
Siang Ini seperti biasa Catline Akan mengerjakan pekerjaannya Di tepi Pantai Karena lebih tenang dan Lebih gampang mendapatkan inspirasi " Akhirnya beres juga, Tinggal Nunggu penerbitan " Ucap Catline dengan wajah yang Ceria
" Nyonya " Panggil Salah satu pelayan
" Iyah, Ada Apa? " tanya Catline yang langsung melirik ke arah suara
" Di depan Ada Tuan David " Jawab Nya
" Ah baiklah, Biar Aku ke sana. Sebentar ya " Catline Merapihkan Barang-barangnya Lalu ia masuk kedalam Rumah
Catline tersenyum Ketika melihat David yang sedang Duduk di sofa sambil Memainkan Handphonenya " Kalo kak, Apa kabar? " Ucap Catline
" Kabar ku Baik. Kamu bagai mana? " Tanya Balik David
" Kabar Aku juga Baik " Catline Duduk di Sofa dan menaruh Laptop Di meja
" Kamu habis Dari Mana Cat? Ko Bawa Laptop Segala " Tanya David
Catline Tersenyum " Biasa Habis Nonton Drakor di Dekat Pantai, Biar Vil nya Lebih Dapet gitu Hehhe "
" Dasar Wanita Aneh. Cewek Lain Paling Anti panas-panasan Nah ini Malah ke enakan Ampe Bawa Laptop Segala " Ucap David menggelengkan kepalanya. Karena David Belum Mengetahui Apa pekerjaan Catline
" Hihihi.. Kakak Ngapain ke sini? " Tanya Catline
" Ada Janji Sama Si Ansel, Tadi nya Mau Ke kantor Cuman Kata dia, Dia sudah Jalan pulang Jadi ya Biar sekalian Ketemu Kamu juga Hehehe " Ucap David sambil Tersenyum
" Emang sekarang Udah jam Berapa, Ko Udah pulang aja " Kata Catline yang langsung mengambil Handphone miliknya " Ya Ampun, Berarti Aku Udah lama Banget ya di sana " Catline Menepuk jidat nya Karena Ternyata Catline Sudah cukup Lama berdiam diri di Pinggir Pantai
" Apa seseru itu Jadi kamu Lupa akan Waktu heum "
Catline Menggaruk Kepala yang Tidak Gatal " Makanya Aku Ampe lupa waktu, Kalo gitu Aku mau Ijin Mandi dulu ya kak. Nanti keburu Ansel Datang " kata Catline Yang langsung Pergi meninggalkan David Sendirian di Sofa
David yang melihat Catline Pergi begitu saja hanya Menggelengkan kepalanya " Cih.. Mentang-mentang Sudah Jadian dia Jadi so Bersih Padahal Dulu Mereka berkeringat Bareng " Gumam David Tidak habis pikir dengan Catline
Suara Mobil Mulai terdengar Masuk kedalam Pekarangan Rumah Para Pelayan sudah bersiap Menyambut Kedatangan Ansel. Ansel Keluar dari Mobil Lalu Ia Memberikan Tas miliknya Ke salah satu Pelayan Lalu Ia masuk ke dalam Rumah
" Selamat Sore.. " Ansel Menghentikan Langkah nya Lalu Berbalik, Wajah Ansel langsung Tersenyum Ketika Mendapatkan Sambutan Manis Dari Catline
__ADS_1
Catline yang Berada di Jajaran Para pelayan Langsung tersenyum " Apa kamu sedang menggoda ku Hem.. "
Bugh..
