Oleh-oleh Dari Suamiku

Oleh-oleh Dari Suamiku
Bab 27 Amplop putih


__ADS_3

Malam semakin larut awan yang sepanjang hari terasa membendung airnya sekarang telah luruh, hujan deras terasa mencekam beberapa petir juga bersahutan.


Bastian mengantar Grace pulang, setibanya sampai Grace melarangnya ikut masuk, ia tak ingin ayah dan kakaknya salah paham atas permasalahan yang ada di dirinya.


"Sampai disini saja, kamu tidak perlu ikut masuk. Terimakasih untuk hari ini dan maaf seharusnya diriku tidak berlebihan tadi, aku tidak membenarkan apa yang aku lakukan tadi. "


"Kamu tidak salah, itu salahku karena menarikmu dalam pelukanku. "


"Dan aku rasa kita harus menjaga jarak, bagaimanapun aku belum resmi bercerai. Jika ini terus berlanjut aku merasa tidak jauh berbeda dari Sarah. Setelah ini jangan temui aku secara pribadi. "


"Baiklah kalau itu mau mu aku tidak akan memaksakan kehendaku. Tapi perasaanku kepada mu benar adanya. Aku benar-benar serius terhadap mu. "


"Aku belum bisa menjawab itu, aku masih harus berusaha menyembuhkan lukaku. "


"Dan aku akan membantumu menyembuhkan luka itu. " Bastian memandang lekat mata Grace dibawah remang lampu dalam mobil.


"Baiklah aku akan turun sekarang. "


"Grace, nanti aku kan mengabarimu jika sudah sampai rumah. "


Pak Tejo datang dengan membawa payung mengetuk jendela mobil karena curiga ada mobil berhenti lama didepan gerbang. Grace yang langsung membuka pintu sedikit membuat Pak Tejo kaget dan membagi payungnya kepada majikannya itu.


"Pak jangan bilang ayah atau kakak kalu aku diantar seseorang, kalau mereka bertanya jawab saja aku pulang naik taksi. "


"Tapi mobil nyonya? "


"Nanti akan ada orang yang antar, Pak Tejo nanti langsung antar ke garasi saja ya. "


"Baik nyah. "


Bastian tampak melambaykan tangan perpisahan dan tersenyum terlihat wajahnya dibawah cahaya lampu sedikit sendu berbeda dari biasanya.

__ADS_1


***


Grace berjalan menuju kamarnya, saat ia melewati kamar ayahnya ia tidak sengaja melihat lampu kamar Tuan Amor masih menyala.


Grace mengetuk pintu memastikan ayahnya sudah tertidur.


"Siapa? " Suara Tuan Amor masih terjaga.


"Ini aku ayah, boleh aku masuk? "


"Ya masuklah. "


Tuan Amor duduk bersandar di tempat tidur dengan tangan yang sedang memegang sebuah album kenangan. Nampak ada bekas air yang menetes dari matanya yang telah ia hapus agar putrinya tidak melihat ia sedang bersedih.


"Ayah belum tidur? Ini sudah hampir pukul 11 malam. " Grace mengelus punggung tangan ayahnya.


Tuan Amor menyodorkan album itu kepada Grace.


Grace menerima album itu dan melihat lihat foto mendiang ibunya saat muda.


"Ibumu dulu adalah wanita yang sangat didambakan oleh para pria, dari orang biasa sampai anak para pejabat kala itu. Hingga akhirnya ayah yang seorang kutu buku bisa seberuntung ini mendapatkan gadis seperti dirinya. Sampai akhirnya ibumu melahirkan Noah dan kamu, hidup ayah sudah terasa lengkap waktu itu. Andai Elena masih hidup sekarang mungkin hidupmu dan Noah akan tertata berkat bantuan dirinya. "


Bulir bening menetes di ujung mata Tuan Amor. Suara derasnya hujan dan petir seperti penghancur kesunyian malam.


"Ayah, takdir tidak ada yang tahu. Sang Pencipta telah memberikan takdir kita sebelum kita lahir, tinggal kita yang bisa menerimanya atau menyerah. Perceraian ku bukanlah akhir dari kehidupanku yah. Ayah tidak perlu merasa bersalah. Dan Noah memilih menerima takdirnya juga jika memang Mega sahabatku menjadi pendampingnya. "


"Jika ayah menolak Mega karena dia janda, lalu bagaimana dengan aku putrimu yang sebentar lagi menjadi janda. Apa ayah juga tidak akan menyikaiku lagi? Bagaimana jika jodohku selanjutnya punya orang tua yang tidak merestui ku karna akuseorang janda? Apa ayah mau aku diperlakukan seperti itu? "


"Maafkan ayah nak, pikiran ayah yang terlalu sempit. Tidak seharusnya ayah berpikiran seperti orang jaman dulu. " Tuan Amor meraih pundak Grace dan memeluknya.


