Noktah Merah Buku Nikah

Noktah Merah Buku Nikah
BAB 35. Pria Tujuh Tahun Lalu | END


__ADS_3

Andre, Andro dan Syifa kini tengah berbicara bertiga, mereka sudah memutuskan bahwa Andre akan mengakui kesalahannya kepadanya Jia dan Gao agar mereka bisa sama-sama terbuka lagi.


Mengenai Gilbert, mereka semua akan mengurusnya nanti, karena tujuan utama mereka adalah Jia dan Gao.


Mereka semua berusaha menghubungi Gao tapi sama sekali tidak bisa dihubungi, sampai akhirnya mereka memilih menghubungi Jia dan akhirnya sambungan telepon tersebut terhubung.


[Jia, kamu dimana?] tanya Andro saat sambungan telepon tersebut tersambung.


[Aku dijalan mau pulang, emang kenapa?]


[Kamu ke Apartemen aku yah, ada yang mau aku bicarain]


[Kok dadakan?]


[Penting, tapi kamu ada lihat Gao gak, kok sambungan teleponnya gak terhubung?]


[Kak Gao? Ada sih di sekolah Alea, tapi aku pulang duluan, emang kenapa?]


[Yaudah kamu saja dulu, buruan kesini!]


Sambungan telepon itu terputus, Jia langsung menjalankan mobilnya menuju Apartemen Andro tidak jadi pulang ke rumah, tak butuh waktu lama kini dia sudah tiba di Apartemen Andro dan saat dia masuk dia terkejut mendapati Syifa, dan Andre disana.


"Nero, ada apa?" tanya Jia yang membuat Andro melirik Andre.


"Ndre, jelasin ke Jia sekarang," jawab Andro yang membuat Jia semakin bingung.


"Mbak Jia, sebelumya saya minta maaf, sebenarnya Pak Gao tidak menderita Multipleks Klorosis, sebenarnya ini adalah laporan palsu yang saya buat."


"Maksudnya?"


"Saya disuruh oleh Gilbert untuk memalsukan laporan kesehatan Pak Gao, sebenarnya Pak Gao juga tahu tentang dirinya menderita Multipleks Klorosis, Pak Gao sangat mencintai Mbak Jia, karena dia tahu penyakit ini ganas, makanya dia tidak ingin merepotkan Mbak Jia dengan cara meminta cerai."


"Jadi selama ini Kak Gao gak menderita itu dan juga tidak tahu kalau dia ditipu makanya dia meminta cerai agak tidak merepotkan saya?" ujar Jia dengan mata berkaca-kaca.


Andre yang merasa bersalah langsung menganggukkan kepalanya tenang dan menundukkan kepalanya.


"Astaga! Kenapa si Pak Andre tega melakukan itu, Pak Andre tahu gak kalau pernikahan saya benar-benar berada di ujung tanduk karena hal ini?"


"Maafin saya Mbak, saya terpaksa melakukan ini atas tuntutan dari Gilbert, Mbak terserah mau laporin saya ke polisi atau apa, saya bakalan terima semua itu."


Jia menatap Syifa. "Bukannya kamu pacarnya Kak Gao?"


Syifa mendelik dia menatap Jia dan berucap pelan. "Bukan Kak, Kak Jia salah paham, aku cuma sekretaris Pak Gao, bukan siapa-siapanya."


"Jadi semua ini? Ternyata Kak Gao?"

__ADS_1


"Iya Jia, foto yang ada didepan rumah kamu juga adalah ulah Gilbert," ujar Andro kali ini yang membuat Jia benar-benar merasa bersalah.


Jia mengambil tasnya, dia harus menemui Gilbert, ternyata dia adalah dalang di dalam masalah ini.


"Andro, aku titip Alea yah, aku mau nemuin Gilbert," ujar Jia berjalan keluar dari apartemen tersebut, kini Jia sudah berada di mobilnya dia menjalankan mobilnya meninggalkan apartemen Andro.


