My life

My life
PERGI LIBURAN


__ADS_3

Hari ini Adalah Hari Minggu Catline dan Ansel Berniat Untuk mengajak Bara dan Juga Ken untuk Berlibur di salah satu Villa Milik Ansel yang berada di Di Negara S. Kebetulan Di Sana Sedang Musim Salju Anak-anak Pasti Akan menilai Salju.


" Kalian sudah siap? " Tanya Ansel


" Siap!! " Jawab Bara dan Ken berbarengan


" Kalo begitu, Kalian Pergi bersama Bodyguard untuk Naik ke Atap di sana Sudah ada Pesawat Yang menunggu kita " Kata Ansel


" Siap Dad " Jawab ke Duanya yang langsung Di bawa oleh Bodyguard untuk Naik ke pesawat terlebih Dahulu


Ansel langsung Masuk kedalam kamar ia Melihat sang istri yang sudah bersiap " Ayo Sayang "


" Bentar yank " Kata Catline yang langsung mengambil Tas miliknya lalu ia pergi Mengikuti sang suami


Ansel dan Catline Naik ke atas dengan saling berpegangan Tangan Terlihat di wajah Mereka jika mereka sangat Bahagia apa lagi Ini Adalah Liburan pertama Untuk Bara karena selama Ini Bara selalu pergi hanya berdua dengan sang Mommy.


" Bara, Ken. Kalian duduk yang tenang ya jangan Lasa " Kata Catline Lembut


" Siap Mom " Jawab Keduanya bersamaan


Catline tersenyum ia duduk di samping sang suami Sedangkan Bara dan Ken Ia duduk di temani dengan Para Bodyguard


Namanya juga Anak-anak Mau sudah di kasih tau Atau belum tetap saja Mereka akan Aktif Apa lagi Bara yang super super Aktif bahkan ia Akan lari ke sana kemari Hanya sekedar Ingin tau


" Dad, Bala Ingin Pecawat yang Bisa telbang " Pinta Bara kepada Daddy nya


" Siap Boy, Nanti Daddy akan belikan kamu Pesawat Terbang " jawab Ansel sambil tersenyum


" Bara sayang " Tegur Catline " Tidak Boleh begitu Nak "


" Iya Mom "


" Biarkan Saja Mom, Lagian Apa salahnya Jika aku memberikan Apa yang di inginkan Oleh putra kita " Kata Ansel


Catline membuang Napasnya pelan " Terserah Kamu saja Deh Dad " Kata Catline. Catline Tau jika Suaminya itu ingin memanjakan Sang Putra Bahkan Ingin mengabulkan Apa yang di inginkan oleh Bara.


" Jangan Marah dong Mom " Kata Ansel yang mencium Punggung tangan Catline


" Aku tidak marah Dad " Kata Catline sambil tersenyum


Ansel langsung Membawa Catline kedalam Pelukannya Lalu mengelus Kening Sang istri dengan lembut " Maaf jika aku Terlalu memanjakan Bara " kata Ansel " Aku hanya ingin Membalas Apa yang telah terlewati Dengan Bara " Lanjutnya


" Iyah Dad, Aku mengerti Lagian Bara juga Putra mu jadi sudah sewajarnya Kamu memanjakan dia Asalkan Masih Dalam batas yang wajar " Kata Catline


" Siap Mom, Aku tidak Akan terlalu memanjakannya " Jawab Ansel sambil tersenyum


Perjalanan Yang membutuhkan Waktu selama Lima jam Membuat Bara Mulai bosan Bahkan Ia berkali-kali Meminta Bodyguard Untuk menemaninya Bermain Seperti Sekarang Ini Bara Meminta Para Bodyguard untuk menjadi Kuda Dan Akan di Tumpangi Oleh dirinya dan Juga Ken.


Ansel dan Catline yang melihat Sikap Bar-bar Bara hanya bisa Menggelengkan kepalanya " Sayang, Apa pas Kamu kecil seperti Bara? " Tanya Catline kepada Ansel


" Mana mungkin Aku seperti Bara Putra Kita " Elak Ansel Padahal Dulu Dirinyalah Yang selalu menyiksa Para Bodyguard dan para pelayan untuk bermain dengan dirinya Jika ada yang menolak Pasti Ansel Akan Mogok Makan dan Tidak Akan Keluar kamar


" Yakin? " tanya Catline sambil mengulum senyum " karena Kata pepatah Anak Laki-laki Itu akan menuruti Sipat Asli Daddy nya " Lanjut Catline


