
Pagi Hari Nova bangun dari tidur nya ia merasakan badan yang terasa sakit di sekujur tubuhnya Mungkin karena bekas percintaannya salam dengan David Membuat dirinya merasa remuk Bahkan Untuk bangun pun ia merasa tidak kuat
Air mata sudah membasahi Pipi Nova Ia sadar jika ini salah walaupun dirinya Adalah istri dari David Tapi Nova juga sadar jika dirinya hanyalah orang ke tiga Di antara David dan juga kekasih nya.
" Aku harus pergi " Gumam Nova " Agar semua ini tidak terulang kembali " Nova bangun dari tempat tidur dengan susah payah
Semalam Sehabis melakukan percintaan nya dengan Nova yang berlangsung beberapa kali David langsung kembali ke kamar nya.
Setelah membersihkan Diri Nova Langsung Merapihkan Pakaian Miliknya kedalam tas Lusuh yang ia pakai pas pertama kali
Sebelum Pergi Nova melihat Kamar ini dengan Detail, kamar ini sudah menemani dirinya selama Tiga Minggu ini Bahkan kamar ini Adalah saksi Bisu Antara Dirinya dan juga David.
Nova keluar dari kamar Ia melihat David juga Keluar dari kamar nya " Mau kemana kamu? " Tanya David yang melihat Nova membawa barang-barangnya
Nova menaruh tas nya Lalu ia tersenyum kearah David " Tuan. Mari kita bercerai " Kata Nova dengan Tatapan yang lekat
Deg...
Kaki David merasa lemas bahkan Jantung nya seolah berhenti Berdetak ketika mendengar Kata Cerai dari Mulut Nova
" Apa maksud mu " kata David yang berjalan ke arah Nova
" Saya ingin bercerai Dari Anda Tuan " Kata Nova Lagi
Plak...
" Sakit Tuan " Ucap Nova yang memegangi Pipinya
" Itu hukuman untukmu Karena Sudah berani Ngomong kata Cerai kepadaku " Kata David dengan Tatapan Tajamnya " kenapa Kamu ingin Cerai dariku hm.. "
" karena Aku Tidak Ingin Menjadi Penghalang Hubungan Tuan dengan Kekasih Tuan, Aku sadar Jika Aku ini Hanyalah Pengganggu Hubungan Tuan. Kita menikah tidak Di dasari Cinta Bahkan Kita Tidak saling Kenal " Kata Nova " Aku Tau Jika Tuan sangat Baik ingin Menolong dan Ingin bertanggung jawab kepadaku Tapi Aku tidak ingin Tuan Melukai hati wanita Lain hanya karena Ke Hadiran Ku " Lanjut Nova
David Mengerutkan keningnya " Apa dia tau soal percintaanku semalam " Batin David
" Apa Maksud mu? " Tanya David " Apa kamu semalam... "
Nova menganggukkan kepalanya" Iya, Semalam Aku mendengarnya Dan Bahkan sangat Jelas " Jawab Nova " Karena Itu juga Aku ingin Minta pisah kepada Tuan, Karena Aku tidak Ingin Wanita itu Tau jika Tuan telah menikah denganku "
David mengusap Wajahnya " Pokonya Aku tidak Menerima semua alasan mu, Sekarang kamu Masuk kedalam kamar mu. Aku Tidak Ijinkan Kamu untuk keluar dari rumah " Banyak Davit
" Tapi Tuan, aku harus bekerja " Kata Nova
" Kau pikir Aku miskin hah!!! Bahkan Restoran milikku saja lebih besar dari Pada Kafe itu " Kata David " Sekarang Masuk!! "
Nova Meneteskan air matanya Lalu ia Masuk kedalam Kamar miliknya, Kemarin David tidak mempermasalahkan Soal apa yang Akan di lakukan oleh nya Namun sekarang David malah melarang dirinya untuk keluar dari rumah
" Apa Mau mu Tuan. Kau Menginginkan Aku berada Di sini tapi Anda Malah Membawa Kekasih Anda ke Kamar Anda, Sedangkan Aku Istri mu Hanya meringkuk tidur seorang diri " Gunma Nova Menghapus air mata nya
Sedangkan David di Luar ia Memejamkan Kedua matanya Ia tidak menyangka Jika Tindakan dirinya membawa wanita Akan menjadi Bumerang di rumah tangganya Sendiri " Kamu Bodoh David sangat Bodoh " Kata David kepada dirinya sendiri
" Kenapa Aku malah membawa Wanita ke dalam Rumah ini, kenapa!! " David menyesali kesalahannya Ia benar-benar Bodoh karena Nafsu dirinya Menyakiti Wanita yang sudah menjadi Istrinya " Aku Harus meminta Maaf kepadanya Dan memulai semuanya dari Awal, Bagai mana pun Aku tidak Ingin Ada perceraian Di dalam rumah Tanggaku " Gumam David yang merenungkan semuanya.