Cukup lama untuk sampai di kantor dari Gilbert, Jia mengetahui kantor ini karena Jia memang masih menyambung kontak dan informasi masing-masing tapi dia tidak menyangka bahwa Gilbertlah dalangnya.


"Jia?"


PLAK!


Gilbert yang sedang berada di depan pintu kantor itu menerima sebuah tamparan dari Jia yang membuat Gilbert terkejut.


"Kamu kenapa?"


"Aku kasih tahu yah sama kamu, jangan pernah ganggu aku sama keluargaku, aku gak bakal diam aja, aku bakal perkarain ini ke ranah hukum, aku gak perlu jelasin pasti kamu udah tahu apa maksudku."


Disaat suasana seperti ini, tiba-tiba saja ponsel Jia berdering yang membuat Jia langsung mengangkatnya.


[Jia, Gao Kecelakaan Mobilnya masuk sungai!"


[Kak Gao, Kecelakaan?]



"Kak Gao!"


Jia kehilangan separuh hatinya sekarang, kenapa disaat dia mengetahui hal sebenarnya, fakta malah membawanya menjadi seperti ini.


Jia hanya bisa menatap riak sungai yang lumayan besar dan dalam itu, kemungkinan besar Gao tidak selamat karena sudah enam jam pencarian yang membuat Jia pasrah.


"Jika kamu jodohku, kamu akan kembali."





7 TAHUN KEMUDIAN


Sudah Tujuh Tahun lamanya semenjak kepergian Gao, jasad Gao tidak ditemukan sama sekali, kecelakaan tunggal itu membawa luka terdalam bagi Jia bahkan sampai kasus ini ditutup.


Jia kini berada di pinggir sungai dimana Gao menghilang, Jia menaruh sebuah bunga di pinggir sungai tersebut sembari memandanginya dengan pasrah.

__ADS_1


"Kak, Anak kita udah lahir dan tumbuh besar, aku mungkin gak pernah ngasih tahu ini ke kamu, tapi aku berharap saat kamu datang nanti, aku bisa menjelaskan ini semua," ujar Jia dalam hatinya. "Aku percaya kamu masih hidup."


Jia berdiri dari duduknya kemudian berjalan menyusuri sungai ini berharap Gao akan kembali Dan mereka bisa bersama lagi.


"Ini adalah anniversary pernikahan kita yang ke tujuh belas tahun, andaikan kamu ada disini."


"Kak Jia, udah selesai belom, kayaknya Kak Andro udah nungguin kita untuk makan malam tuh," ujar Syifa yang membuat Jia membalikkan badannya.


"Udah, Syif, yaudah yuk," jawab Jia menghampiri Syifa yang sudah menunggunya di mobil.


Jia masuk ke dalam mobil yang dikendarai oleh Syifa, setelah masuk, mereka berdua kemudian menuju restoran dimana disana sudah ada Andro yang menunggu mereka.


Setelah sampai disana, Syifa langsung duduk di kursi yang ada di samping Andro sedangkan Jia memilih ke toilet terlebih dahulu.


"Aku ke Toilet dulu yah."


Jia berjalan menuju Toilet restoran tersebut, Jia membasuh kedua tangan dan wajahnya dengan air setelahnya dia keluar dari Toilet tersebut.


PRAK!


"Ah Mas, maaf saya gak sengaja."


"Tidak Mbak, saya yang salah, maaf yah."


Jia beranjak berdiri dari duduknya akibat menabrak seorang pria saat dirinya berjalan tadi, saat Jia mengangkat kepalanya menatap pria yang ia tabrak matanya langsung berkaca-kaca.


"Mbak? Mbak gapapa kan?" tanya Pria itu pada Jia.


Dia adalah orang yang Tujuh Tahun ini dia tunggu.





TAMAT


Season 1 TAMAT uhuyy!


Kira-kira siapa yah?


Season 2 gak nih, iyalah Season 2 update besok yah, masih disini kok jadi jangan kemana-mana.


Babay!!

__ADS_1


__ADS_2