Ansel langsung melirik kearah Sang Istri " Jangan Samakan Aku dengan Bara sayang. Karena Aku tidak seperti Bara Yang Bar-bar lagian Tdiak Apa-apa Jika Bara Bar-bar karena ia anak laki-laki " Kata Ansel " Yang penting Calon Putri Kita jangan seperti Kakak nya yang Bar-bar " Lanjut Ansel sambil tersenyum Menggoda Catline


Catline mengedip-ngedipkan Kedua matanya Wajahnya langsung berubah menjadi Merah Merona Karena di Goda oleh sang suami " Apa lagi Mommy nya Cantik Pasti Calon Putri kita juga Akan sama Cantiknya seperti sang Mommy "


Cup


" Dad " keluh Catline karena Ansel yang main Kecup Saja Padahal di sana tidak hanya Ada mereka


" Apa kamu malu Mom " Tanya Ansel


" Ya iya Dad, Aku sangat Malu sekali " keluh Catline


Ansel langsung memberi Kode kepada Para Pengawal


Para pengawal Yang mendapatkan Kode Langsung Menganggukkan patuh Lalu mereka Mengajak Main Bara Dan Ken Kembali.


Ansel langsung Memangku Catline Lalu membawa Catline kedalam kamar " Kita Bikin Adik untuk Bara " kata Ansel Sambil tersenyum Menggoda


Catline benar-benar Tidak habis pikir dengan suaminya ini Bisa-bisanya Suaminya Mengajak Dirinya Untuk Membuat Adik " Dad "


" Kamu tenang saja Sayang, Bara dan Ken Ada Bodyguard yang akan menjaga mereka " kata Ansel yang seolah ia tau Jika Catline takut Anak-anaknya mengetahui kelakuan mereka


Ansel langsung membaringkan Tubuhnya Catline Di Atas tempat Tidur " Kapan lagi Kita Bikin sensasi Baru Sayang " Goda Ansel


" Ini nama nya Made in pesawat Dad "


" Hahaha Kamu bisa saja Sayang " Ucap Ansel tertawa kecil


Ansel langsung melancarkan Aksinya ia benar-benar Ingin Membuat Adik untuk Bara


" Eum... Aaahhhhhh... Dad... " Des_h Catline yang sudah seperti Cacing kepanasan


" Nikmatilah Sayang, Aku akan membuat mu puas " Bisik Ansel sambil tersenyum


" Uuuuhhhhhhh Dad... "

__ADS_1


Ansel Berman dengan Biji Kacang Mede di bawah sana Ia Benar-benar Membuat Catline terbang ke Awang-awang Apa lagi Ini adalah Pengalaman Pertama untuk mereka Bermain di atas Awan.


Plak..


plak...


Ansel memukul Bok_g Catline Membuat Catline Menj_t keenakan " Aouh... yang dalam Dad.. uuuuhhhhhhh...... "


" Siap Sayang " Jawab Ansel yang terus melaju Sampai Dalam sana dengan gerakan yang cepat dan Dalam...


" Yes... ooohhhhh "


Bruk...bruk... bruk....


" Daddy, Mommy!!!!!! " Teriak Bara di luar pintu


" Hiks... Dad, mom " Bara menangis Karena ia tidak juga di bukakan Pintu kamar


" Dad, itu Bara " Kata Catline


" Ini sedikit lagi Mom, Tanggung " Keluh Ansel


" Percepat Dad, nanti Keburu Bara Semakin menangis " Kata Catline


Ansel Langsung mempercepat Gerakannya


" Aaauuhhhhhh... "


" Bareng Sayang "


" Iya Dad "


" Aaaaaaaaaaahhhhhhhhh.... " Ansel Mencapai Puncak Sosis Miliknya benar-benar tenggelam Dalam di dalam surabi


" Lepas Dad " kata Catline Yang ingin cepat-cepat Menghampiri Putranya


" Tunggu sebentar sayang, Biar benih yang Aku tanam Masuk dulu " kata Ansel yang menahannya


" Tapi di Luar Bara sudah menangis Dad "


" Ck.. Apa sih pekerjaan Para Bodyguard itu bisa-bisanya dia membuat Putra Kita menangis " Keluh Ansel


Catline mengheikan Napasnya Bisa-bisanya Suaminya ini malah menyalahkan Orang lain dah jelas-jelas Putra mereka mencari keberadaan Catline dan juga Ansel


