My life

My life
UJIAN


__ADS_3

Semakin Hari persiapan Semakin rampung Bahkan Sudah Mencapai 95% Catline Dan Ansel pun Semakin Deg degan Karena sebentar Lagi Mereka Akan Segera Menikah Namun Siapa sangka Jika Di Saat-saat Seperti Ini Ada Saja Ujian Untuk Mereka


Catline Di kejutkan dengan Pengakuan Brianna Yang Bilang Jika Brianna Telah Memiliki Seorang Putra Dari Ansel


Kemarin Malam Catline Menerima Pesan Dari Brianna Dan Meminta Untuk bertemu di salah satu Kafe Karena Ada yang Ingin Brianna katakan Kepada Catline.


" Jika kamu benar-benar Memiliki Seorang Putra Dari Ansel Mana Buktinya? " Tanya Catline


" Aku punya Buktinya Dan Aku akan membawa Putraku dan Aku juga Akan menuntut Tanggung Jawab Dari Ansel "


Catline Tersenyum " Jika Mbak ingin Menuntut Kak Ansel Kenapa tidak Langsung Bilang kepada Kak Ansel Dan malah Bilang kepadaku, Apa Urusan ku dengan Kalian? " Tanya Catline Heran


" Aku bilang kepadamu karena Aku ingin Kamu Membatalkan Pernikahan Kamu dengan Ansel Karena Ansel Harus menikahi ku Dan bertanggung Jawab dengan Putra Kita " Ucap Tegas Brianna


" Jika Itu Mau Mbak, Mbak Bisa Bilang langsung Kepada Kak Ansel Jangan Ke Aku. Sepertinya Urusan Kita Sudah Beres jadi Saya Permisi " Ucap Catline Yang langsung Meninggalkan Brianna Di Kafe.


Catline Tidak ingin Ikut Campur Urusan Brianna Dan juga Ansel Karena yang Tau hubungan Mereka Sejauh Mana hanya Mereka Sendiri, Soal Catline Dan Ansel Mungkin Catline Akan pulang ke Apartemen Miliknya Untuk sementara Waktu Karena ia Butuh menenangkan Diri


Bukan hal yang mudah Untuk Kita Bisa menerima Kenyataan Walaupun Itu semau belum Benar Ada nya Namun Hati wanita Mana yang Tidak sakit Hati Ketika Ada Seorang wanita Yang Ngaku-ngaku Telah Memiliki Seorang Putra Dari Calon Suaminya.


Catline Sampai Di Apartemen Ia mengambil Minuman Kaleng Yang Ada di dalam Lemari Es Lalu meminumnya Dengan cepat " Apa aku harus percaya dengan Omongannya? Atau... " Catline Memejamkan Mata nya Ia benar-benar Membutuhkan Waktu berfikir jernih


Sedangkan di rumah Ansel, Ansel baru Pulang Dari Perusahaan " Mbak, Calon istri saya di Mana? " tanya Ansel Kepada Pelayan


Para pelayan saling pandang " Diaman? " tanya Ansel lagi


" Ma..Maaf Tuan. Nyonya sedari pagi Keluar rumah dan Sampai saat Ini belum pulang " Jawab Pelayan itu Takut Karena Tadi pas Catline Ijin kepada pelayan Ia hanya Akan keluar sebentar Namun Samapi Saat Ini Malah gak Pulang juga


Ansel mengerutkan Keningnya Ia tidak Mengetahui Jika Catline Keluar Dari rumah " Pergi kemana? " tanya Ansel


" Kami Kurang tau Tuan, Tadi hanya bilang ingin keluar sebentar "


" Kalian Itu Bagai man sih!! Mana mungkin Kalian tidak tau kemana perginya Calon istriku!!! " Bentak Ansel karena Ini Pertama Kalinya Catline Tidak Meminta Ijin Dan Bahkan Tidak memberi kabar kepada dirinya


Para Pelayan Langsung menunduk Mereka Benar-benar Takut Melihat ke marahan Tuan mereka

__ADS_1


" Ansel " Panggil Dean


" Gue Mau cari Catline Gue " Ucap Ansel


" Catline, Ada di Apartemen Miliknya " Jawab Dean


" Ngalian dia di sana? " tanya Ansel Heran


Dean membuang Napas nya " Catline Baru saja ketemu Dengan Brianna "