"Ayah harus percaya jika kita berbuat baik, maka karma baik juga akan mengikuti kita. Dan begitu sebaliknya yah. "

__ADS_1


Tuan Amor melepas pelukannya dan menghapus air mata yang mengembun di kacamata bacanya.


"Sudah semakin larut, ayah cuci muka dulu nanti sebelum tidur. "


Grace berlalu meninggalkan ayahnya, dan memastikan lampu kamar sudah dimatikan.


Malam semakin dingin dan hujan masih menetes deras. Grace membersihkan diri sebelum ia menjatuhkan badan ke tempat tidurnya. Saat ia hendak berbaring tiba-tiba gawainya bergetar.


Bastian Ceo M farma [aku baru sampai rumah. Apakah kamu sudah tidur? ]


[Istirahat lah, aku juga akan tidur. ] Grace berusaha membalas dengan netral dan tidak berharap percakapan itu akan berlanjut. Dan bastian membalas pesannya dengan emoticon polisi yang sedang hormat, itu cukup membuat Grace menarik sudut bibirnya.


Saat meletakan gawainya di laci Grace melihat amplop putih yang tadi pagi Tia temukan. Grace mengambilnya, membuka dan mulai membacanya. Surat mengatas namakan Tn. Darwys Agapius serta diagnosa yang tertera Necrozoospermia ± Teratozoospermia ±. Grace tertegun ia paham bahasa medis yang tertera di surat itu.Dirinya akhirnya mengingat saat dulu pernah membawa sampel ****** suaminya ke lab di suatu klinik kesuburan. Namun entah kesibukan apa saat itu sampai ia lupa membaca hasil tesnya. Ia kemudian mengambil gawainya dan coba menanyakan kepada dokter kandungan di rumah sakit ayahnya untuk memastikan kebenarannya.


"Halo Dr.Tanti apakah anda sudah pulang? "


"Belum, saya pulang nanti pas tengah malam. ada apa Dr. Grace? "


"Mau menanyakan perihal diagnosa Necrozoospermia plus, dan Teratozoospermia plus. "


"Oh ya baik, Necrozoospermia merupakan salah satu penyebab kemandulan pria, dimana sel spe*ma di dalam air mani mati sehingga tidak dapat melakukan pergerakan. Sayangnya persentase terjadinya kasus ini masih minim sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penyebab dan cara menindaklanjuti kondisi necrozoospermia.


Kalau.


Teratoozoospermia itu kondisi ketika bentuk spe*ma yang keluar tidak normal sehingga mengakibatkan adanya penurunan pada gerak spe*ma dan berujung kegagalan untuk masuk ke dalam sel telur. Ketidak normalan tersebut biasanya karena jumlah kepala atau ekor spe*ma yang berjumlah lebih dari satu. Hingga saat ini, belum ada cara yang spesifik untuk menangani kondisi teratozoospermia. Namun penderita dari kelainan ini disarankan untuk menjalankan pola hidup yang lebih sehat.


Jika diagnosa nya seperti itu kemungkinan sel sepe**ma yang dihasilkan tidak sempurna dan dalam kondisi mati. "


Grace sungguh menarik nafas dalam-dalam dan memejamkan mata nya sampai suara hujanpun tak terdengar lagi. Suatu kenyataan yang terlupakan kini terbuka didepan mata. Badannya bergetar hebat hingga gawainya terjatuh lalu mati. Kini dia membenamkan kepalanya dibantal dan menatap kosong kearah langit-langit.


"Selama ini aku yang selalu disalahkan karena tidak bisa hamil, aku merasa rahimku yang salah, bahkan aku merasa diri ini tidak pantas disebut wanita, selalu aku yang disalahkan karena tidak bisa hamil. Aku menutup telinga dari orang-orang yang berkomentar buruk terhadapku. Kini Tuhan menjawab semua deritaku. Seharusnya aku tidak pernah disalahkan. "

__ADS_1


__ADS_2