
Jadi, selama ini gue doank aja yang kegeeran ama kak gavin? perhatian-perhatiannya padaku dan kebaikannya, dia Cuma nganggap angin lalu doank, emank apa pentingnya sih perasaan gue yang mulai tumbuh, belum tumbuh juga udah keinjak-injak. Erin ingin sekali pergi kemana saja asalkan bukan di ruangan ini tapi kayaknya rasa sedihnya itu harus ketunda dulu karena pestanya tante dewi belum kelar. Erin yang berdiri di samping irgi bentar-bentar melirik ke arah gavin dan ceweknya.
Irgi yang memperhatikan erin sejak tadi merasakan suasana hati erin lagi kurang good.
“Ngomong-ngomong elo nggak punya cowok ya ren”, tanyanya tiba-tiba. Erin memandang irgi dengan tatapan senewen, ”Ihhh koq nanya pacar segala sih” kata erin sewot. irgi tersenyum dan mulai menganggu erin. ”Bukannya elo naksir ama gue ,gue pernah denger-denger nih dari sumber terpercaya”, R
Erin yang melotot langsung mengingat jeni dan fari tersangka nomor wahid, tu dua anak yang ngebocorin nih awas aja.
“Wah, sumber kak irgi kurang terpercaya gak valid tuh,”! Dengan wajah yang bentar lagi semirip tomat. Irgi yang cekikian melihat tingkah Erin yang salah tingkah, ”Emm…Bener nih, gue udah kegeeran loh ren, emank kalau sesame sepupu gak boleh ya”. What! sableng nih kak irgi koq bilang gitu sih….
Dengan menahan malu dan wajah erin yang seperti kepiting rebus, mencoba ngomong dengan sabar.
”kak irgi mau lihat gue bentar ngilang dari bumi ini atau gue koit gitu, gak prnah lihat cewek-cewek kalau udah cemburu mati, suka kalap seperti trio ikan teri kemaren!”, Wah mereka seperti kerasukan deh”.
Kemudian wajah irgi berubah serius ama erin, ”Maafin gue ren itu salah gue”
Erin dengan cuek menepuk punggung irgi, ”Gimana kalau fans kak irgi di bina gitu deh, kasih ceramah agama kek, dikasi petuah-petuah kek”. erin cekikian melihat irgi yang mempertimbangkan usul erin.
__ADS_1
“kak irgi serius banget sih, aku Cuma bercanda kali”, irgi yang masih merasa bersalah dengan peristiwa kemarin menampakkan wajah menyesal, ”Ini bukan lelucon ren, kalau raka waktu itu gak datang, elo bisa kenapa-kenapa”.
“Apa yang terjadi dengan erin”?
Seseorang yang sejak tadi memperhatikan keakraban erin dan irgi dari jauh, gavin menghampiri mereka dengan raut muka kurang senang. ”Apa yang terjadi dengan erin? gavin menatap irgi dengan suara teredam tapi ada kemarahan disuaranya.
“Nggak terjadi apa-apa koq”, erin tiba-tiba gak mau kalau kejadian kemarin ketahuan ama kak gavin. ”Bukan sesuatu yang penting koq ka, sambil melirik irgi yang berada di sampingnya.
Wajah cewek disebelahnya tiba-tiba berubah dengan wajah gak suka, terang-terangan dia perlihatkan malah. “Vin, jadi ini adiknya merina”? kata cewek itu.
”gak sangka mirip banget ya”. Tapi pandangan matanya menatap pakaian yang dikenakan erin sangat merendahkan, ih napa nih cewek gue siram air juga baru rasa,mood gue kurang bagus hari ini perlu alternatip mau di salurin kemana, kata eein ngedumel sendiri di balkon.
Erin berbalik dan melihat gavin sudah berdiri di sampingnya. ”Oh, emm nggak mikirin apa-apa koq”. Dia tersenyum dan mengusap-usap kepala erin, dalam hati erin mengeluh, begini nih yang bikin bikin hati gue yang keinjak tumbuh lagi seperti rumput liar.
^^
Erin menghembuskan nafasnya untuk kesekian kali sambil memandang buku-bukunya yang nangkring di atas meja kelas. Emm aku ama kak gavin bagaikan bumi dan langit…semenjak di pesta tante dewi beberapa hari yang lalu, aku baru tahu kalau kak gavin adalah penerus rumah sakit terbesar di beberapa kota,,,,,
__ADS_1
Terlalu jauh,,,,bagiku kak gavin terlalu jauh untuk aku jangkau,,,sambil mencoret-coret buku tulis yang ada dihadapannya,,,,huufffff…dia membalikkan kepalanya lalu mendapati sepasang mata tajam yang dari tadi mengawasinya.
Tertatap oleh raka yang menyilangkan tangannya sambil menatap erin yang dari tadi melamun. Erin lalu memperbaiki posisi duduknya dan dengan cepat membelakangi raka. Ngapain sih dia liatin aku.
Jeni dan fari lari tergopoh-gopoh menuju rena. "Eriiiiiiinnn ,ren mana lo! aduuuuh ngapain sih lo nongkrong di sini, ada berita nihhhhh…cepetan kita keluar”.
“Ada apa sih berisik tau”!, emank berita apaan”.
“Pokoknya ikut deehhhh,,,cepetan non lemot banget sih”, kata fari menarik erin yang masih bengong.
Sosok yang selalu di pikirkan erin kini berdiri di depan gerbang, berdiri menunggunya, erin terkesiap dan memandang kak gavin yang sambil melirik jam tangannya dan berdiri di depan mobilnya.
“Ren,,,oi ren koq bengong sih, kak gavin dah nungguin tuh”. kata fari yang membuyarkan lamunan erin.
Erin melangkah dan nggak mengerti dengan perasaan yang dialaminya ini, serasa bercampur aduk deh,,,Kak gavin menyadari kehadiran erin, kemudian dia tersenyum padanya, Erin terhenti dari berjalannya kemudian dia melihat cahaya di sekitar kak gavin yang bersinar benderang,,,,,,
“Ngapain sih tuh anak, seperti kerasukan aja deh”. kata fari yang mengamati erin dari kejauhan.
__ADS_1
“Ck ck ck,,,gini nih kalau cewek gak pernah jatuh cinta, kata jeni sok.
”itu tuh namanya falling in love non…..mereka cekikian ngelihat erin berjalan seperti terhipnotis.