
Setelah Menikmati indah nya Kamar baru Catlin Kelar dari Kamar Ia tidak melihat Ada Orang di dalam rumah " Mbak, yang Lain pada Kemana Ya? " Tanya Catline
" Maksud nya Tuan, Nona "
" Iyah " Jawab Catline
" Oh, Kalo Tuan Ada di ruang kerja Tapi Jika Tuan Dean dan Tuan David sudah Pulang Dari tadi
" Oh begitu ya, Bisa tunjukan Diman ruang Kerja Ansel? " Tanya Catline
" Mari Nona " Kata Pelayan itu yang Menunjukkan dimana Ruang Kerja Ansel. Mata Catlin Terus menerawang Ke Seluruh penjuru ruangan " Orang kaya Mah Beda Hihihi " Catlin sangat mengagumi Rumah Ansel
" Ini Nona, Silahkan " kata Bibi
" Ah.. iya Terimakasih ya Mbak " Ucap Catlin Sambil Tersenyum
Setelah Kepergian Pelayan Catlin Mengetuk Pintu Ruangan kerja Ansel
Tok..tok... tok...
" Masuk "
Ceklek..
Catline Membuka Pintu Ia Melihat Ansel yang sedang duduk di Kursi kebesarannya " Yank " panggil Catlin sambil Berjalan ke arah Ansel
" Kamu sudah bangun sayang " Jawab Ansel
" Sudah " Kata Catline Yang Duduk di Kursi depan kerja Ansel
" Kenapa Kamu ke sini, Ada apa? Apa kamu merindukan ku Hem... " Ansel tersenyum..ia berjalan Kearah Catline Lalu berjongkok Di depan Catline
Catline Merapihkan Rambu Ansel Lalu mengecup nya " Jangan terlalu Lelah " Kata Catline
Ansel tersenyum " Iya Sayang, Aku akan membatasi pekerjaan ku. Terimakasih ya, Sudah perhatian Kepadaku "
" Iya Yank "
Ansel Membawa Catline ke Atas Sofa dan membaringkan Catline di Atas Sofa " Yank, Kapan kamu Akan mengumumkan Hubungan Kita " Tanya Ansel
" Sabar Yang. Aku usahain Awal bulan depan Aku akan Mengumumkan hubungan kita " kata Catline Mengelus rahang Milik Ansel
" Aku sudah tidak sabar menunggu Momen itu "
__ADS_1
Tok..tok.. tok...
" Ada yang datang yank " kata Catline Melihat kearah Pintu
Ansel yang berada di atas tubuh Catline Langsung turun dan berjalan kearah Pintu sambil berdecak sebal
Ceklek..
" Ada apa? " Tanya Ansel kepada Pelayan
" Maaf Tuan Muda. makan Malam nya sudah siap " Ucap Pelayan Itu sambil menunduk
" Hm.. " Jawab Ansel dingin lalu ia menutup Pintu kembali
" Ada apa? " tanya Catline
" Itu, Mau ngasih Tau jika Makan malam sudah siap " Jawab Ansel yang Duduk di samping Catline
" Kalo begitu Ayo kita keluar kebetulan perutku pun Sudah meminta di Isi hehee.. " Catline langsung berdiri dan hendak ingin keluar dari ruangan Ansel Namun..
" Beri Aku Ki* Baru Aku Akan Membebaskan mu " Cegah Ansel yang memeluk Catline dari belakang
Catline memutarkan Tubuhnya lalu ia langsung memberikan Ciu**n sekilas lalu ia pergi Meninggalkan Ansel
Di meja Makan Catline sudah Duduk di Kursi meja makan " Kenapa Lama sekali padahal Aku nunggu dari tadi " Kata Catline sambil mengulum senyumannya
Ansel melirik Catline dengan tatapan yang sudah di artikan " Kalo Lama kenapa tidak makan duluan " Jawab Ansel
" Mana berani Aku makan terlebih dahulu sedangkan Pemilik rumah masih di Belakang "
Ansel mengelus pipi Catline " Jika laper makanlah terlebih Dahulu jangan menunggu Aku. ok " Kata Ansel
Pelayan yang berdiri di sana hanya bisa saling Pandang mereka tidak menyangka Jika Tuannya bisa bersikap Manis seperti itu bahkan Mereka juga Tidak Menyangka Jika Ansel bisa bersikap Lembut karena selama ini Ansel Selalu Bersikap dingin dan Acuh kepada Mereka.