Tok..tok..tok...
David mengetuk Pintu kamar Nova, Ia benar-benar Ingin memperbaiki Hubungannya dengan Nova Mungkin ini Adalah saat nya untuk Dirinya membina Rumah Tangga Yang harmonis.
Ceklek...
" Apa Aku boleh masuk? " Tanya David
Nova mengangguk Lalu ia berlalu kedalam kamar dan duduk di Ujung Tempet tidur
David yang melihat Nova Dingin kepada dirinya langsung Duduk di samping Nova Lalu ia melihat Bekas tamparan " Apa ini sakit? Maafkan Aku " kata David
Nova melirik David dengan tatapan yang Tidak percaya " Untuk Apa Tuan minta Maaf? "
" Karena Aku telah menyakitimu dan Menamparmu, Sungguh Aku menyesali itu semua " Ucap David " Kamu mau kan Memaafkan Aku? "
Nova Membuang napasnya " Aku sudah Memaafkan Tuan " Jawab Nova " Tapi Lain kali jangan pernah Menampar ataupun Melayangkan Tangan Tuan lagi "
" Aku janji, Aku tidak akan pernah Melakukannya Lagi " David langsung Memeluk Nova membuat Nova Kaget " Nova "
" Hm.. "
" Makan kamu Memulai semuanya Dari Awal denganku, Aku janji Aku akan Memperbaiki Sikapkku kepadamu Asalkan Kamu jangan Meminta Cerai dariku Karena Aku paling benci dengan perceraian " Ucap David Jujur
" Tapi Aku juga tidak ingin menjadi orang Ke tiga di Antara Kalian "
__ADS_1
David Tau siapa yang Nova Maksud " Dia bukan kekasihku, dia hanya Wanita bayaranku " kata David Jujur " Mungkin Kamu Kaget tapi Inilah Aku, Aku adalah Pria Yang selalu Bermain dengan setiap Wanita Bahkan tidak hanya satu wanita " Lirih David
Nova sedikit tersedak dengan Ke jujuran David ia tidak menyangka Jika Pria yang menjadi Suaminya Ini Adalah Pemain Wanita
" jadi Wanita itu.. "
" Iyah, dia adalah salah satu Mainanku "
Nova menutup mulut dengan Tangannya " Tapi Aku janji, Aku akan meninggalkan Dunia Ku Asalkan Kamu tidak meninggalkan aku "
" Niat berubah itu harus dari Hati Bukan Karena Orang lain, Jika nidatnya Karena Orang lain lalu Jika orang Itu telah Tiada Lalu Apa Tuan Akan Kembali lagi seperti dulu " kata Nova
David terdiam Ia juga sejujurnya Belum Yakin dengan dirinya Namun demi Ruang tangganya David harus bisa Merubah kebiasaan Buruknya
" Aku akan tetap tinggal di sini dan Menjadi istri Tuan Namun Aku tidak ingin di sentuh Sebelum Tuan Benar-benar Bisa berubah Dan Meninggalkan Kebiasaan Tuan " Kata Nova Dengan Lekat
Mungki dengan Begini Nova juga bisa merubah David menjadi pria yang lebih Baik lagi Walaupun entah Bagai mana endingnya Nanti Namun Nova yakin Jika David Bisa merubah Hidupnya
" baik, Jika itu Yang kamu Mau, Aku akan membuktikan nya Kepadamu Bahwa Aku bisa berbuah dan mempertahankan Rumah tangga Kita " Ucap David Yakin
Nova Tersenyum " Baiklah kalo begitu, Ijinkan Aku untuk tetap bekerja "
" Tidak, Aku tidak Akan Ijinkan Kamu Untuk bekerja Lagi sebagai Pelayan " Jawab David tegas " Bukannya Seorang Istri Harus Nurut kepada Suami "
" Tapi Aku bosan Jika harus terus berada di rumah, Tidak ada kegiatan " keluh Nova
David membuang napasnya lalu memalingkan wajahnya kearah lain " Samapi Tuan benar-benar Bisa menerimaku dan Samapi Taun bisa berubah, Aku janji Aku Akan keluar dari kerjaaku dan Menjadi ibu Rumah tangga yang sesungguhnya " Ucap Nova Sambil menodongkan wajhanya keaeah David
