MY STUPID SEKRETARIS

MY STUPID SEKRETARIS
Episode 57


__ADS_3

Setelah mengatakan semua itu, Mikha segera pergi meninggalkan Fiona yang masih berdiri di lobi kantor. Satpam segera mendekati Fiona untuk segera pergi, karena menggangu pekerjaan karyawan di sana.


Tidak hanya itu, di tempat parkir Fiona juga di cegat dengan dua orang berpakaian hitam hitam, layaknya bodyguard, dan itu benar mereka adalah bodyguard bayangan Mikha.


" Siapa kalian?" tanya Fiona dengan penasaran, ada perasaan takut dan was was juga.


" Sebaiknya anda jangan pernah mengganggu nona kami, kalau masih ingin hidup dengan bebas nona!" salah satu bodyguard memperingatkan kepada Fiona.


" Siapa nona kalian, saya tidak punya urusan dengan dia." jawab Fiona dengan kesal.


" Mikhayla cahyani ibrahim, tahu sendiri kan siapa keluarga Ibrahim, sampai sedikit saja keluarga nya di sakiti, maka selamanya anda tidak akan pernah hidup tenang, bahkan matipun tak akan tenang." ancam mereka lagi.


Fiona menelan salivanya dengan kasar, siapa di kota tersebut yang tidak mengetahui keluarga Ibrahim, bahkan keluarga tersebut berhubungan langsung dengan geng mafia terkenal di Rusia.


" Ke keluarga Ibrahim, ja jadi dia.... ?" tenggorokan Fiona terasa ada yang mencekiknya, keluarga ibrahim berarti dia putri dari dr Raisha, dokter yang dulu sudah menyelamatkan ibunya dan dia, serta keluarga terkenal dengan kettegasannya.


Fiona jadi galau, kalau dia teruskan niatnya, maka akan berhadapan dengan keluarga besar itu, tapi kalau dia tidak teruskan rencananya hidupnya akan menderita, dep kolektor dari perancis pasti akan segera menemukan dia, karena semua hutang hutang Robert pacarnya atas nama Fiona.

__ADS_1


Fiona dengan lunglai berjalan ke arah mobilnya dan pergi dari kantor Axel dengan berbagai pertimbangan. "Ah sialan, apa yang harus aku lakukan, aku tidak boleh menyerah begitu saja, sekarang aku harus menghindari si wanita gila itu dan fokus pada Axel, rencana harus serapi mungkin dan jangan sampai Mikha dan bodyguardnya itu tahu." gumam Fiona.


Perempuan itu masih saja belum menyerah, tapi sekarang dia akan diam dulu sambil mencari waktu yang tepat untuk melancarkan aksinya.


🌷🌷🌷


Sebulan berlalu, Fiona tidak muncul lagi di hadapan Axel maupun Mikha entah apa yang perempuan itu lalukan. Sementara kedua orang tua Axel meminta Axel untuk segera memperkuat hubungan mereka.


Malam ini mereka berkunjung di kediaman Narendra ibrahim untuk melanjutkan rencana mereka, meminta secara resmi Mikha kepada kedua orangtuanya.


" Tuan Rendra malam ini tujuan kami datang kemari yang pertama untuk bersilaturohmi dan yang kedua kami mewakili Axel putra kami untuk meminta ijin pada tuan dan nyonya Narendra untuk melamar Mikhayla menjadi istri dari putra kami." Alex mewakili putranya untuk meminang Mikha.


Malam ini kebetulan semua anggota keluarga berkumpul di rumah, bahkan Mike dan Michael juga ada. " Wah adikku ternyata sudah dewasa ya , sudah ada yang melamar, awas mau punya suami kalau tidur jangan mendengkur lagi, nanti di kira kerbau mau beranak." Mike malah meledek adiknya, merusak suasana saja.


