Dengan Cepat Mereka bubar


Mereka sangat merasakan bagai mana Perubahan Ansel, Yang awal nya tidak peduli Kini Ansel terlihat sangat Peduli kepada Kekasih nya.


Ansel Membawa Satu Mangkuk Bubur ke dalam Kamar Catlin " Bikin Bubur satu Mangkuk tapi membuang waktu Ku " Keluh Ansel


" Sayang " Panggil Ansel kepada Catline


" Sayang, Makan Dulu bubur nya ya " Kata Ansel Mengelus wajah Catline


" Eum.. " Catline terbangun dan langsung mengerjakan Kedua mata nya


" Makan dulu yuk, ini Aku bawakan Bubur Untuk mu " Kata Ansel Yang memegang Kening Catline


" Aku baik-baik Aja Yank " Kata Catline


Ansel tersenyum" Yasudah kalo begitu ayo Makan " Ansel menyuapi Catlin dengan perlahan


Padahal Catline Hanya merasa lemas saja karena ke kelahan Namun Tuan Ansel malah heboh Sendiri Ampe Membuatkan Bubur untuk Catline


" Bagai mana Enak? " tanya Ansel


" Hehehe Iya sayang, Mana bisa Aku buat Sendiri Kalo buat Kamu Basah Baru aku Bisa " Goda Ansel sambil mencubit Hidung Manjung Catline


" Is dasar " Catline Menggelengkan Kepalanya


Setelah Beres Makan Ansel menyuruh Catline untuk istirahat Kemabli namun bukanya istirahat Catline Malah Terus memeluk Lengan Ansel


" Aku tidak akan kabur sayang " kata Ansel


" Siapa tau Aja, Kamu akan Pergi "


" Mana tega aku Pergi ketika Kamu sedang sakit seperti Ini "


Padahal Malam Ini Ansel Ada pertemuan dengan Seorang Klein Dari Luar Negara, Butuh Satu Bulan lebih Untuk bisa bertemu dengan Klien Itu Namun Ansel Juga tidak tega Membiarkan Catline Di rumahan sendirian Apa lagi Sedang Sakit.


Ansel meraih Handphone Miliknya lalu mengirim pesan kepada Dean Untuk mengatur ulang semuanya Dan menjelaskan jika Dirinya tidak bisa Hadir karena Catline yang sedang sakit


~ KEESOKAN HARINYA

__ADS_1


Pagi Catline Terbangun lebih dulu mungkin Karena Semalam sudah Tidur cukup Lama makanya ia Bangun Lebih Dulu. Catlin menatap Wajah Tampan yang sedang terlelap Tidur


Jari-jari lentik milik Catline malah tidak terus kesana kemari bermain di Pipi Tampan Milik Ansel " kamu mengganggu Ku sayang " cekal Ansel Yang langsung Membuka Kedua mata nya


Catline tersenyum " Morning " sapa Catline Lalu memberikan Satu kecupan di Bi_r Ansel


" Morning to " Jawab Ansel yang tersenyum Manis


" Senyuman mu membuat Aku meleleh Padahal Kamu Baru bangun " Kata Catline


" Jangan Gombal sayang, Nanti aku Makan kamu " Kata Ansel Yang balik Menggoda " Bagai Mana keadaan Mu sayang, Apa sudah baikan? " Tanya Ansel


Catline menganggukkan kepalanya " Sudah. ini sudah Sehat, Bahkan sudah Bisa berkuda lagi hihihi "


Pletak...


" Sakit yank " Keluh Catline memegangi Jidat nya


" Makanya Kalo ngomong jangan Asal, kamu baru juga sembuh sudah Mau berkuda lagi. bisa-bisanya Aku jual saja itu Kuda biar kamu gak Ngeyel lagi "


" Is jangan yank, Baru juga aku menaikinya Masa ia mau kamu jual " Keluh Catline


" Makanya Nurut " kata Ansel


" Iya,. iya Aku Nurut "


" Cup. Gitu dong " Ansel tersenyum " kalo begitu Aku mau mandi dulu Keburu kesiangan " Setelah mendapatkan Anggukan dari Catline, Ansel langsung


Catline Tersenyum Ia melihat Kepergian Ansel " Tuhan Terimakasih Karena sudah mengirimkan Orang-orang Baik untukku " batin Catline


Sedangkan di tempat Lain, Dean sedang berada di Rumah Sakit Ia berniat Ingin Menjenguk Mika kembali Namun Sayang Mika telah keluar dari Rumah sakit Kemarin sore


" bukanya dia Keluar dari Hari ini, Tapi kenapa Udah keluar Aja " Keluh Dean " Tau Gini Tadi gak usah ke sini " Kesalnya


Niatnya ingin memberikan kesan Yang baru untuk Mika namun Apa daya Jika Mika Sudah keluar dari rumah sakit lebih Dulu


" Sepertinya Dia sengaja Keluar lebih dulu karena ia Takut Jika aku Curiga kepada dirinya " Gumam Dean " Namun Jangan Panggil Aku Dean Jika Aku tidak bisa mengetahui Siapa Anak itu. "


Dean Sudah mengambil Sempel darah Milik sang Bayi Dengan Bantuan kenalan Dokter.

__ADS_1


__ADS_2