
Satria tiba di sebuah kuil yang sangat besar dan tinggi. Di gapura kuil terdapat tulang kepala kambing dengan tanduk yang melintang dari atas ke bawah. Di atas tangga yang menuju pintu masuk pun ada tulang kepala kambing dengan tandung melintang dari atas ke bawah, disertai mata merah yang menyala.
Aura kematian pun sudah terasa sangat pekat, membuat bulu kuduk Satria meremang kuat. Tetapi dia harus maju, demi mendapatkan sesuatu yang berharga di dalam Orc temple.
Banyak forum di berbagai kanal media ang menuliskan artikel tentang Orc temple. Kalau di dalamnya ada sebuah harta karun tersembunyi. Makanya Satria nekad masuk ke dalam Orc Temple untuk membuktikan kebenaran dari apa yang dituliskan di dalam forum-forum tersebut.
[Ding! Terdeteksi monster]
¤—-----------¤—------------¤
[Nama Monster: Orc]
[HP: 12.000]
[Level: 12]
[Rank: Chief]
[Poin pengalaman: -]
¤—-----------¤—------------¤
[Ding! Terdeteksi monster]
¤—-----------¤—------------¤
[Nama Monster: Warrior Orc]
[HP: 15.000]
[Level: 13]
[Rank: Chief]
[Poin pengalaman: -]
¤—-----------¤—------------¤
[Ding! Terdeteksi monster]
¤—-----------¤—------------¤
[Nama Monster: Stone Orc]
[HP: 17.000]
[Level: 14]
[Rank: Chief]
[Poin pengalaman: -]
¤—-----------¤—------------¤
Baru saja Satria masuk ke dalam pintu masuk kuil. Dia sudah disambut oleh kawanan Orc yang memegang kapak.
Disusul di belakangnya barisan Warrior Orc yang memakai zirah tengkorak dari tulang Wyvern yang hanya menutupi kepala dan badannya saja dan memegang senjata pedang besar dari tulang cakar Wyvern.
10 monster Stone Orc yang yang berada di baris paling belakang hanya berdiri memutari ruangan dan ingin melihat kemampuan Satria. Dengan memegang palu gada yang sangat besar setinggi 10 meter dan tubuh mereka yang memakai zirah tulang Wyvern lengkap setinggi 20 meter.
“Divine Primordial!”
Satria melesat dengan skill Hyper Move lalu melemparkan beberapa siluet pedang dari skill Fly Sword ke arah Orc.
JLEB! JLEB!
[Super Critical hit terpicu]
[-5000]
__ADS_1
[-5000]
[... ….]
Satu persatu Orc tumbang dan menjadi partikel pelangi. Semenjak Satria level 30, dia sudah tak mendapatkan lagi Blood Orb ketika membunuh monster.
Maka dari itu Satria heran. Kenapa hal ini bisa terjadi dan menemukan fakta, jika job utamanya telah disatukan dengan side job maka untuk mendapatkan Blood Orb. Dia harus melawan monster level 30 ke atas.
Semua Orc dibantai dengan mudah oleh Satria dan menimbulkan ledakan amra kepada Warrior Orc yang jumlahnya terus bertambah dari 20 ekor menjadi 50 ekor Warrior Orc.
Pria berzirah merah marun itu tidak gentar sama sekali dan melompat tinggi lalu mengayunkan Bloodfallen secara vertikal dari atas ke bawah. Kemudian ketika sampai di permukaan tanah dihantamkan bilah Bloodfallen tersebut ke permukaan lantai, “Rend Soul!”
BOOOM!
Siluet gelombang kejut berbentuk kubah berwarna merah dari manifestasi dari ledakan skill Rend Soul menyebar ke seluruh ruangan. Menghempaskan bukan hanya Warrior Orc, tapi juga Stone Orc.
[Super Critical hit terpicu!]
[Monster Warrior Or dan Stone Orc terkena efek Slow dan efek Bleed selama 5 detik]
[-4000]
[-4000]
[-1000]
[-1000]
[... ….]
Tubuh mereka menjadi partikel pelangi karena poin HP milik monster-monster tersebut menyentuh angka nol dan menjatuhkan kotak emas.
Satria segera membuka kotak-kotak emas tersebut dan setiap kotak mendapatkan 1000 koin gold dari mayat Warrior Orc. Sedangkan kotak emas yang dijatuhkan oleh Stone Orc mendapatkan 10.000 koin gold dari setiap kotak.
Matta Satria berbinar-binar arena mendapatkan 600.000 koin emas. Tapi itu masih belum cukup untuk membayar hutangnya pada Sefira yang telah memberikannya uang 100 juta untuk mendanai pendaftaran guild.