Setelah berpikir sejenak David pun langsung mengiakan Keinginan Nova " Baik. Sampai waktu itu Tiba " Jawab David
Nova langsung tersenyum " Terimakasih Tuan " Ucap Nova Tulus " Kalo begitu Aku permisi Dulu Untuk berangkat kerja " pamit Nova Yang di balas deheman oleh David
~DI RUMAH CATLINE
Catline sedang belajar membuat Kue bersama Kepala pelayan " Mbak, beginilah "
" Betul Nyonya, ini sudah cantik " Puji kepala Pelayan Itu
" Benarkah? "
" Berarti Aku sudah bisa Membuat kue buat Suamiku " Ucap Catline tambah semangat
" Pasti nyonya, Apa lagi Kue nyonya Rasanya Pasti sangat enak "
Catline tersenyum Ini pertama kalinya dirinya Membuat Kue Apa lagi Ia ingin membuatkan Kue untuk sang suami Nanti
Satu Minggu tidak bertemu membuat Catline Merindukan sang suami " Kuenya sudah jadi " Ucap Catline " Sekarang Aku mau mandi dulu dan Siap-siap Untuk menyambut kepulangan Suamiku " gumam Catline Yang langsung pergi ke Kamar nya
Catline mengisi bak rendam dengan air hangat tidak lupa Ia juga Mencampurkan Aroma Mawar di dalam air " Eum.. wangi sekali, Pasti Nanti Suamiku Akan Sangat senang karena Kepulangannya Aku sambut istimewa " batin Catline yang langsung Masuk Kedalam Bak Mandi Dan merendam Tubunya dengan Air hangat.
Catline menggosok seluruh tubuhnya Agar terlihat wangi dan bersih Ia juga tidak Lupa Memberikan Sampo yang di suai oleh sang suami.
Setelah satu jam Catline keluar dari kamar mandi dengan Wajah yang ceria " Pakai gaun yang Mana ya " Guamam Catline memilih Pakaian Yang akan ia gunakan mlamam ini
Tatapan Catline langsung melihat ke gaun Malam yang belum pernah ia pakai " Ini juga Cantik " Gumam Catline yang langsung memakai gaun malam itu
Tidak hanya itu, Catline juga merias wajahnnya agar terlihat Cantik Dan Memspesona ketika Ansel datang nanti " Perfek " puji Catline menatap wajahnya di cermin
Jam sudah menunjukan jam Delapan Malam Namun Ansel belum juga sampai padahal tadi siang Memberi kabar kepada Catline bahwa Ia akan segera Naik pesawat namun Sampai saat ini belum Ada kabar juga
" Kak Ansel mana sih, Ko belum Datang Juga " Gumam Catline Yang sudah Mundar mandir di jendela balkon " Apa penerbangannya di Tunda ya, Tapi Terakhir Online tadi siang. Mana No nya gak aktif lagi "
Hati Catline mulai cemas ia Mencemaskan Keadaan Suaminya " Semoga semuanya baik-baik saja "
Tok.. tok.. tok....
Senyum Catline mengambang ketika mendapatkan Ketukan Pintu " Pasti Kak Ansel " Gumam Catline yang langsung Membuka Pintu
Ceklek...
" Nyonya "
Catline mencari keberadaan Ansel " Ada Apa, Apa suamiku sudah pulang? " Tanya Catline sambil tersenyum
Pelayan Itu langsung menunduk ia Bingung harus jawab apa " Ah pasti Suamiku Ada di bawah, iya kan " Catline Langsung Berjalan ke bawah Dan Mencari keberadaan suaminya
" Diamana suamiku? " Tanya Catline kepada para Pelayan
__ADS_1
" Cat " panggil David
" Dimana suamiku kak? " Tanya Catline kepada David " Apa tadi kakak yang jemput suamiku? " senyum Catline masih mengambang Bahkan ia pikir David yang sudah menjemput Ansel dan juga Dean
" Maafkan Aku "
" Maaf untuk apa? " Tanya Catline heran
" Ansel dan Dean Tidak selamat "
Deg..
