Oleh-oleh Dari Suamiku

Oleh-oleh Dari Suamiku
Bab 23 Hari yang damai


__ADS_3

Angin kencang behasil membuat pohon pohon ditaman bergoyang, udara dingin dan awan yang gelap menandakan akan turun hujan kala itu.


Terhidang masakan enak dimeja makan keluarga Agapius menyambut mereka untuk sarapan.


Setelah hampir seminggu Darwys tidak melihat Grace dikamarnya hatinya mulai merasakan sepi yang amat sangat. Hingga pagi itu ia berhalusinasi melihat istrinya sedang membaca buku di balkon kamar utama.


'kurasa aku merindukannya'


Sarah duduk bersebrangan dengan Rama, terlihat dengan jelas wajah gugup Sarah mengingat kejadian itu. Lain dengan Rama yang tampak biasa saja terasa seperti kejadian itu tidak pernah terjadi.


"Apa kamu sudah mengirim uang yang kau janjikan? " Sarah memulai pembicaraan sebelum Darwys ikut bergabung di meja makan.


Rama berhenti mengoleskan butter ke roti yang telah ia sobek dan mengambil gawainya dan menyodorkan ke Sarah, "ketik nomo rekeningnya sekarang. "


Sarah mengambil gawai itu dan mengetik nomor rekening yang ia maksud.


Rama langsung mengirim uang senilai 5milyar ke rekening Sarah.


"Bunga akan terus berjalan selama kamu belum bisa melunasi nnya. " Rama menyengir licik dan memasukan roti kecil itu ke mulutnya.


"Bukannya sudah lunas semalam! " Sarah melihat sekeliling takut ada orang lain yang mendengar percakapan anata dirinya dan Rama.


"Bunga 500juta untuk uang 5milyar itu terlalu sedikit. " Rama menaikan pundaknya.


"Kurasa kau juga menikmati permainanku Sarah. " Rama kembali menyeringai licik.


Sarah hendak berdiri menampar Rama namun Darwys telah bejalan menuju meja, ia pun mengurungkan niatnya.


"Sayang, setelah makan kita jadi ke dokter kandungan yah. Aku sudah membuat janji. " Darwys sambil menyendokan butter.

__ADS_1


"Sarah hamil? " Tanya Rama.


"Belum pasti, calon iparmu semalam tidak enak badan katanya sangat lemas. Jadi aku khawatir kalau dia sedang hamil. "


Rama menutup senyumnya dengan roti kecil ia tersenyum setipis mungkin agar tidak diperhatikan Darwys. Namun sarah yang melihat tingkah Rama menjadi kesal.


"Kamu pagi ini gantiin pekarjaanku dahulu, ada pengecekan alat medis baru sebelum diluncurkan untuk umum."


"Baik kak. "


Rama mengambil jasnya dan bertolak menuju kantor. Darwys dan Sarah pun menyusul untuk pergi ke rumah sakit.


"Semoga feelingku benar ya sayang. Nanti jika kamu beneran hamil pasti Grace merasa iba dengan bayi yang ada dikandunganmu. "


"Mas! Kenapa kamu masih mikin kak Grace sih! Sudah ada aku masih saja melirik kemantan! "


"Padahal aku kira kalian akan akur satu sama lain. "


"tapi nyatanya Kak Grace memang tidak menerimaku dan memilih menyerah mas. Sudahlah aku tak ingin membahas dirinya. "


"Baiklah."


****


"Selamat pagi Nyonya Grace. Tuan sedang tidak ada di rumah. "


"Kemana bajingan itu pergi sepagi ini! " Noah meninggikan suaranya rasa amarah yang tak terbendung walau hanya mendengar nama suami Grace yang belum resmi bercerai.


"Tadi Tuan izin ke klinik kandungan Tuan. "

__ADS_1


"Sarah hamil pak? "


"Belum tahu Nyonya, kata Tuan hari ini hanya mengeceknya dulu. "


"Syukurlah jika memang Sarah benar hamil. " Grace tampak tersenyum tipis.


"Kenapa kamu tersenyum? jangan harap kamu bisa menerima lelaki itu kembali, kakakmu tidak akan merestui kalian untuk yang kedua kalinya. "


"Ah.. aku tidak berpikir untuk kembali kak. Aku hanya mengucap syukur akhirnya apa yang diinginkan mantan suamiku tercapai. "


"Jika ada yang ingin sampaikan ke tuan saya akan sampaikan Nyonya. "


"Tak perlu pak. "


"Ya sudah kita pergi saja, kakak masih ada urusan. Muak lama lama menunggu pecundang itu disini. "


Grace dan Noah meninggalkan kediaman Darwys tanpa hasil.


***


"Damai sekali hidupku. "


"Tinggal dirumah mewah, pekerjaan dengan gaji tinggi, dapat pelayanan yang sempurna. " Rama mengecup tangan asistennya yang sedang memijat pundaknya.


"Setelah perceraian mereka berhasil, aku akan mendekati anak Amor itu, akan aku taklukan hatinya. Rama si lelaki gagah yang tidak pernah di tolak oleh wanita hahahha"


"Sialnya dulu aku telat mengenalnya, wanitaku direbut oleh Darwys bajingan!! aku sudah bersumpah akan membuat hidupnya hancur. "


"Grace wanitaku, tunggulah aku sayang. "

__ADS_1


__ADS_2