My life

My life
TIDAK MENYANGKA


__ADS_3

Jam Sudah menunjukan Jam sepuluh Pagi, Ansel dan Catline Baru saja turun dari Tangga, Mereka berjalan sambil bergandengan tangan Terlihat Jelas Roma Bahagia di wajah Catline dan juga Ansel


" Cieee.. Yang baru menghabiskan Waktu bersama sampai-sampai Lupa Waktu dan lupa Anak yang Menunggu Di bawah " Ledek Dean yang sedang Memainkan Handphone Miliknya


Catline yang kena Ledekan wajahnya Langsung Merah merona Seperti Kepiting rebus " Diam Deh Lo, Makanya Nikah Biar tau Bagai mana indahnya Jika Mempunyai Istri " Timbal Ansel


" Aku ke dapur dulu " Kata Catline karena ia merasa malu oleh Dean


Dean Yang melihat kepergian Catline langsung nyengir " Gara-gara lu tuh " Kata Ansel yang langsung Mengejar Catline ke dapur


" Hahaha.. " Dean menggelengkan kepalanya


Di dapur Catline Sudah mengambil Nasi dan Lauk pauk yang akan ia Makan " Sayang, sekalian punya Aku juga " Pinta Ansel sambil tersenyum


" Iya Yank " Jawab Catline Yang langsung mengisi Piring Milik Ansel " Yank, lain kali jangan Ampe siang lagi Ya, Aku gak enak Sama Kak Dean " Ucap Catline yang Masih merasa Malu oleh Dean


Ansel tersenyum " Kenapa Harus Malu, Orang kita tidak berbuat dosa malah berbuat Pahala " Jawab Ansel ngasal


Catline Menggelengkan Kepalanya " Mom..." Teriak Bara berlari kearah Catline


" Bara, sudah Mom bilang jangan Lari-lari Nak, nanti Jatuh " Tegur Catline Yang langsung menaruh Bara di Pangkuannya


Bara menunjukan Gigi nya Lalu ia melirik kearah Daddy dan Juga Mommy nya " Mom, Dad. Adik Bayi nya Mana? " tanya Bara Dengan suara Khas anak kecil


Catline dan Ansel langsung saling pandang " Boy, Kamu tau adik Bayi dari siapa? " Tanya Ansel


" Uncle " jawab Bara sambil menunjuk kearah Dean yang sedang mengambil Air minum di dapur


" Dean!!! " Panggil Ansel dengan Nada dinginnya


Dean Menggaruk kepala yang tidak gatal " Hahaha Sorry, Sorry. Habis Gue bingung Cari Alasan apa lagi Buat si Bocil, Toh Gara-gara kalian juga Gue Bilang Gitu " Jawab Dean yang Tidak ingin di salahkan Sepenuh oleh Ansel


" Lo nyalahin Gue? " Tanya Ansel


" Lalu siapa yang harus Gue salahkan, Ini juga Gara-gara Kalian Yang tidak turun-turun ke bawah buat Sarapan bareng " Ucap Dean


" Lalu dengan Cara Lo meracuni otak Anak Gue gitu " Kata Ansel


" Sudah-sudah kenapa kalian jadi ribut di depan Anak-anak " Tegur Catline


" Kalian berdua sama-sama Salah Tidak ada yang benar, di sini Hanya Aku yang benar " Kata Catline" Ayo Bara, Kita Main di luar " ajak Catline kepada Bara dan Juga Ken


Dari pada melihat Mereka berantem Lebih Baik Catline mengajak Kedua Anak laki-laki nya untuk bermain di luar.

__ADS_1


Catline Membawa Ken dan Bara Main di Tempat bermain " Hati-hati Nak, jangan Lari-lari " teriak Catline Yang mengawasi kedua Bocah Yang asik main kejar-kejaran


" Sayang " Panggil Ansel


" Iyah " Jawab Catline sambil menoleh kearah Ansel


Ansel berjalan lalu duduk di samping Catline " Aku tidak menyangka Jika Aku sudah memiliki seorang Anak Yank, Pasti Kamu sangat kesulitan ketika sedang Hamil Bara? " Ansel Melihat Bara yang Asik dengan Mainan Nya


Catline tersenyum " Tidak ada yang sulit jika kita menikmatinya Yank, Aku sangat menikmati Masa-masa itu Bahkan Aku selalu sebut Nama mu ketika Ada pergerakan Di dalam Perut " Jawab Catline