Ansel Langsung Menaikan Sebelah Alis nya " Mau apa lagi dia? " Geram Ansel


Dean Yang sudah mendapatkan laporan Dari Anak Buah nya Langsung Menceritakan Semuanya Kepada Ansel tidak Ada Yang di Tutup-tutupi " Lebih Baik, Biarkan Catline Sendiri dulu Biar dia Menangkan Pikirannya Dan sekarang tugas kita Adalah Memburu Wanita Itu dan memberikan Pelajaran Kepadanya "


Wajah Ansel sudah berubah menjadi Merah Bahkan ia sudah mengepalkan kedua Tangannya Ia sangat geram kepada Catline Yang Coba-coba Mengusik hidup nya " Gue Harus membunuh Wanita Itu " Ucap Ansel Murka


" Sabar Bro. Gue dan David Sedang membuat Rencana yang mematikan untuknya Tanpa Harus mengotori Tangan kita " Ucap Dean Dengan senyum Penuh Arti


Ansel yang melihat senyuman Dean Langsung memalingkan Wajahnya ke arah lain " Gue mau dia benar-benar Musnah di kehidupan Gue "


" ok " Jawab Ansel dingin


~ KEESOKAN HARINYA


Ansel langsung bersiap Untuk pergi Ke Apartemen Milik Catline Ia benar-benar Tidak bisa Berpisah Lama-lama Dengan Catline


" Tuan " Sapa Pelayan Itu


" Saya Akan langsung pergi " Kata Ansel yang langsung Mengambil Kunci Mobil Lalu pergi Begitu saja


Sedangkan Para Pelayan Mereka langsung Bernapas Lega karena Tuan Nya langsung Pergi


" Untung Saja Tuan Langsung Pergi Kalo Tidak Habis kita Di marahin Lagi Sama Tuan "


" Kamu benar. Nyonya Catline Memang Hebat Bisa Menaklukkan Singa Jantan Hehehe "

__ADS_1


" Hus.. Nanti Ada yang dengar, Ayo kemabli kerja Lagi " Ucap Kepala pelayan Itu


Setelah melewati Jalanan yang Macet akhirnya Ansel Sampai di Apartemen Milik Catline


Ansel yang sudah Tau No Vin Apartemen Milik Catline Ia langsung Masuk ke dalam " Sayang " Panggil Ansel Mencari Keberadaan Catline.


Ansel menaiki Tangga Ia Melihat Catline yang sedang Meringkuk Di Atas tempat Tidur " Sayang " Panggil Ansel pelan Lalu duduk di ujung tempat Tidur


" Maafkan Aku sayang, Aku sudah Buat Kamu begini " Gumam Ansel pelan sambil mengelus pipi Catline Pelan


" Eum... " Catline Membuka Matanya Pelan Lalu ia melihat Pria yang Sudah membuat dirinya Galau semalaman " Kakak Di sini " Lirih Catline Dengan Sura Serak nya


" Iyah " Jawab Ansel " Kenapa kamu Tidak Pulang? Hmm.. " Tanya Ansel pelan


Catline Mencoba untuk tersenyum " Aku hanya sedang Mendinginkan Pikiran ku " jawab Catline


" Apa dengan Begini Hatimu sudah lega? "


Catline Menggeleng pelan " Malah semakin Sesak " Jawab Catline


" Bangun yuk, Kita Sarapan. Kamu pasti Belum Mengiri perutmu dari Semalam " Kata Ansel


" Aku tidak Lapar "


" Jangan Bohong Padaku, Aku tidak Suka kamu Bohongi " Ucap Ansel


" Baiklah, Beri Aku beberapa Menit Untuk memberisih diriku dahulu " Kata Catline Yang langsung Di balas Anggukan Oleh Ansel


Setelah kepergian Catline Ke dalam Kamar Mandi, Ansel Langsung Memesan Sarapan di Bawah Karena Tidak Mungkin Ansel membuatnya sendiri


Tidak Butuh Waktu Lama, Makanan Sudah datang Dan di Sajikan di Meja Depan Tv " Ayo Sarapan Sayang " Ajak Ansel


Catline Yang Keluar dari Kamar mandi Ia Langsung Duduk di Sofa " Makanlah walaupun Hanya sedikit Yang penting perut mu terisi " Kata Ansel


" Apa setelah aku Makan, Aku boleh bertanya kepada Kakak? " tanya Catline

__ADS_1


" Tanpa Kamu bertanya, Aku pasti akan lebih Dulu mejelaskan Nya kepadamu Karena Aku tidak Ingin Kamu salah Paham Kepadaku " Jawab Ansel sambil tersenyum


__ADS_2