Overgear

Overgear
Bab 52


__ADS_3

Partikel gelembung jiwa tersebut berkumpul ke satu arah, yakni ke tempat lingkaran sihir berwarna hitam.


Dari lingkaran sihir muncul bola hitam dan menyerap semua partikel gelembung jiwa yang mengarah ke lingkaran sihir hitam, hingga habis tak tersisa.


Bola cahaya hitam tersebut membentuk seekor monster berwarna hitam setengah badan, dengan kuku-kuku berwarna merah dan memakai topeng predacon berwarna hitam. Setengah badannya lagi berbentuk kubus limas segi enam dan setiap sisinya memiliki rantai dengan ujung kelima bilah shuriken yang sangat tajam.


[Ding! Terdeteksi boss monster tersembunyi]


¤¤—--------¤¤—---------¤¤


[Nama monster: Vargas Nemesis]


[HP: 250.000]


[Level: 41]


[Rank: Lord]


[Poin pengalaman: 10.000]


¤¤—--------¤¤—---------¤¤


Satria yang sedang duduk beristirahat sambil menenggak dua botol cairan emas itu langsung bangkit berdiri dengan cepat. Dia tak menyangka jika bos monster tersembunyi muncul di wilayah Forsaken Barrows langsung dan tidak di dalam portal lingkaran sihir hitam.


Sirius Kembali berevolusi menjadi monster rank Lord, tapi monster itu tidak berubah bentuknya sama sekali dan langsung berubah kembali menjadi sebuah kartu. Sebab telah kehabisan poin skill pet yang dimilikinya.


“Groaaar …!” Vargas Nemesis meraung keras untuk menekan Satria dengan efe fear. Tapi raungan tersebut tidak berefek pada Satria.


Sedetik kemudian raungan itu mengeluarkan gelombang kejut yang menghempaskan apapun yang dilewatinya dan meledak.


BOOM! BOOM!


Wilayah dalam radius 300 meter sangat terang oleh siluet cahaya yang saling bersahutan satu sama lain. Satria sudah terbang untuk menghindari gelombang kejut ledakan tersebut.


Vargas mengajar Satria dengan terbang melayang cepat ke arahnya dan menjulurkan rantai yang memiliki ujung kelima bilah shuriken yang berputar cepat seperti piringan gergaji.


Satria terbang secara zig zag untuk menghindari tebasan bilah shuriken yang sangat cepat dan menangkisnya dengan bilah Bloodfallen.


TRANG! TRANG!


Saat Satria sedang menangkis setiap bilah shuriken yang berputar ke arahnya. dari belakang muncul siluet bilah shuriken besar dan berhasil mengenai punggungnya.


SLASH!


[Pemain Regalia terkena efek Bleed selama 1 detik]

__ADS_1


[Efek Bleed ditiadakan setelah pemain Regalia mengaktifkan skill pasif Divine Glory]


[-5000]


[Skill pasif Divine Blood Regeneration diaktifkan memulihkan 5000 poin HP]


Satria terbang sejauh mungkin, untuk menyusun strategi guna menghadapi Vargas Nemesis yang terlalu licik, ketika melancarkan serangan. Karena dia bisa mengeluarkan siluet bilah shuriken dari celah dimensi yang tak bisa diprediksi oleh skill Scarlet Emperor.


Vargas Nemesis mengibaskan tangan kanan untuk memanggil pasukannya yang bernama Skeleton Devil Army.


Terdiri dari unit Skeleton Rider, Skeleton Dragon Rider, dan Skeleton Leviathan Rider.


Skeleton Rider merupakan monster tengkorak yang memakai zirah lengkap mengendarai Serigala darah yang sangat besar.


Skeleton Dragon Rider merupakan monster tengkorak yang memakai zirah merah dan mengendarai Naga biru berkepala tiga.


Sedangkan Skeleton Leviathan Rider merupakan monster tengkorak berzirah hitam lengkap membawa busur panah besar yang mengendarai Leviathan, yakni Naga panjang yang memiliki sayap di sekujur tubuhnya yang diikat dengan rantai.


Satu unit Skeleton Leviathan Rider memiliki 10 anggota Skeleton Rider berzirah hitam lengkap yang mengendarai punggung Naga hitam panjang tersebut.


Kesulitan Satria saat ini terlampau susah untuk melawan pasukan Vargas Nemesis yang memiliki seluruh unit penyerang jarak dekat, jarak menengah dan jarak jauh.


