NONA

NONA
Selingan


__ADS_3

Illona terbahak puas, perutnya sakit dan ada setitik air mata yang keluar.


Sedang Sofia di sampingnya hanya bisa sabar, yah, mau gimana lagi. Illona masih bosnya dan ia masih bawahan, sesuka hati wanita itu sajalah.


"Kok, ibu seneng banget?" tanyanya, saking bahagianya Illona sampai traktir semua karyawannya makan di restoran Pizza.


"Harus dong, udah lama saya mau ngelakuin itu." sesuai prediksi video dirinya dan Fransiska di upload di media sosial dan viral. Juga yah, Illona rela pake akun palsu buat nulis kata-kata kasar juga bacain komenan penuh caci maki, terus ada aja orang yang tahu akunnya si Fransiska yah, hasilnya di hujat abis-abisan.


"Dia itu yah kelakuannya lebih hina dari saya tau," katanya lagi.


Sofia meringis canggung, "Iya bu, emang bener yah dia simpanan?"


"Iya, bodoh yah si Adrie. Dia malah milih si sampah, terus ninggalin istrinya, mana si Odel buat masalah lagi pake bawa-bawa Ares segala," gerutunya sebal. Kalau aja yah, kalau si Adrie itu enggak selingkuh Illona yakin ia masih bisa liburan bareng Ares, cih, tapi enggak deh. Soalnya dari kejadian itu Illona jadi tahu kalau Ares itu enggak suka beneran sama dia. Yah, sama sih, cuman yah kemarin Illona hampir aja gitu jatuh cinta beneran.


Syukur, syukur.


"Mana mereka itu adik kakak lagi," lanjutnya.


"Terus bu, yang cowok di rumah sakit siapanya ibu? ganteng parah bu, kalau kata saya di banding pak Ares gantengan yang kemarin di RS." tanya Sofia, ia kepo berat. Lumayan kan buat acara ghibah pas makan siang.


Dan kenapa sih, lakinya si Illona ini pada ganteng maksimal mana kelihatannya berduit semua lagi.


"Oh, itu mantan saya pas kuliah."


"Enggak ada niatan CLBK gitu?"


"Saya anti ngasih kesempatan kedua, eh, udah ah, malah jadi kepo. Tolong dong, laporan gathering kita tahun ini mau kemana? jangan Jogja lagi yah saya bosen."


Sofia nyengir enggak jelas, padahal kan tadi udah kebongkar, ckckck, malah sadar lagi.

__ADS_1


"Nanti saya tanya ke bu Friska."


"Hem."


***


Odel kabur.


Dan sampai malam belum ada informasi yang bisa Ares dapatkan.


Ia khawatir, pada kedua keponakannya yang juga di bawa Odel.


Apa sih yang ada di otaknya Odel pas mau kabur? gimana kalau mereka malah ketemu sama Adrie dan di siksa.


Ares frustasi sekaligus kesal.


bisa-bisanya masalah terus masalah terus.


Gagal lagi, emang yah, kayaknya ia di kutuk sama cewek-cewek yang udah ia sakiti. Enggak pernah bener gitu kisah cintanya.


Mana yang Ares dengar dari Rico, Illona deket sama mantannya lagi.


Makin susah aja Ares.


Ares yakin, ia bisa botak kalau terus begini.


Tapi, setelahnya Ares malah jadi nyengir, ia jadi mirip orang gila saat otaknya malah ingat gimana cara Illona makan di warung tenda pinggir jalan.


Walau tampang Barbie begitu, makanannya masih kaki lima. Kadang Ares mikir, Illona ini cewek spesies apa sih, kok enggak bisa ketebak banget.

__ADS_1


Dan omomg-omong nomornya di blok lagi.


***


"Papi, itu ada barbie," bisik Olive.


"Iya, kayak Olive enggak?" tanya Ibra, lalu malah di beri tatapan sinis sama Illona.


Illona jadi bete sendiri.


Salahnya juga sih, kemarin pakai basa-basi buat ketemu sama anaknya Ibra. Gini nih hasilnya.


"Sapa dong tantenya," ajak Ibra.


"Malu," cicit anak itu. Bersembunyi di tengkuk leher sang ayah.


"Ih, udah gede masih di gendong," kata Illona sembari memutar bola mata malas.


Illona sedang berusaha menekan sesuatu yang amat menyakitinya dalam hati. Ada perasaan marah, kecewa serta bahagia saat Ibra kini mengendong anak itu. Mungkin, anaknya lebih besar dari Olive kalau saja masih ada.


"Aku masih kecil tante."


Illona mencebik sebal, "Kalau udah sekolah berarti udah besar."


"Ih, masih kecil! iyakan papi?!"


"Emm, bisa enggak kalian jangan berantem? papi pusing nih," keluh Ibra. Ia kira Illona akan lapang dada, nyata ia masih Illona 12 tahun lalu. Yang masih suka sinis sama anak-anak.


"Ayo papi! aku enggak mau di sini, tantenya nakal! Olive enggak suka."

__ADS_1


"Kamu pikir tante juga suka? enggak yah!" katanya sembari menjulurkan lidah.


"PAPIIIII!!!"


__ADS_2