MY STUPID SEKRETARIS

MY STUPID SEKRETARIS
Episode 21


__ADS_3

Mikha sangat senang dengan jawaban Rendra karena setuju dengan ide Mikha.


" Ya sekarang memang papa akan diam saja, toh nanti kalau sudah menjadi menantu papa, dia juga akan tahu, wih pasti bangga tuh anak, idolanya me jadi mertua dia tapi papa pengen tahu apa usaha anak itu untuk bisa mendapatkan kan putri papa yang istimewa ini." jawab Rendra.


" Ih papa mulai deh, iya kalau benar, kalau tidak? " tanya Mikha dengan kesal.


" Feeling papa mengatakan itu, kita lihat saja besok bagaimana kemampuannya dalam mendapatkan simpati papa, dan mendapatkan kontrak kerjasama itu, kamu diam saja, jangan membantunya." kata Rendra lagi.


" Maka dari itu papaku sayang, biarlah si bos Mikha ini mengandalkan kemampuan dia sendiri tanpa bantuan orang dalam, untuk menaklukkan Ndendra Ibrahim, calon mertua, eh kok malah ikut ikutan. " Mikha segera menutup mulutnya nyang sering suka benar.


" Hehehe pa ngaku dia, kan terkadang bicRa kan Mikha suka benar iy kan pa." Tawa Cecilia ngakak diikuti tawa Rendra dan Raisha.


" Ih selalu Mikha yang di pojokkan, lebih Baik bobok cantik, Bernard sudah menunggu dengan harap harap cemas." Mikha menyelesaikan acara makannya dan memilih kembali ke kamar dia, dari pada menanggapi keluarga Somplak dia, semua tidak ada yng benar baik orang tua maupun anaknya.


Malam ini Exel juga pulang ke rumah, biasanya dia memilih pulang ke Apartemen dia daripada kerumah, paling paling di rumah akan ada satu atau dua sahabat mamanya, yang datang, dan ujung ujungnya aoan menjodohkan putri mereka pada Exel.


" Assalamu'alaikum ma, pa." Exel duduk di ruang keluarga dimana ke-dua orang tuanya berada.

__ADS_1


" Tumben, putra kesayangan papa balik nke rumah hem, sudah kangen mama atau papa?" tanya Alex.


" pa ma, kapan sih sahabat sahabat papa dan mama itu berhenti menjodohkan anak anak mereka ke Exel. Risih tahu tidak ma, mana agersif semua, jadi wanita itu yang jual mahal sedikit dong, punya harga diri." ucap Exel dengan kesal.


" Maaf sayang, itu sungguh bukan kemauan mama, tapi yang seperti apa yang menurut kamu cocok dijadikan istri? " tanya Jenny.


" yang kuat, dan mengerti seni, Sehingga bisa menggantikan Exel ketika Exel sibuk mengurus usaha IT Exel." Jawab Exel dengan tegas, dia tidak begitu tahu seni, apalagi perhiasan, dia lebih fokus ke pemasaran saja selama ini.


" Jadi kamu masih memikirkan wanita itu, yang sudah meninggalkan kamu di saat acara pernikahan, kalau Papa mah Buang aja ke laut. Masih banyak wanita yang lain yang lebih dari dia Iya kan ma." ucap Alex kepada Jenny .


"Papa kamu benar kemarin Mama lihat ada sekretaris barunya Exel di kantor anaknya cantik lucu sepertinya Mama suka dengan dia. Mengingatkan zaman mama muda dulu dia Barbar seperti mama." jawab Jenny.


" apa jatuh cinta sama perempuan anak itu, ih amit-amit meskipun di dunia ini hanya ada satu wanita yaitu Mikaila itu, ogah deh Exel punya istri seperti dia stupid ,Tulalit ceroboh semuanya nempel padanya nggak ada bagus-bagusnya." jawab Exel kesal.


Sontak Jeny dan Alex tertawa keras, persis seperti Alex, ogah tapi mau, bucin malah.


" Papa harap kamu jangan terpaut Masa lalu biarlah masa lalu menjadi pelajaran bagi kita, bukan menjadi penghalang masa depan Kita, sudah meninggalkanmu demi karirnya ,Papa yakin dia tidak cocok menjadi istrimu. " ucap Alex.

__ADS_1


" Tapi selama ini tidak hadir lebih baik dari dia Pak cuma Fiona yang mengerti Exel dia Anggun, dia keibuan beda dengan perempuan-perempuan selama ini mendekati Exel, mereka hanya menonjolkan keindahan tubuh mereka, bukan jati diri mereka itu yang tidak Exel suka dari mereka." jawab Exel


Jeny dan Alex paham kalau , Putra mereka masih mengharapkan Fiona tapi Alex dan Jenny akan berusaha untuk membuat Exel melupakan wanita itu, dia tidak cocok untuk Exel, wanita yang hanya mementingkan dirinya sendiri bukanlah wanita dan istri yang baik, bukanlah ibu yang terbaik untuk anak-anak mereka, dia akan menjadi wanita egois.


" Sudahlah sayang sebaiknya kamu istirahat saja besok kan masih harus bekerja pasti kamu capek. " Kaya Jenny.


Dia meminta anaknya untuk istirahat karena Kalau diteruskan akan kemana-mana dan akan menambah luka baru untuk Exel.


Exel segera masuk ke dalam kamar, sementara Jeny dan Alex sungguh tidak rela kalau seandainya Exel kembali pada Fiona. Wanita itu sebenarnya hanya memanfaatkan Exel supaya dia bisa kenal seniman asing dan mendapatkan rekomendasi dari dia untuk go internasional, dan membatalkan sepihak pernikahannya dengan Exel padahal esok paginya mereka menikah.


" Pa coba lihat, ini sekretaris Exel yang baru, tadi mama ambil fotonya tanpa dia tahu, cantikkan, dia lucu tegas walau terkadang agak menjengkelkan dia bahkan berani membantah Exel."


Alex menerima ponsel Jeny dan memperhatikan wajah Mikayla tersebut. Pria paruh baya itu mengerutkan keningnya karena wajah itu sepertinya sangat familiar sekali,


" Coba mama perhatikan wajah gadis itu, sepertinya wajah ini tidak asing lagi deh." ucap Alex.


"Memangnya papa sudah pernah melihat dia sebelumnya? " tanya Jenny dengan penasaran.

__ADS_1


Alex mengambil ponselnya mencari website tentang keluarga Ibrahim tentang profil keluarganya tapi yang tertera di sana hanyalah Michael dan Mike, tidak ada profil putri dari Narendra, tapi Alex yakin kalau mereka sangatmirip. Alex memanggut-manggutkan kepalanya karena dia tahu kalau Putra pertama Narendra adalah kembar 3.


" Mah coba lihat ini, dan bandingkan foto sekretaris Alex dengan si kembar M yang terkenal itu! " pinta Alex. Kedua nya saling pandang dan tertawa cekikikan, mereka jadi curiga kalau si Mikha itu nada hubungannya dengan keluarga besar itu, bahkan Exel ingin sekali seperti mereka.


__ADS_2