NONA

NONA
Taka dan Ysabelle


__ADS_3

Taka pernah bermimpi untuk melihat hidup sang putri dengan amat sempurna.


Ia upayakan apapun dengan alasan pelajaran, tapi sayang bukan pelajaran yang Illona dapatkan. Anaknya justru tumbuh dengan perasaan keliru. Ia berontak, ia marah karena merasa terpenjara oleh orangtuanya sendiri. Ia ingin seperti anak yang lain, yang bukan hanya materi tapi ada kasih sayang di dalamnya. Doa yang selalu Illona sebut saat-saat tengah malam sepi.


Taka juga salah, ia mengakui. Tapi, apa salah bila ia keras pada sang putri demi kebaikan yang selalu ia junjung tinggi.


Ia tak rela bila Illona hanya jadi wanita bodoh dan lemah. Maka setelah di rasa cukup ia biarkan anaknya bebas.


Ia kecolongan.


Bukan hamil di luar nikah yang Taka harapakan.


Ia marah.


Pada keadaan yang seolah sedang mengoloknya, ia merasa terhina dan gagal. Ia pikir ia sudah berhasil, nyatanya tidak sama sekali.


Ia lebih merasa kecewa pada Ibra yang malah punya tanggungjawab lain, meski ia tahu bukan keinginan pria itu.


Taka tahu Ibra tak punya pilihan, maka yang ia lakukan pun sama. Ia tak memberi pilihan, selain melenyapkan bayi itu. Keputusan yang ia ambil dalam keadaan marah luar biasa dan rasa kecewa tak terhingga.


Taka pikir, ia rela menanggung semua dosa, di banding harus melihat anak serta cucunya di caci orang lain.


Ia lebih bahagia kini, meski yang ia lakukan jauh dari kata benar. Maka seperti ucapannya, biarkan Taka yang menanggung, ia takut Illona tak siap bila harus punya anak dengan usia muda. Ia tak siap sang anak kehilangan mimpi yang sedari kecil selalu ia bicarakan.


Maka memilih kehilangan cucunya adalah jalan yang akhirnya Taka pilih, karena jujur saja saat itu ia masih memikirkan nama baiknya sendiri.


Ia ingin Illona jadi wanita kuat, pintar dan tahu mana yang harus di pertahankan.


Bersalah dan amat menyesal itu sudah pasti, tapi dalam diamnya ia selalu meminta agar anaknya bisa belajar lebih kuat dan bertanggungjawab. Dan memang benar, Illona memang kuat, ia bahkan amat bertanggungjawab, bekerja lebih keras agar karyawan dan perusahaan miliknya bertahan.


Illona berhasil dalam masalah pekerjaan.


Tapi, tak tahu hati sang anak saat itu, ia tahu Illona marah dan mengutuk perbuatannya, karena memilih pergi dengan Ysabelle demi menyembuhkan hati mereka yang hancur kala itu.


Dan mirisnya Illona selalu bilang kalau mereka berdua pergi liburan, berteriak kalau Taka dan Ysabelle memang tak sayang padanya, hanya mau uang yang Illona hasilkan, ia tak mau meralat, biarkan anak itu sesukanya.


Membuat masalah, berkencan dengan sembarang pria serta tak ada target menikah. Adalah hal yang sedang coba Taka terima, ia harus menerima, karena Illona sekarang adalah Illona yang di bentuk dari sakitnya masa lalu.

__ADS_1


Taka sudah terlalu tua untuk ikut campur apa yang putrinya inginkan, jadi berlaku tak peduli memang paling benar untuk saat itu.


Ia mencintai putrinya melebihi apapun, maka biarkan ia yang menanggung dosa besar demi Illona. Ia tak rela bila nanti anaknya di hina dan cucunya di olok-olok.


Maka, maafkanlah Taka yang dulu sekali begitu naif. Ia kehilangan rasa iba dan malah asik dengan rasa kecewa yang terus ia pelihara.


Ia lupa dan abai, ada perasaan dan pemikiran Illona yang mungkin saja berbeda.


Ah, memikirkannya selalu berhasil membuat Taka berurai air mata.


***


Ysabelle memang kejam dan egois.


Hidup bagai putri dan menjalani kehidupan yang banyak orang harapkan.


Membuatnya kadang lupa diri.


Ia menari di atas puja-puji orang-orang.


Bodohnya ia malah berlaku bagai ibu yang keras, tak pernah benar-benar menunjukan kasih sayang.


Ia memang memilih di benci daripada di hina.


Ia lakukan apapun demi pandangan orang-orang.


Hingga ia lupa, ada putri satu-satunya yang ia abaikan perasaanya.


Sampai Illona hamil... padahal belum menikah.


Di sana ia kehilangan kendali, ia merasa tak menyangka. Bila ajaran yang selalu ia ulang-ulang malah melayang begitu saja.


Ia gagal membuat putrinya menjadi wanita bermartabat.


Salahnya yang terus menekan tanpa peduli bila sang anak mungkin saja sedang memakinya dalam hati.


Dengan kecewa ia turuti apa kata Taka, menghilangkan bayi itu. Yang kemudian mereka sesali sepanjang masa.

__ADS_1


Saat itu ia tak rela Illona harus jadi orangtua tunggal dan kurang ajarnya ayah anak itu malah memilih mengurus anak lain.


Bukankah saat itu secara tidak langsung Ibra menolah bayinya kan? Meski ada andil Taka dalam membuat keputusan, tapi tetap saja Ibra salah.


Pemikiran-pemikiran itu terus Ysabelle ingat, demi mencari kambing hitam dan pembenaran atas apa yang sudah ia dan Taka lakukan.


Dan kelakukan serta masalah yang Illona lakukan mereka anggap sebagai pembalasan.


Yang mereka tak tahu ada Ysabelle yang menangis diam-diam sambil memegang baju bayi yang sengaja ia beli.


Ia terus menyadarkan diri atas dosa, dengan cara membeli peralatan bayi. Lalu ia tangisi saat Taka atau Illona tak ada di rumah.


Ia kacau dan hancur.


Tapi, ia tahu dunia tak mengizinkannya untuk menampilkan wajah sengsara dan sedih tiada tara.


Maka menjadi Ysabelle yang penuh pemikiran, suka ancam Illona, penuh perintah dan hobi bikin photoshoot demi sanjungan yang sebenarnya tak ia harapkan.


Karena tujuannya adalah membuat Illona tak merasa bersalah karena sudah sangat nakal dengan ikut pergaulan bebas dalam kisah cinta.


Juga tak ingin Taka merasa terbebani jika ia berlaku seperti wanita lemah dan gampang menangis. Menangisi kehidapannya yang penuh ironi.


Ia suka bila yang seringnya ia lakukan menebar sensasi, membuat publik iri dan memanipulasi kebahagian.


Karena hanya itu cara yang bisa Ysabelle lakukan untuk membuatnya tetap waras.


Illona tak tahu ada Ysabelle yang menangis semalam penuh di kamar mandi saat bayi milik sang anak di keluarkan secara paksa.


Sama seperti kata Taka, hanya ini yang bisa mereka lakukan demi Illonanya tak terluka. Setidaknya itu yang ia kira.


Ia tahu putrinya depresi, memaksa untuk di operasi plastik. Demi misi yang tak ia ketahui.


Kadang malah ia suka heboh sendiri, bila sang anak membuat masalah demi masalah.


Dan harus Ysabelle akui Illona tak habis akal dalam membuat masalah.


Harusnya anak itu bisa dapat MURI sebagai orang dengan masalah terbanyak, ckckck, ada-ada saja pemikiran tuanya.

__ADS_1


__ADS_2