Satria menatap tajam semua Skeleton Devil Army dengan menggenggam Bloodfallen dengan sangat erat.


“Game macam apa ini yang memiliki boss monster terlalu over power. Ini sama saja tidak membiarkan pemainnya untuk menang,” gumam Satria kesal. “Scarlet Emperor! Stealth! Flying Thunder God! Divine Primordial!”


Dia juga mengaktifkan skill Hyper Sonic Step dan Hyper Move disaat bersamaan. Lalu tubuhnya berkedip muncul di atas salah satu Skeleton Dragon Rider.


SLASH! SLASH!


[Super Critical hit terpicu!]


[5000]


Siluet garis putih secara acak muncul di tubuh Skeleton Knight yang mengendarai Naga biru berkepala tiga dan membuatnya menjadi partikel gelembung jiwa. Partikel itu langsung terserap ke keenam bilah shuriken yang sudah membentuk kuncup bunga.


Naga biru kepala tiga hilang kendali setelah Skeleton Rider tewas oleh Satria dan menimpa kawanan Skeleton Rider yang sedang mencari keberadaan Satria.


BRUG!


Kepulan debu yang tebal membumbung ke langit dan Satria menghujani kawanan Skeleton Rider dengan hujan siluet pedang merah, “Arc Of Weapon: Rain Sword!”


JLEB! JLEB!


[Super critical hit terpicu!]

__ADS_1


[-5000]


[-5000]


[-5000]


[... ….]


Poin HP milik Vargas Nemesin terus menurun drastis dan tersisa 75%. Setelah Satria menumbangkan semua kawanan Skeleton Rider.


10 unit Skeleton Knight yang berada di atas Leviathan menembaki anak panah secara acak ke berbagai arah, sebab tidak mengetahui dimana lokasi keberadaan Satria saat ini.


14 unit Skeleton Dragon Rider juga menembakan sinar laser biru dari ketiga mulutnya ke berbagai arah dan membabi buta, untuk menyerang Satria yang tak diketahui keberadaannya.


BOOM! BOOM!


Suara rentetan ledakan disertai siluet bola cahaya berwarna jingga bersahutan di udara dan menghalangi pandangan.


"Skill Stealth memang sangat berguna jika dalam kondisi pengepungan seperti ini. Aku akan mengakhirinya dengan cepat. Divine Primordial!” gumam Satria.


Satria mengaktifkan skill Core Break, yakni memunculkan ratusan lingkaran sihir merah yang besar dan menembakan siar laser merah kebiruan dari dalam lingkaran sihir tersebut. Untuk membombardir Skeleton Devil Army.


SWUSH! BOOM!


[Super critical hit terpicu!]


[-5000]


[-5000]


[-5000]


[... ….]


Skeleton Devil Army dihujani sinar laser merah dari langit. Siluet kubah berwarna jingga menyebar ke seluruh wilayah Forsaken Barrows dan memusnahkan semua unit Skeleton Dragon Rider dan juga Skeleton Leviathan Rider.


Namun serangan tersebut hanya menyisakan 10.000 poin HP milik Vargas Nemesis. Sebab sesaat sebelum Satria melepaskan sinar laser dari skill Core Break, monster kubus limas tersebut menciptakan bola pelindung untuk melindungi tubuhnya.


Akibat Satria menggunakan skill Core Break, skill Stealth dinonaktifkan sementara dan menunggu waktu penggunaan kembali satu jam lagi.


Hal itu berimbas pada tubuh Satria yang sudah dapat dilihat kembali oleh Vargas, dan monster kubus limas tersebut melepaskan tembakan sinar laser berwarna hitam kemerahan dari ujung kuncup bilah shurike bertubi-tubi ke arah Satria.


"Flying Thunder God!" Satria berpindah tempat ke belakang tubuh Vargas dan melepaskan tebasan bertubi-tubi. Lalu diakhiri tebasan secara vertikal dan dihantamkan ke bagian belakang kepala Vargas Nemesis. "Mystical Wind! Red Soul!"


SLASH!

__ADS_1


Siluet garis-garis putih secara acak tercetak jelas di bagian punggung Vargas Nemesis.Kemudian tubuhnya langsung diselimuti kepulan cahaya sesudah Satria menghantamkan ayunan tebasan vertikal nya ke bagian belakang kepala Vargas Nemesis.


BOOM!


__ADS_2