" Terimakasih ya sayang, Karena Kamu sudah menjaga Dan memendarkan Bara dengan penuh kasih sayang, Aku janji, Aku tidak akan Meninggalkan kamu lagi Dan akan selalu Ada untuk Kamu dan juga Anak-anak Kita Nanti " Ansel mencium Kening Catline lalu memeluknya


" Daddy!! " Teriak Bara


" Apa boy " jawab Ansel


" Mom milik Bala " Keluh Bara yang langsung Memeluk Catline


" Tapi Mom juga Milik Daddy " Ansel tidak ingin Kalah dengan Putranya Ia malah Memeluk Catline dengan Erat


" Hhuuuuuaaaaaaa..... Mom Ilik Bala Huuuuaaaaaaaa!!! "


" Daddy!!!! " Kesal Catline Bisa-bisanya Ansel tidak Mau kalah dengan Bara


" Kalo siang Milik Kamu, tapi Kalo Malam Milik Daddy " ucap Ansel Yang terus menggoda Anak dan Istrinya Itu


Catline membuang Napasnya pelan lalu menggeleng kepalanya " Huuuaaaaaa.... "


" Cup sayang, Jangan nangis lagi Nanti Mom ikut Nangis " keluh Catline yang sudah memasang wajah Sedih


" No Mom, Mom gak Oleh Sedih " Ucap Bara yang mengusap-usap Wajah sang Mommy


Ansel tersenyum Ia benar-benar Beruntung Memiliki Catline Dan juga Putra Yang Tapan Dan Pengertian kepada sang Mommy " Daddy, Sayang kalian " ucap Ansel Memeluk Catline dan Juga Bara


~ DI KANTOR


Dean Sedang mengerjakan pekerjaannya, pekerjaan yang telah ia tinggalkan selama dua tahun Ini Namun Kini Dean harus kembali Ke asalnya Mengurus berkas-berkas dan Mengurus Ini Itu


" Tau gini, Mending Gue Diam di Negara I Saja " keluh Dean Yang melihat Tumpukan berkas yang harus ia periksa


" Tuan "


" Apa lagi? " keluh Dean Tanpa melirik

__ADS_1


" Maaf Tuan Mengganggu, Saya Hanya ingin Menanyakan Apa pekerjaan saya "Ucap Nova Sambil menunduk


Dean langsung Menghentikan Aktivitasnya Lalu melirik kearah Nova " Kamu susun berkas-berkas ini sampai Rapih dan Jangan Samapi Ada yang tercampur dengan yang lain " Kata Dean


" Baik Tuan " Jawab Nova yang langsung menganggukkan kepalanya lalu melakukan Aktivitas nya


Tok..tok.. tok..


" Siapa lagi sih " Keluh Dean kesal


" Masuk "


Ceklek..


" Tuan Maaf "


" Langsung saja, Ada Apa? " tanya Dean Yang tidak Ingin Basa basi


" Maaf Tuan, Di luar Ada Tuan Jefry ingin bertemu dengan Nyonya Catline, Katanya Ada yang harus di Obrolkan " kata Asisten Catline


Dean terdiam sejenak tidak lama Kemudian ia Tersenyum sinis " Suruh tunggu di Ruangan Nyonya Catline, Biar saya langsung yang menghubungi Nyonya Catline " Kata Dean


" Baik Tuan "


Setelah kepergian Asisten Catline, Dean langsung menelpon Ansel untuk segera datang ke perusahaan " Sukurin. , Cemburu, cemburu dah. Hahahah " Dean Tertawa Ia yakin Tidak akan Lama lagi Ansel Akan sampai di perusahaan


Dean Cukup tau Bagai Mana Tuan Jefry yang naksir kepada Catline Bahkan Dean juga Tau Jika Tuan Jefry sangat menginginkan Catline Untuk Mejadi Istrinya


Benar saja Setelah menunggu Satu jam Kurang akhir Ansel Datang Juga, Banyak karyawan Yang tidak percaya Jika Ansel dan Dean Teranyarnya Masih Hidup


" Di mana dia? " tanya Ansel


" Siapa? " tanya Dean


" Pria yang Mencintai Istriku " kata Ansel dengan Napas yang menggebu-gebu


" Oh. " jawab Dean santai " Ada di ruangan mu " Jawab Dean


Tanpa menunggu lama Lagi Ansel langsung Keruangan Miliknya


Bruk....


Ansel menatap Pria yang sedang duduk di Sofa dengan Memainkan Handphone Milinya " anda Siapa " Tanya Tuan Jefry

__ADS_1


" Saya Ansel, Suami Dari Nyonya Catline " jawab Ansel langsung


__ADS_2