Setelah Beres Catatan langsung keluar kamar ia langsung mencari Keberadaan sang Putra " Di mana Putra ku? " tanya Catline kepada Pramugari


Catline Langsung Menghampiri Sopa " Astaga Bara " Ucap Catline yang melihat Bara yang sedang tertidur di Atas Sopa dengan Wajah yang cemong dengan Coklat


" Ada Apa Sayang? " tanya Ansel yang baru keluar


" Lihatlah Putra Mu Dad " Kata Catline


Ansel bukannya Marah ia malah tersenyum " Putra Daddy lucu sekali " Ucap Ansel yang langsung berjongkok di depan Bara


Sedangkan Ken Ia Malah Asik dengan Game yang berada di Handphone


Catline langsung mengambil Tisu Basah Lalu membersihkan Wajah Bara dari coklat " Kenapa Wajahnya bisa di penuhi dengan Coklat " keluh Catline


" Itu Nyonya "


" itu Apa? " Tanya Catline


" Tadi Tuan Kecil menangis Lalu Saya tawarkan Makan Coklat Eh saya Pikir akan makan hanya sedikit " Kata Salah satu Bodyguard itu


Tanpa Di teruskan Catatan Tau Apa yang di lakukan Oleh Putranya Ia pasti menginginkan Coklat Yang lebih Banyak Apa lagi Bara sangat Menyukai Coklat


" Lain Kali jangan kasih Bara Coklat Karen Bar tidak bisa Makan Coklat Banyak-banyak " Tegur Catline


" Kenapa Sayang, Bukanya Coklat enak " Kata Ansel


" Gigi Bara itu tidak tahan Dengan yang manis, Nanti setelah Bara bangun pasti dia akan menangis karena giginya yang sakit " Jawab Catline " Makanya Aku tidak pernah memberi Bara makanan Manis terlalu Banyak "


Ansel mengangguk mengerti ia langsung Menatap Para Bodyguard yang dengan lancang Memberikan Coklat Kepada Putranya " Jika kalian Mengulanginya Lagi Maka Saya Akan kirim kalian ke Negara yang Tidak mungkin kalian Bisa kembali lagi " Kata Ansel


" Maafkan kami Tuan " Kata Bodyguard itu sambil menunduk


Catline membuang Napasnya pelan " Ini bukan salah Mereka, Mereka memberikan Coklat Pasti karena Bara yang tidak henti-hentinya menangis tadi " Kata Catline


Ansel langsung memalingkan wajahnya kearah lain " Mom " Panggil Ken


" Iya Ken, Ada apa? " tanya Catline


" Mom, Apa Ayah Akan menyusul kita? " tanya Ken


Catline Melirik Ansel " Kalo kerjaan Ayah sudah beres pasti Ayah akan menyusul kita " jawab Ansel Langsung


Ken Langsung tersenyum " Benar Dad? " Ansel Menganggukkan kepalanya


" Benar Ken " Jawab Catline

__ADS_1


" Tapi, kenapa Ibu tidak ikut dengan kita Kan Ibu Gak Ada kerjaan? " tanya Ken


Lagi-lagi Catline merasa kasian Kepada Ken Ia benar-benar Tidak tega melihat Ken Yang Sedih " Ken, Sini Nak " pinta Catline


Ken berjalan kearah Catline Lalu duduk di samping Catline " Nanti Jika Ken Rindu Ibu, Ken Bisa Menemui Ibu " Kata Catline mengelus kepala Ken Dengan lembut


" Tapi Ayah pasti Akan Marah " Lirih Ken


" Ken, Kita Sedang dalam perjalanan Untuk berlibur jadi Ken jangan Sedih seperti ini, Dan Tugas Ken itu bermain Bukan memikirkan Orang-orang Dewasa Jadi Ken Jangan sedih lagi Ya " kata Ansel yang ikut iba Kepada Ken


Walaupun Usia Ken Baru Dua tahun lebih Tapi Ken meras Iri kepada Bara Yang selalu di perhatikan Oleh Mommy dan Daddy nya. selama Ini Ken Tidak pernah merasakan Apa yang di Rasakan oleh Bara Bisa kumpul bersama dengan Ibu dan Ayah nya.


Cinta Kasih yang di berikan oleh Catline dan juga Ansel tidak seberapa dengan Cinta Kasih dari Kedua orang Tuanya.