Catline langsung terjatuh ke bawah lantai kakinya Lemas bahkan Air matanya langsung luntur " tidak Kak, Kakak pasti Bohongkan, kakak bercanda kan " Kata Catline menggeleng kepalanya
David berjongkok lalu ia memeluk Catline " Maafkan Aku "
" Hiks... Tidak kak, ini tidak mungkin Hiks.. " Catline menangis sejadi-jadinya ia Masih tidak percaya dengan apa yang terjadi kepada Suaminya
" Cat..Catline " Panggil David karena Catline Pingsan " Hei bangun "
David langsung membawa Catline ke dalam kamar nya lalu menidurkan Catline di atas Tempat Tidur " Panggil dokter Sekarang juga " kata David Yang panik
" Cat, kamu bangun " Ucap David
" Kak, ini mimpikan? " Tanya Catline pelan " ini semua Bohongkan Kak hiks... Tapi kenapa Dada Ini sangat sesak sekali Hiks.. "
" Maafkan Kakak, Cat "
Catline memeluk David Ia benar-benar Masih tidak percaya dengan apa yang Apa yang ia dengar " Kenapa semua ini Bisa terjadi kak, kenapa? "
" Sebenarnya, Ansel dan Dean Pergi Ke Negara I untuk Mengejar Musuh yang selama ini kami incar, mereka sudah mendapatkan Musuh itu Namun Di perjalanan Pulang Ada yang merusak Mesin Pesawat Milik Ansel " David menundukkan Kepalanya
Catline Menutup Mulut dengan Tangannya ia tidak menyangka Jika kepergian Sang suami ternyata Untuk menangkap musuh Bukan untuk Berbisnis " Jadi selama ini? "
" Suamimu bukan Orang Biasa Cat, ia juga merahasiakan ini semua karena ia tidak ingin Kamu takut kepadanya "
Lagi-lagi Catline memejamkan kedua matanya Ia Benar-benar Shock dengan keberadaan Yang ia dengar dari David
" Lalu sekarang dimana Jasad suamiku? " Tanya Catline yang di balas gelengan Oleh David
" Semuanya hancur Cat, tidak ada yang tersisa "
Catline merasa pusing ia kembali jatuh Pinsan " Catline " Panggil David
untung Dokter Sudah datang dan langsung memeriksakan Keadaan Catline " Tuan, Selamat ya Istri Anda sedang mengandung "
Entah David harus bagai Mana, Harus senang atau Tidak " Hamil Dok? "
Dokter itu tersenyum " Iyah Tuan, Di jaga ya kehamilan istri Anda Karena Kandungannya Sedikit lemah Dan Jangan terlalu banyak pikiran karena itu bisa membuat Istri Anda ke guguran "
" Baik Dok, terimakasih " kata David
setelah Kepergian Dokter David duduk di Ujung tempat Tidur " Maafkan Aku ya Cat, Jika selama ini Kami tidak jujur kepadamu " gumam David
Catline membuka kedua matanya " Kak "
" Iyah Cat, kamus udah sadar "
" Aku ingin menyusul Suamiku kak "
David menggelengkan kepalanya " Tidak Sekarang Cat, Kita Tunggu keadaan mu membaik dulu Baru Kita Ke sana ya Dan Ada kabar bagus untukmu "
Catline mengedipkan matanya " Saat ini Kamu sedang Hamil, Dan Dokter bilang kamu jangan terlalu setres karena kandungan mu lemah " kata David
" Aku hamil kak? "
" Iyah " jawab David
Tes..
Catline meneteskan air matanya, Kenapa di saat keadaan seperti Ini dirinya malah Hamil " Suamiku sangat menginginkan Memiliki Anak kak, Tapi... "
" Kakak tau, tapi Saat ini Kandungan mu sedang lemah Jadi Jangan terlalu banyak pikiran dulu ya, istirahat Yang cukup dan Jaga kandungan mu karena Ansel Pasti akan bahagia ketika melihat anaknya Lahir dan Tumbuh dengan Sehat "
Catline Menganggukkan Kepalanya " Iya Kak, Aku akan menjaga Anak ku dengan Baik "
" Kakak keluar dulu ya, kamu istirahat " kata David mengelus kepala Catline
__ADS_1