Noktah Merah Buku Nikah

Noktah Merah Buku Nikah
BAB 19. Pertanyaan Satu Juta Dollar


__ADS_3

"Gao, kamu gapapa kan?" Gao mengangkat kepalanya saat ditegur oleh atasannya yang berpangkat sebagai seorang Presiden Direktur.


Gao yang merupakan General Manager tentu mendapat banyak akses untuk bertemu sang presiden direktur, Gao tersenyum kepada pria itu yang merupakan ayahnya sendiri.


"Gapapa, Pah, Gao cuma lagi capek aja, Papah kapan nyampenya?" jawab Gao mengelus kepalanya sendiri lebih tepatnya keningnya yang berkeringat dingin.


"Baru saja, Papah cuma mau ngecek, kamu kalau sakit pulang aja, Papah denger istri kamu hamil lagi yah?" jawab Papah Fang ~Ayah Gao.


Papah Fang menatap Gao sejenak yang membuat Gao mengangguk. "Papah tahu darimana?"


"Besan yang ngasih tahu, besok juga ada acara syukuran gitu, kamu pasti tahu kan?" ujar Papah Fang menjawab pertanyaan putranya itu.


Gao terdiam, perasaan dia tidak mendapat pemberitahuan apapun sampai dia sadar bahwa banyak panggilan tidak terjawab dari ponselnya.


"Tahu Pah, kalau begitu Gao ke toilet dulu yah, Pah," ujar Gao berdiri dan berjalan meninggalkan Papah Fang namun langkahnya terhenti.


"Tidak ada yang bisa kamu sembunyikan Gao, dua kepala lebih baik daripada satu, Papah sudah tahu masalah rumah tangga kalian," ujar Papah Fang yang membuat Gao membalikkan badannya.


"Maksud, Papah?"


"Kamu tidak pernah segelisah ini selama beberapa tahun kecuali saat kamu hendak melamar Jia dan kamu mengalami kegelisahan yang sama sekarang, kamu melakukan kesalahan kan? Masih sama pundak Papah masih ada untuk kamu."

__ADS_1


Tak bisa terbantahkan lagi, Gao yang lahir tanpa seorang ibu dan di asuh oleh single Daddy sangat tidak bisa lepas dari ayahnya, dia memeluk Papahnya itu dan menangis disana, penyesalan dan keluh kesahnya dia ceritanya dan luapkan semua.


"Tahu gak kenapa, Papah tidak menikah semenjak Mama kamu meninggal dulu, padahal Papah bisa aja menikah Toh usia Papah masih muda dulu," ujar Papah Fang mengusap punggung Gao. "Karena Cinta."


"Kamu tahu, Papah pernah bosan sama Mamah, Papah pernah pengen cerai tapi Papah sadar bahwa kesetiaan itu bukan tentang bagaimana kita bertahan tapi bagaimana kita tertarik untuk berpisah tapi setiap memandang wajahnya kita jatuh cinta, itulah sebabnya kenapa Papah jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama, Papah tahu Nak, meminta maaf dan memperbaiki kesalahan tidaklah semudah menghancurkannya terlebih ini menyangkut soal kepercayaan, kamu harus berusaha kembali, apa yang akan menjadi milik kamu tetap akan jadi milik kamu, tapi kamu tahu pertanyaan satu juta dollarnya? Itu adalah bagaimana kamu mempertahankannya."





Gao duduk di depan pintu apartemen Jia, tadi dia ke sekolah Alea tapi ternyata Alea tidak masuk dan di butik juga tidak ada, dia ingin menunggu Jia dan Alea pulang karena dia rindu dengan Alea.


Gao memang sedang sakit, dia demam tapi dia memaksakan diri karena dia yakin dia hanya rindu dengan putrinya.


Sudah sejam lebih, Gao menunggu, langit mendung pertanda hujan, Gao masih duduk walaupun dia harus menahan dingin karena hanya memakai kemeja, jelas inilah yang membuat Gao semakin sakit nantinya.


Tak berselang lama, Gao menangkap kehadiran dari Jia yang datang menggendong Alea, Gao berdiri walaupun berjalan sempoyongan.


"Kak Gao? Ada apa?"

__ADS_1


Gao terdiam sejenak kemudian menambah fokusnya. "Kakak pengen ketemu Alea, perasaan kakak gak enak."


"Oh, Alea lagi sakit, ini baru saja pulang dari rumah sakit, dia demam jadi harus istirahat."


Mendengar itu membuat Gao mengelus rambut Alea yang sedang tertidur, Jia membuka pintu apartemen kemudian menidurkan Alea di sofa.


"Timingnya kurang Pas yah, Kakak pulang aja dulu, biar besok kakak ketemu sama dia," jawab Gao hendak pergi, Jia sebenarnya ragu akan kondisi suaminya yang juga tidak baik-baik saja.


Dan benar saja, tak lama kemudian Gao terjatuh dan tidak sadarkan diri, Jia langsung berlari ke arah suaminya dan memegang badan suaminya yang panas tinggi.


"Ya Allah Kak, kok kalian berdua sakitnya barengan sih," ujar Jia berusaha mengangkat tubuh suaminya masuk ke dalam apartemen.





Assalamualaikum


Ikatan Batin?

__ADS_1


Bab baru sore ini


__ADS_2