" Mana Ada menggoda, Emang Dasar Pikiran mu saja yang Kotor " keluh Catline yang memukul Pelan Dada bidang Ansel
Ansel langsung Merangkul Pinggang Catline Lalu mencium Bi-r Catline sekilas
" Ahem.. " Dean yang ada di Belakang Ansel langsung Berdehem Bisa-bisanya Ansel Berci-n Di depan Dirinya
Catline Melepaskan Panutan nya " Eh Ada Kak Dean, Dari kapan Datang? " tanya Catline Polos
" Dari Taun Kemarin " Jawab Dean sebal
" Hahaha.. Kakak kalo Lagi marah Lucu ya " Catline Malah Menertawakan Dean yang Menurut Nya Lucu
" Sayang.. " Tegur Ansel
Catline langsung menghentikan Tawanya " Maaf ya kak "
" Lagian Badan Segede gini Masa ia kamu tidak Lihat Jika Aku Ada di sini " Keluh Dean " Dah lah, Mending Aku masuk ke dalam Dan Meminum air Dingin " Dean langsung Masuk kedalam Rumah Dengan Wajah yang di Buat-buat Kesal. Mana mungkin Dean Marah kepada Catline Apa lagi hanya Hal sepele
Di Ruang Tv David Dan Dean Mereka sedang Menikmati Minuman mereka " Sayang, Kamu Masuk saja ke Kamar kamu " Kata Ansel
" Loh Kenapa? Aku juga Ingin Gabung Bersama mereka " Keluh Catline
" Kita Mau membahas Sesuatu Dan mungkin Kamu Tidak akan Suka " kata Ansel " Masalah Anu si anu Di Anu Anu " Bisik Ansel
Catline Melebarkan Kedua mata nya Ia tau Apa yang Di Maksud Anu si Anu yang di Anu anu itu " Oke. Aku ke kamar " kata Catline Yang langsung kembali ke kamar nya
David dan Dean saling Pandang " Apa yang kamu Bisikan kepadanya, kepada Dia seperti Yang ke takutan? " Tanya David
" Tidak Ada " Jawab Ansel dingin Lalu duduk Di Antara teman-teman nya
" Paling Juga dia Minta Jatah Buat Nanti Malam " Ledek Dean
" Sialan Lo, Gue Gak Kaya Kalian Berdua ya " Protes Ansel " Apa lagi sampe Buntingin tu Cewek "
__ADS_1
Ansel sudah tau Apa yang terjadi kepada sahabatnya Karena Dean Tadi pagi bercerita Kepada dirinya Bahwa Dia Saat ini sedang Bingung Dan Bimbang Langkah Apa yang Harus ia ambil Setelah Ia mengetahui Jika Anak Yang Di Lahiran Oleh Mika Itu Adalah Anak nya.
" Gue ngaku, Gue salah tapi Kan Waktu Itu Gue Khilaf " Ucap Dean
Bugh..
Ansel melemparkan Bantal sofa Ke arah Dean " Gila Aja Lo, Khilaf Sampai bunting Kaya gitu " Ucap Ansel " Gue gak Mau tau, Lo harus tanggung Jawab Kepadanya. Lo harus mikirin Bagai mana Nasib Dia ke depannya " Kata Ansel
" Gue setuju dengan Apa yang di Ucapkan Ansel, Kalo Hasil tes DNA Keluar lalu bayi Itu Benar-benar Anak Lo, Lo harus tanggung Jawab dan Nikahin Dia "
Kedua Mata Dean langsung Membuat Sempurna " Apa harus Gue Nikahin Juga? "
" Iyah bodoh!! " Ucap David Dan Ansel bersamaan
" Lo jangan Jadi Pria pecundang yang lari Dari Tanggung Jawab, Walaupun Lo Melakukannya tanpa Sengaja tapi Tetap saja Bayi itu Mengalir darah Lo, Jangan sampai Suatu saat Nanti Lo menyesal Karena Telah Menyia-nyiakan Mereka "
" Tapi Gue gak Cinta sama Dia "
" Cinta itu Bisa tumbuh Kapan saja Jadi Lo jalani saja Dulu dengan Kalian Sering bersama Cinta Pasti akan Timbul dengan Sendirinya '" Kata David .
Prok..prok... prok..
" Hebat. Gue gak Nyangka Jika Lo bisa ngomong sebijak Itu " Ucap Dean Bertepuk Tangan
David Menggelengkan Kepalanya Bisa-bisanya Di saat seperti Ini Dean Masih Bercanda..
" Besok Gue Akan Pergi Jenguk Di barang Catline Dan Gue Harap Lo Juga ikut dan Mengakui Apa Kesalahan Lo kepadanya " kata Ansel
" Gak sebaiknya Menunggu Hasil Tes keluar Dulu? " Tanya Dean.
" Kalo mengakui Ke Kesalahan Dulu apa Ruginya sih " Ucap Ansel
" Iyah. Biar Dia juga Bisa Menerima Lo terlebih Dahulu Jika di Sudah Memaafkan Lo pasti Dia Juga Akan Berani berkata Jujur kepada Lo " Lanjut David
Walaupun Kelakuan Mereka Bejad Namun Kalo soal Tanggung Jawab mereka Selalu Mengutamakan Tanggung Jawab.
" Iyah deh, Gue Coba Ya. mudah-mudahan Di mau Maafin Gue dan mau Menerima Gue " Kata Dean
__ADS_1
Dean sudah menyelidiki Mika dan Ternyata Mika Belum Menikah Bahkan Selama Ini Mika hanya Hidup seorang Diri