600.000 koin emas hanya setara 600 evo. Dengan nilai tukar rupiah terhadap mata uang evoo, yakni satu banding 20.000. Maka Satria hanya mendapatkan uang 12 juta rupiah saat ini.
[Ding! Terdeteksi monster]
¤—-----------¤—------------¤
[HP: 22.000]
[Level: 15]
[Rank: Chief]
[Poin pengalaman: -]
¤—-----------¤—------------¤
Dari langit-langit lantai satu Orc Tempel yang jebol. Muncul monster hijau yang membawa gada besar setinggi 30 meter hampir menyentuh langit-langit lantai pertama ruangan lantai satu Orc Temple.
Kemudian menyapukan gada besar itu ke kiri dan ke kanan agar menghantam tubuh Satria.
“Divine Primordial!”
Satria terbang mengepakan sayapnya secepat mungkin dengan skill Dragon Fly. Lalu menembaki mata Lord Orc dengan proyektil-proyektil air berwarna ungu sampai menghabiskan semua poin SP miliknya.
JLEB! JLEB!
[Super Critical hit terpicu!]
[Monster Lord Orc terkena efek Blind permanen]
[-2000]
[-2000]
__ADS_1
[-2000]
[... ….]
Satria memang gila, sebab hanya dalam sekali serang, poin HP Lord Orc langsung menyentuh angka nol dan tubuhnya berubah menjadi partikel gelembung pelangi.
Tubuh Satria meluncur jatuh ke permukaan lantai, sebab staminanya terkuras habis. Dalam keadaan tubuh tertelungkup, nafas Satria tak beraturan. Itu terlihat dari punggung Satria yang naik-turun tak beraturan.
Satria menekan jam tangan Overdrive Gold dan membuka semua kotak silver yang berjumlah kotak tersebut.
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 10 botol SP potion ukuran S]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 10000 koin gold]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 1 ton batu logam Veredium]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 10000 koin emas]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 10000 koin gold]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 10000 koin gold]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 10000 koin gold]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 10000 God Leaf]
[Ding]
[Deskripsi: Batu logam Veredium merupakan batu logam yang ditemukan di daratan Elysions dan bisa digunakan untuk ditempa menjadi zirah ataupun senjata oleh Job khusus Blacksmith, Forging, Machinist atau Engineering]
[Deskripsi: God Leaf merupakan daun yang berjatuhan dari Tree Of Life dan sangat langka dan bisa digunakan untuk membuat SP Potion oleh job khusus Alchemy]
Mata Satria melebar dengan senyum merekah. Bagaimana tidak, dia mendapatkan jackpot yang sangat luar biasa dari membuka 8 kotak silver yang telah lama disimpannya.
Setelah merasa baikan, Satria mengeluarkan lima botol cairan emas untuk memulihkan poi SP miliknya yang menyentuh angka nol. Cukup dengan meminum 5 bool cairan emas ukuran S, poin SP milik Satria langsung kembali penuh.
Pria berzirah cyborg merah marun tersebut berjalan cepat menuju lingkaran sihir hitam yang merupakan pintu portal menuju boss monster tersembunyi di dungeon Orc Temple.
Satria tiba di bagian atap Orc Temple, nampak langit yang berwarna merah dengan awan tipis berwarna hitam.
Di ketinggian 100 meter dari permukaan tanah, tampak seekor monster memakai zirah cyborg armor berwarna hitam dengan tentakel-tentakel besi di punggungnya seperti Doc Oc.
Tentakel-tentakel tersebut memiliki kepala Naga di ujungnya dengan gigi-gigi yang sangat tajam seperti bilah gergaji.
[Ding! Terdeteksi monster]
¤—-----------¤—------------¤
[Nama Monster: Hyper Orc]
[HP: 120.000]
[Level: 32]
[Rank: Lord]
[Poin pengalaman: 6000]
¤—-----------¤—------------¤
Mata dari topeng predacon tersebut menyala terang dan tubuhnya melayang cepat mendekati Satria.b
Pria berzirah merah marun tersebut tidak leluasa jika harus bertarung dengan lawan yang bisa terbang.
"Divine Primordial!"seru Satria dan mengepakan sayapnya dengan cepat melesat ke arah Hyper Orc. Kemudian menembakan siluet-siluet pedang merah ke arah Hyper Orc.
TRANG! TRANG!
Keenam tentakel tersebut membentuk dinding di depan tubuh Hyper Orc, untuk menangkis setiap siluet pedang merah yang ditembakan oleh Satria.
__ADS_1
Pria berzirah cyborg merah marun tersebut melemparkan Bloodfallen dan mengendalikannya dengan skill telekinesis agar terbang memutar seperti gasing.