
Hari ini Catline sudah di perbolehkan untuk pulang. Catline merasa haru Karena Kedua sahabatnya hadir untuk menjemput dirinya padahal tadi Ansel sudah bilang Untuk tidak menjemput
" Kenapa kalian di sini? " tanya Ansel
" Karen kami ingin menjemput adik kami " Jawan David dan Dean
" Cih.. alasan Bilang saja kalian ingin bertemu dengan kekasih ku " keluh Ansel yang sedang mendorong Kursi roda milik Catline
" sudah-sudah kenapa kalian jadi berantem sih, udah ayo pulang keburu siang " lerai Catline
" Siap cantik " jawab David. David sangat senang menggoda Ansel yang cemburuan mungkin Karena baru kali ini David melihat Ansel yang bucin parah kepada pacarnya padahal dulu ketika pacaran dengan Brianna, Ansel tidak seprotektif ini malah Ansel membebaskan Brianna untuk berteman dengan siapa saja.
Dean mengulum senyumnya melihat Ansel yang sudah menahan marah " Sudah jangan kau goda terus, bisa-bisa si Ansel Meledak " ledek Dean yang langsung masuk ke pintu kemudi
Ansel mengangkat Catline ke dalam mobil " padahal aku bisa sendiri " protes Catline
" Jangan banyak membantah " Tegur Ansel
David dan Dean hanya saling pandang mereka tidak habis pikir dengan Ansel. Yang luka kan Pipi bukan kaki " Ayo jalan " kata Ansel kepada Dean
" Siap Tuan " jawab Dean sambil bercandaan
Jalanan yang tidak terlalu macet memudahkan mereka untuk segera Samapi di rumah.
" Loh ko lewat Hutan? " tanya Catline heran
" Iya. karena kekasihmu tidak memiliki rumah jadi ia tinggal di hutan hahahah " Jawab David sambil tertawa
Rumah Ansel memang melewati hutan yang rimbang bahkan di sana terlihat sepi tidak ada satupun kendaraan yang lewat " Tidak masalah, walaupun kita akan tinggal di gubuk aku tidak mempermasalahkan itu semua asal aku selalu bersama dirimu " kata Catline menatap Ansel lalu menyenderkan kepalanya di dada bidang Ansel
Ansel mengulum Senyumannya ia merasa senang karena Catline mau menerima dirinya apa adanya " Terimakasih Sayang " ucap Ansel
David yang tadinya ingin menggoda Ansel ia langsung memalingkan wajahnya ke arah lain " Godaan Lo gak tepat hahaha " kata Dean sambil memukul lengan David
" Sialan lo, gue nyesel udah jemput mereka tau gini mending Gue pergi ke apartemen Nana " Keluh David
" Dih ada yang ngambek karena godaannya gak mempan, lagian mereka lagi bucin-bucinnya jadi jangan macam-macam. Lihat noh mereka merasa dunia milik mereka berdua hahahha "
__ADS_1
David melihat ke belakang memang betul adanya, Ansel dan Catline benar-benar sedang di mabuk asmara apa. namun walaupun begitu David ikut senang karena Ansel menemukan wanita yang telah dan bangkit dari keterpurukannya setelah ia putus dari Brianna.
Mobil masuk kedalam pekarangan rumah, Catline di buat terkejut karena rumah yang ia masuki bukan rumah sembarangan " Yank.. ini..? " kata Catline tidak percaya.
