
Alvin melihat Nisa yang sedang berdiri di pinggir jalan. sepertinya Nisa sedang menunggu taxi yang lewat. Alvin menghentikan mobilnya di depan Nisa.
"Sayang, ayo masuk!" ucap Alvin dari balik kaca mobil yang terbuka.
Bisa-bisanya Mas Alvin masih bisa memanggilku sayang," batin Nisa sambil mengalihkan pandangannya. dia malas untuk menatap suaminya.
"Taxi," Nisa melambaikan tangannya. dan taxi yang dia cegat berhenti di belakang mobil Alvin.
Nisa segera masuk ke dalam taxi. Alvin keluar dari mobil dan berusaha untuk mencegat taxi itu. namun keburu taxi itu pergi.
Ah sial," gumam Alvin lalu buru-buru masuk ke dalam mobilnya.
Alvin mengejar taxi yang di naiki oleh Istrinya. namun saat di perempatan lampu merah, Alvin terpaksa harus menghentikan mobilnya. sedangkan taxi yang di naiki Nisa sudah pergi menjauh.
Ah sial, mending aku ke rumah Nisa saja. palingan dia pulang ke rumahnya." batin Alvin
Setelah lampu hijau, Alvin dan pengendara lainnya kembali mengemudikan kendaraan mereka.
Tujuan Alvin saat ini ke rumah orang tua Nisa.
Akhirnya Alvin sudah sampai di depan rumah orang tua Nisa. dia segera turun dari mobilnya. Alvin melangkah menuju pintu masuk.
Tok tok
Alvin mengetuk pintu rumah itu. cukup lama menunggu namun tidak ada yang membukakan pintunya.
Apa penghuni rumah ini tidak ada di rumah, lalu Nisa pergi kemana," gumam Alvin lalu dia memilih untuk duduk di kursi yang ada di teras rumah.
Alvin mencoba menghubungi Nisa namun Nisa tidak mengangkat panggilan telfonnya. setelah lama menunggu, Alvin melihat Bu siti yang baru datang.
"Nak Alvin, apa sudah menunggu lama?"
"Lumayan Mah," ucap Alvin sambil melangkah mendekati Bu Siti. "Nisa dimana yah Mah?" tanya Alvin
__ADS_1
"Bukannya Nisa pergi menemuimu, apa kalian tidak bertemu," Bu Siti merasa heran saat Alvin menanyakan Nisa.
"Sempat ketemu tapi Nisa pergi gara-gara melihatku hendak melafadzkan ijab qabul. maaf yah Mah, Alvin khilaf, Alvin tidak bisa membantah perkataan Mamah Hilya." Alvin merasa bersalah karena telah melukai hati Nisa.
"Mamah juga kecewa sama kamu Nak, apalagi Nisa sedang hamil dan baru pulih. dia sempat di rawat di RS karena kekurangan cairan. Nisa terlihat kurus dan seperti banyak fikiran. Mamah juga sedih melihatnya."
"Mah, lalu Nisa dimana?"
"Mamah juga tidak tahu Nak, coba kamu cari dia Nak. Mamah khawatir dengan dia."
"Baik Mah, kalau gitu Alvin pergi dulu, Assalamu'alaikum" ucap Alvin berpamitan.
"Waalaikum'salam, hati-hati Nak."
"Iya Mah," jawab Alvin
Alvin segera pergi dari hadapan Bu Siti. dia akan segera mencari keberadaan Nisa.
Alvin akan ke rumah Melda terlebih dulu. bisa jadi Nisa berada disana. karena Nisa dan Melda berteman akrab.
Alvin yang sudah berdiri di depan rumah, segera mengetuk pintu rumah itu.
Tok tok
Kebetulan Melda sedang berada di rumah. dia langsung membukakan pintu rumahnya.
"Mel, dimana Nisa?"
"Situ suaminya kok nanya sama saya," ucap Melda sinis karena dia sebal kepada Alvin setelah dia mendengar cerita dari Nisa.
"Nisa tadi menghampiriku namun aku mengecewakannya, sekarang aku mau mencari keberadaannya."
"Nisa tidak ada disini," ucap Melda
__ADS_1
"Coba kamu telfon, tadi aku sudah mencoba menghubunginya namun dia tidak mengangkatnya juga," ucap Alvin
Melda merasa khawatir saat tahu jika Nisa tidak bisa di hubungi.
"Sebentar, aku cari ponselku dulu," Melda berlalu masuk ke dalam rumah.
Melda sudah menghubungi nomor ponsel Nisa. namun Nisa tidak juga mengangkatnya.
Melda menghampiri Alvin yang masih berdiri di depan rumahnya.
"Nisa tidak bisa di hubungi," ucap Melda
Alvin terlihat lesu sekaligus khawatir. apalagi saat ini Istrinya sedang hamil.
"Baiklah, aku mau mencarinya," Alvin segera pergi dari hadapan Melda.
Setelah kepergian Alvin, Melda mencoba untuk menghubungi Nisa lagi. beberapa kali mencoba, akhirnya Nisa mengangkat juga panggilan telfonnya.
📞"Hallo Nis, kamu dimana? sama siapa? apa kamu baik-baik saja?" Melda menanyakan beberapa pertanyaan karena dia sangat mengkhawatirkan Nisa.
📞"Astaga Melda, kamu kayak polisi saja nanya tidak ada titik komanya," ucap Nisa dari balik telfon.
📞"Aku khawatir sama kamu Nis, kamu dimana sih? tadi suamimu mencarimu kesini," ucap Melda
📞"Aku di tempat biasa Mel," kata Nisa
📞"Tempat biasa yang mana? di cafe apa di danau?"
📞"Pinggir danau nih," jawab Nisa
📞"Aku kesana yah, kamu jangan pergi!"
📞"Baiklah, tapi kamu jangan beritahu Mas Alvin, aku lagi malas menemuinya," ucap Nisa
__ADS_1
Setelah selesai bicara, Melda segera mematikan panggilan telfonnya. lalu dia bersiap untuk pergi menghampiri Nisa.
°°°