" Enak saja , kau tuh yang mendengkur seperti babi hutan, gak bisa jangan percaya Axel, nanti buktikan sendiri saja." jawab Mikha tidak terima kalau dia diejek mendengkur.


Semua yang ada di ruangan tersebut tertawa terbahak bahak melihat kakak beradik itu yang malah berantem. "Mike sudah, jangan kau rusak suasana, lihat itu baby kita nangis ntar, kau harus siapkan susu sepanci nanti buat menghiburnya." awalnya seperti mau menengahi eh malah bang michael menambah godaannya.

__ADS_1


Mikha tidak mau menjawab lagi dia cuma manyun saja di pojok sofa. Memang keluarga yang aneh, biasanya moment seperti ini akan sangat berharga dan sakral, tapi mereka malah menggoda adiknya dengan ledekan yang tidak bermutu.


"Sudah sudah kasihan tu si Mikha, bagaimana kalau Axel jadi ilfil calon istrinya suka mendengkurlah ini lah." Akhirnya harus sang ibu yang menengahi semua kekacauan tersebut. Mikha merangkul dan mencium pipi Raisha dan mencebik ke arah kedua kakaknya tersebut.


Axel bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah Mikha yang duduk di sebelah mamanya, dia berjongkok di depan Mikha. Salah satu lulutnya bertumpu pada lantai ruang tamu tersebut.


"Mikha, izinkan aku pria yang kaku dan tidak pandai merangkai kata kata ini untuk meminangmu, menjadikanmu pendamping hidupku, mengiasi hari hariku yang sepi, serta menjadikanmu ibu dari anak anakku." Axel mengeluarkan sebuah cincin berlian yang pernah di gambar Mikha di kantornya, sengaja Axel tidak mempublikasikan cincin itu dan dia persembahkan untuk Mikha seorang.


"Aku terima lamaran kamu, dan jangan pernah mengecewakan aku, sekali aku kecewa maka akan sulit untuk menyembuhkannya, itu adalah prinsip dari keluarga ini tidak ada penghianatan, kalau itu sampai terjadi jangan harap kau bisa menemukan aku." jawab Mikha, dia terima lamaran Axel dengan sebuah syarat yang berat, Mikha sengaja melakukan hal itu supaya AXel lebih tegas kepada Fiona karena MIkha yakin kalau perempuan itu masih belum akan menyerah, dia pasti punya rencana lain lagi.


"Aku berjanji akan setia, hanya ada satu nama yang terukir di dalam hatiku ini, kau tahu sendirikan , dan jangan percaya dengan omongan orang luar sebelum ada bukti yang nyata dan penjelasaku, suatu saat kalau ada konflik dalam keluarga, jangan pernah kita selesaiakan dengan emosi dan kekerasan hem, aku pasti akan menyelesaikannya dengan baik." Axel berjanji dengan sungguh sungguh sungguh.


Saat ini dia juga khawatir dengan satu orang karena belum ada tindak lanjut padanya, Axel ingin segeera bertindak, tapi orangnya tidak melakukan apaapa setelah malam itu.


Axel menyematkan cincin tersebut di jari manis Mikha, sebuah cincin berlian forevermark, Yang melambangkan sebuah cinta sejati kini sudah tersemat di jari manis tersebut.


"Ini kan desainku sendiri Ax?'' tanya Mikha, dia memandang cincin tersebut dengan mata berkaca kaca, darimana Axel tahu desain itu, pernah Mikha menggambarnya membayangkan nanti dia akan memakainya, dan ini di wujudkan oleh seorang Axel.

__ADS_1


Mereka juga menentukan tanggal pernikahan keduanya, tepatnya satu bulan lagi. Mikha dan Axel akan melangsungkan ijab dan Qabul di tempat ini tempat dimana Mikha di besarkan dan akan di lepas ke tempat suaminya.


Raisha dan Narendra merasa sangat terharu, salah satu buah hati mereka telah mendapatkan jodohnya, dan semoga bahagia sampai ke jannah.


__ADS_2