Ansel Tersenyum Ketika melihat Catline yang mengiri piring Miliknya, Biasanya Ansel akan di layani oleh Para pelayan Namun kali ini Catline yang melayani dirinya " Terimakasih Sayang " Kata Ansel
" Sama-sama " Jawab Catline yang kembali duduk di Kursi " Berdoa dulu yank " ucap Catline
Ansel langsung terdiam Karena selama ini dirinya tidak Pernah Berdoa " kamu saja yang Pimpin " Kata Ansel
Catlin tersenyum ia yakin Jika Ini adalah Kali pertaman nya Ansel berdoa " Baiklah, Kali ini Aku yang berdoa tapi nanti Kamu yang mimpin Doa "
" Iyah Yank " jawab Ansel
__ADS_1
Catline langsung berdoa dan Di mainkan oleh Ansel " Amin "
Para pelayan yang melihat suasana baru ini merasa Adem Apa lagi Catline bisa Mengajarkan Ansel berdoa Membuat mereka kagum kepada sosok Catline.
Mereka Makan dengan nikmat dengan di Selingi candaan Dari Catline.. lagi-lagi para pelayan Harus baper karena Ansel yang begitu perhatian kepada Catline
Setelah Makan Catline Duduk di sofa " Yank, aku langsung ke kamar ya " ijin Catline
" Iyah Sayang. Jangan malam-malam ya " Kata Ansel yang Tau jika Catline harus mengerjakan kerjaan Nya
" Iyah yank. Kamu juga jangan tidur malam-malam ya, Langsung Istirahat kan Besok pagi Kerja "
" Siap Sayang " Jawab Ansel
Setelah Pamit, Catline langsung Masuk kedalam kamar nya Ia masuk dengan Membawa Air putih jaga-jaga Siapa tau Saja nanti haus.
Sedangkan Ansel Ia kemabli ke ruangan kerja Nya karena tadi Kerjaan Nya Belum beres
" Dean " Panggil Ansel
" Iyah, Ada apa!!!! " Jawab Dean sedikit berteriak Di sebrang sana
" Kirimkan email Dari Tuan Max sekarang " kata Ansel yang langsung mematikan sambungan Telpon
" Dasar Pria Gak ada Moral Bisa-bisanya dia sedang Dugem sedangkan Aku di sini Malah Sedang Mengerjakan pekerjaan Kantor " Keluh Anse " Sebenarnya siapa sih Atasannya di sini " Dumel Ansel
Malam telah Berlalu kini Pagi pun telah tiba Ansel Baru saja bangun dari Tidur nya, Pertama Yang ia Cari adalah Catline. Ansel berjalan ke Kamar Catline Ingin melihat Apa Catline sudah tidur apa belum? Karena Ansel tau jika Catline selalu tidur pagi hari.
Ceklek...
Ansel melihat Catline yang sedang membaringkan Tubuhnya di atas tempat Tidur ia berjalan kearah Catline " Good night Dear.. Kamu pasti lelah semalaman tidak tidur " Gumam Ansel pelan
Ansel Menc-m kening Catline Lalu membenarkan Selimut setelah itu ia langsung keluar dari kamar Catline untuk bersiap berangkat kerja.
Setelah siap Ansel langsung Turun ke bawah dan Berniat untuk sarapan " Tuan ini sarapannya " kata Pelayan
Ansel Mengerutkan keningnya " Kenapa kalian Buatkan Saya Nasi goreng? " Tegur Ansel
Pelayan itu langsung Menunduk Karena takut " Maaf Tuan, Ini yang Masak Nyonya Catline " Jawab Nya dengan takut
Mendengar Kata Catline Ansel langsung tersenyum " Sanah pergi " Usir Ansel
Ansel memandangi Nasi Goreng seafood yang ada di Atas piring Ada seulas senyum terukir di wajah Ansel " Walaupun kamu sibuk tapi kamu masih Memperhatikan Aku sayang " Ansel memakan Nasi goreng Dengan Lahap bahkan Samapi kandas tak tersisa Padahal Sebelumnya Ansel paling Anti makan Nasi goreng, Menurut dia Manusia itu terlalu Aneh masa ia nasi sudah Matang enak dan pulen malah di goreng.
__ADS_1