
Andre menatap wajahnya di cermin, dia merasa bersalah dengan Gao dan Jia, dia juga memiliki seorang kekasih dan dia ingin kisah cintanya berakhir begitu.
"Seharusnya sedari awal, aku tidak mengikuti keinginan Gilbert, memang aku ada hutang Budi dengannya, tapi tidak cara seperti ini," batin Andre membilas wajahnya di wastafel.
Ini sudah melewati kode etik kedokterannya, memalsukan laporan kesehatan Gao dan menyuntikkan cairan yang bisa membuat Gao tidak karuan, benar-benar salah satu cara membunuh dengan halus.
Andre keluar dari kamar mandi, dia berjalan menuju ruang tamu rumahnya dan mengambil ponselnya disana, dia tahu orang yang bisa membantunya.
[Halo Andro]
[Hai, Ada apa Andre]
[Kamu tahu kan alasan aku menghubungi kamu, Gilbert sudah keterlaluan, mengorbankan kebahagiaan orang lain demi Egonya, memaksakan jodoh yang tidak dia dapatkan]
[Harusnya kamu menyadari ini dari awal kan?]
[Maaf, jadi kapan kita bisa bertemu langsung]
[Hm, besok malam, aku ada acara malam ini, kita bisa bertemu di tempat kerjamu besok malam, membahas hal yang bisa kita lakukan untuk membongkar kejahatan Gilbert]
[Aku berharap hal yang sama Andro]
[Semoga]
Sambungan telpon itu dimatikan secara sepihak oleh Andre, sementara itu Andro yang berada di kediaman orang tua Jia sekali Om dan Tantenya itu hanya menghela napas panjang.
Dia melirik sekitar, dan melihat Gao dan Jia sedang duduk berjauhan, sampai terpikir sebuah ide untuk membuat keduanya dekat.
__ADS_1
Andro berjalan ke tengah ruangan dan mengambil mic dan menginterupsi semua orang. "Permisi semuanya, daripada kita hanya diam disini, lebih baik kita berdansa, bersama pasangan masing-masing."
Tampak suara orang-orang disana setuju, ditandai dengan diputarnya sebuah musik yang membuat masing-masing orang bersama pasangannya mulai berdansa.
"Ini Gao dan Jia, ayo dong jangan malas gitu ah!" ujar Andro yang membuat Gao melirik Jia.
Gao berdiri kemudian menghampiri Jia, jika dia menolak nanti semua orang akan curiga bahwa rumah tangga mereka sedang berantakan. "Andro sengaja melakukan ini."
Gao menarik tangan Jia, dan mulai berdansa, Jia terdiam dan mengikuti musiknya, flashback sepuluh tahun lalu saat pernikahan mereka, berdansa dan menjadi bintang utamanya.
"Jangan memandangku seperti itu, apalagi membayangkan kejadian seperti dulu, semuanya tidak akan sama," ujar Gao pada Jia.
"Aku sadar Kak, mungkin cinta kakak sudah habis semua," jawab Jia pada Gao.
"Baguslah kamu sadar."
Gao yang melihat itu langsung mendelik dan menatap ke bawah. "Apa itu?"
Jia yang panik langsung menangkup wajah Gao, memaksa Gao untuk menatapnya sehingga kini kedua wajah itu saling bertatapan sementara kaki Jia langsung menendang Testpack itu menjauh.
Kini kedua manik mata mereka saling bertatapan, Gao menelan ludah karena gugup sebelum akhirnya Gao melepaskan sentuhan mereka.
"Saya, harus ke Toilet."
Gao berjalan meninggalkan Jia disana, Jia menghela napas lega karena Gao tidak sampai melihat itu, setelahnya Jia berusaha mencari-cari dimana testpack tadi sampai akhirnya dia melihat Andro yang berada di ujung ruangan sedang memegang testpack miliknya.
Jia langsung berjalan menuju Andro dan meminta testpack itu, tapi Andro menolak. "Kamu hamil?"
__ADS_1
"Andro, jangan bilang ke Kak Gao tentang ini.".
"Dia harus tahu, mungkin ini bisa jadi alasan pernikahan kalian tidak jadi hancur."
"Dia tidak perlu tahu," Jia menunduk kemudian menangis pelan ditengah suara musik dansa itu. "Kamu sepupu yang paling dekat dengan aku, tolong jaga rahasia ini yah."
Andro menghela napas pelan, dia menarik Jia ke pelukannya, Jia tidak menolak karena dia menganggap Andro sebagai Abang untuknya.
"Sudah jangan menangis."
"Janji yah."
"Janji," jawab Andro mengusap kepala Jia seperti kasih sayang kakak kepada adiknya.
Tapi bagi Andro berbeda.
"Jangankan rahasia Jia, rasa cinta aku aja sanggup kujaga selama sepuluh tahun lamanya, walaupun aku tahu kamu mencintai Gao, aku tidak akan bisa lupa, tapi kebahagiaan terbesarku adalah melihatmu bahagia, itulah alasanku sekarang untuk memperbaiki hubunganmu dengan Gao," batin Andro menghela napas panjang.
•
•
•
TBC
Ada yang mau jodohnya Andro gak?
__ADS_1
Assalamualaikum