" Ken, sini Ada mommy Dan Daddy Jadi Ken Jangan sedih lagi ya, Kami Akan selalu menyayangi kamu seperti Kami menyayangi Bara Putra Kami " Catline memeluk Ken


Catline juga pernah hidup sendiri bahkan Harus Hidup Luntang Lantung di Jalanan Namun Berkat usaha Dan Ketekunannya Ia bisa menggapai Mimpinya untuk Mejadi seorang penulis, Catline berharap Suatu Saat Nanti Ken Akan menjadi Pria yang pekerja keras dan bisa meraih Mimpinya walaupun Ken Hanya Akan Mendapatkan Cinta dan kasih dari Dean, Catline dan Juga Ansel.


Ken Memeluk Catline Dengan erat ia benar-benar Merakan Hangat ketika sedang di peluk Oleh Catline, Baru Kali Ini Ken Merakan kehangatan dari seorang Ibu " Ken sayang Mommy " Ucap Ken


" Mommy juga sayang sama Ken, jadi Mulai Hari ini Ken Harus bahagia ya Jangan sedih lagi " kata Catline Yang langsung di balas Anggukan Oleh Ken


Ansel tersenyum Ia senang karena Catline Sangat lembut dan juga Penyayang " Terimakasih Sayang " bisik Ansel Pelan


Catline tersenyum Lalu ia menganggukkan kepalanya.


...****************...


Sedangkan di Perusahaan Dean Sedang sibuk dengan kerjaannya " Sial kenapa Banyak sekali kerjaan Gue " keluh Dean " Gimana Gue mau menyusul Putra gue kalo kerjaan saja Masih menumpuk seperti ini " Dean mengusap wajahnya


.Tok.


tok..


tok


" Masuk " Ucap Dean sedikit berteriak


Ceklek...


" Ada apa? " tanya Dean


" Tuan, Ini sudah mau jam Makan siang, Anda mau Di pesankan Makanan Apa? " Tanya Nova Ragu-ragu


Dena langsung menghentikan Aktivitasnya lalu menatap Nova " Kamu pesankan Apa Saja Yang penting saya Makan " Kata Dean Langsung ia tidak ingin Banyak permintaan Apa lagi kerjaannya Masih Banyak


" Baik Tuan " jawab Nova yang langsung keluar dari Ruangan Dean


Dean Menggelengkan kepalanya " Gitu saja pake tanya " Keluh Dean


Sedangkan di Luar Nova bingung Harus membelikan Apa untuk Makan siang Dean " Aku belikan Apa ya, Bingung aku " Keluh Nova Sambil menggaruk kepala yang tidak gatal


Nova Berjalan ke Kantin Ia langsung meminta Koki Kantin Untuk menyiapkan Makan siang Untuk Dean


Koki Kantin walaupun Meraka Merasa Heran Karan baru kali Ini Dean mau makan makanan Kantin Tapi mereka dengan sigap Membuatkan Makanan yang paling Enak untuk Dean.


" Nona, Ini Makanannya sudah siap " Kata Koki


" Ah iya, terimakasih ya Pak " Kata Nova sambil tersenyum


" Sama-sama Nona, Mudah-mudahan Tuan Dean Suka " katanya


Nova tersenyum lalu membawa Makanan yang di Buat Oleh Koki ke Ruangan Dean


Tok...


tok...


tok...


" Masuk " Kata Dean


Nova Masuk kedalam ruangan Dean dengan membawa Nampan " Tuan, Ini Makan siang Anda " Kata Nova


" Hmm. simpan saja di sana " Kata Dean


Nova mengangguk mengerti ia menaruh Makana di Atas Meja lalu ia langsung pamit keluar dan Langsung Pergi ke kantin kembali untuk mengisi Perutnya yang kosong


" Untung Yang Seperti Tuan Dean hanya satu, Kalo ada Dua bisa-bisa Aku Mati berdiri " Gumam Nova Pelan ia langsung memakan Makana yang sudah Nova Ambil tadi


Hari sudah mulai Sore Nova sudah bersiap untuk pulang " Tunggu " Kata Dean yang berjalan ke Arah Nova


" Ada Apa Tuan? " tanya Nova


" Kamu hari ini harus lembur karena kerjaan sedang banyak Apa lagi besok Ada meeting Pagi-pagi sekali " kata Dean Kepada Nova


" Tapi Tuan "


" Tidak Ada Tapi-tapian, Atau kamu mau Aku adukan kamu kepada Tuan Ansel karena kamu tidak mau Lembur " ucap Dean dengan tatapan yang dingin

__ADS_1


__ADS_2