" Lalu menurutmu aku akan membawamu ke rumah gubuk gitu? Aku tidak semakin itu " kata Ansel
Kedua mata Catline langsung membulat sempurna " Aku pikir rumah sebesar ini hanya ada di Novel tapi ternyata kamu adalah salah satu pria kaya yang ada di dalam Novel. Aku tidak mimpikan Yank? " tanya Catline yang tidak percaya dengan apa yang ia lihat
David dan Dean hanya terkekeh melihat Catline yang terkejut melihat mewahnya rumah Ansel " Sudah jangan jangan di pandang terus ayo masuk " Kata Ansel langsung menggendong Catlin
" Aku bisa sendiri Yank " kata Catline, ia merasa tidak enak dengan David dan Dean
" Sudah jangan Membantah " kata Ansel
Pintu rumah langsung terbuka ketika Ansel mulai memasuki rumah " Selamat datang Tuan " sapa para pelayan yang sudah menunggu kepulangan Ansel
" Heum.. " jawab Ansel dingin
Catline masih belum percaya dengan ini semua " Turunin aku yank " pinta Catline
Ansel menurunkan Catline di sopa Ruang tv " Hai kalian semua kumpul di sini " kata Ansel kepada para pelayan
Catline yang masih mengagumi rumah Ansel malah di kejutkan dengan banyak nya pelayan " Perkenalkan Ini adalah Calon nyonya di rumah ini, saya minta kepada kalian untuk selalu patuh dan mengikuti apa yang di perintahkan Oleh calon istri saya, Dan saya harap kalian Menghormati calon istri saya seperti kalian menghormati saya. Sudah kalian bubar " kata Ansel singkat
" Baik Tuan " jawab mereka serempak
Mereka sangat antusias menyambut nyonya Baru mereka apa lagi ini adalah wanita pernah yang di bawa oleh Ansel ke rumah. selama ini Mereka bertanya-tanya apa Tuan mereka memiliki seorang kekasih atau tidak apa lagi setiap hari Tuan mereka Hanya menghabisi waktu bersama kedua sahabatnya.
" Mbak, tolong siapkan makan siang ya " pinta David
" Siap Tuan " jawab nya
" Ayo aku bawa kamu ke dalam kamar mu " ajak Ansel
" Gue dan David di sini saja ya " kata Dean yang sudah nyaman duduk di sopa
" ok "
__ADS_1
Ansel menggandeng Catline dan membawa Catline ke kamar yang akan Catline tempati
" Selamat datang.. ini adalah kamar mu sekarang " kata Ansel membuka Pintu kamar
Catline menutup mulut dengan kedua tangannya ia tidak percaya " yank ini.. "
" Iyah, ini kamar mu sekarang " kata Ansel sambil tersenyum " Ayo masuk "
Rumah Ansel memang di tengah hutan namun di balik hutan itu ada lautan yang luas yang bisa menyegarkan mata " Ini sangat indah " kata Catline yang langsung berjalan ke arah kaca dan melihat lautan yang sangat indah
" Apa kamu suka? " Catline langsung menganggukkan kepalanya
" Aku suka, suka banget " jawab Catline
Ansel sengaja membawa Catline ke rumah yang dekat dengan laut biar Catline merasa tenang dan nyaman apa lagi Catline harus menjalani Terapi untuk kesehatannya
Ansel memeluk Catline dari belakang " Aku senang kalo kamu senang sayang " kata Ansel
" Tapi ini terlalu indah Yank "
" Apapun untuk mu sayang " jawab Ansel
Catline memutarkan tubuhnya agar bisa melihat Ansel " Terimakasih ya yank. Aku sayang kepadamu " kata Catline sambil tersenyum lalu mengev** Bi**** Ansel
" Love you sayang " Balas Ansel
Sedangkan di luar sana David dan Dean malah sedang taruhan " Gue yakin Jika si Ansel saat ini sedang bermesraan " tebak Dean
" Cih.. mana bisa pria kaku dan dingin seperti dia bermesraan. dia itu bisanya hanya baca berkas dan Bisnis " ucap David yang tidak percaya kalo Ansel bisa bersikap romantis kepada Catline
" Lo aja yang gak tau, justru yang kaya gitu lebih parah dari kita " balas Dean " lagian ya, siapa yang gak tertarik dengan wanita cantik seperti Catline, sudah cantik Body nya uuuhhh... " kata Dean
Brug..
" Sialan lo " keluh Dean yang sedang membayangi Catline
__ADS_1
" makanya jangan punya pikiran yang aneh-aneh Nanti Kalo Ansel dengar bisa mati kau oleh nya " tegur David