
[Super Critical hit terpicu!]
[-80.000]
Satria langsung turun ke arah tubuh Zephyr Magnus yang sudah terjatuh ke permukaan tanah.
Dari jauh tampak dua kotak, satu kotak perak dan satu kota emas yang terjatuh dari tubuh Nephilim. Kedua kotak tersebut baru muncul setelah Zephyr Magnus dikalahkan.
Satria terlebih dahulu mendekati dua kotak tersebut dan membukanya Dia sungguh mendapatkan hadiah besar, 20 batu logam Vanadium dan 100.000 koin gold, serta 100 Phoenix Leaf.
[Deskripsi: Phoenix Leaf adalah daun bintang lima yang terkontaminasi energi burung api feniks saat mengerami telurnya. Daun ini bisa digunakan untuk membuat elixir potion. Job Alchemy dibutuhkan untuk membuatnya]
Setelah mendapatkan harta karun yang sangat banyak, Satria terbang perlahan menuju tubuh Zephyr yang sudah tergeletak di permukaan tanah dan menyerapnya,”Divine Primordial!”
[Ding! Selamat, pemain Regalia telah mendapatkan 100.000 poin pengalaman]
[Ding! Selamat, pemain Regalia telah naik level ke level 38]
[Ding! Selamat, pemain Regalia telah naik level ke level 39]
[Ding! Selamat, pemain Regalia telah naik level ke level 40]
[Ding! Selamat, pemain Regalia telah menggabungkan tubuh Zephyr Magnus dan mendapatkan skill Core Break. Skill tersebut sudah disatukan dengan skill Divine Primordial. Zephyr Magnus telah masuk unit Primordial Orc Army]
[Ding! selamat, pemain Regalia telah mendapatkan 20 pecahan Arc Of Life]
“Tambah satu unit lagi, tapi untuk sekarang tak bisa digunakan karena masih tahap pendinginan skill. Lebih baik aku bergegas, tinggal dua dungeon lagi untuk mengumpulkan bau logam Veredium,” gumam Satria dan masih dalam kondisi semula, “Padahal Zirah milik Zephyr Magnus karena juga. Tapi kenapa aku tidak mendapatkannya?”
Satria berjalan karena kehabisan poin SP dan tak bisa terbang menggunakan skill Dragon Fly. Setelah keluar dari wilayah elven Forest, dia menyandarkan tubuhnya pada sebatang pohon kecil.
Dia membuka satu kotak platinum yang masih tersisa 3 kotak di dalam ransel inventaris slot 1 miliknya, “Mungkin saja aku menemukan barang yang bagus. Sambil beristirahat, mari kita buka satu kotaknya,” gumamnya.
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 50 botol SP potion ukuran S]
[DIng! Selamat, pemain Regalia mendapatkan Sirius Black armor Set]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan kartu pet Sirius]
[Ding! Selamat, pemain Regalia telah mendapatkan 100 poin skill pet (PSP)]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 1000 poin skill]
Satria tersenyum sumringah setelah melihat dan mendengar pemberitahuan sistem. Dia benar-benar mendapatkan jackpot kali ini dan sangat beruntung.
Pria tak memakai sehelai benang itu langsung memakai Sirius Black Armor Set, yaki armor ksatria berwarna hitam, tanpa helm armor. Di pergelangan kaki betis, pergelangan tangan, siku, dan bahu memiliki duri-duri kristal berwarna biru.
Satria juga mengeluarkan kartu pet Sirius, dan melemparkannya ke udara. Untuk memunculkan monster kecil seperti bola berwarna hitam dengan tanduk berbilah lengkung berwarna biru dan kedua sayap malaikat berwarna hitam dengan ujung-ujung bulu sayap berwarna biru pekat, serta manik mata berwarna biru seperti batu safir.
[Ding! Status Pet]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Nama Pet: Sirius]
[level: 1 (0/100)]
[Rank: Warrior]
[PSP: -]
[Skill: Darkness Of Destruction]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Deskripsi: Skill Darkness Of Destruction adalah kemampuan Sirius menembakan bola hitam dan bisa meledakan area dalam radius 5 meter. 1% berkesempatan membuat efek Bleed, Slow, Confucius, Poison, Paralyze, Burn,, Freeze, dan petrify disaat bersamaan]
Satria melebarkan mata melihat deskripsi panel hologram tentang sill Darkness Destruction milik Sirius dan jantungnya serasa mau copot. Bagaimana tidak, skillnya itu bisa mengakibatkan banyak debuff sekaligus, walaupun itu hanya 1%.
Satria menaruh kartu PSP ke dahi Sirius dan dia sangat senang dengan melompat-lompat. Sebab PSP miliknya telah diisi ulang dan dia bisa membantu Satria membereskan semua monster yang menghadangnya nanti di dungeon Forsaken Barrows.
__ADS_1
Dungeon Forsaken Barrows merupakan sebuah tempat yang dipenuhi kuburan massal dan semua monster berjenis arwah berkumpul disana. Letaknya tidak jauh dari Elven Forest, hanya perlu berjalan ke arah timur laut selama 1 jam, maka akan sampai.
Namun buk Satria namanya, jika dia tidak terbang. Pria ber zirah ksatria berwarna hitam tersebut mengeluarkan keenam sayapnya yang sudah berubah, sisi kiri sayap Malaikat dan di sisi kanan sayap Naga.
“Divine Primordial!”
Satria menggunakan skill Hyper Move untuk mempercepat terbangnya sambil memeluk Sirius di tengah dadanya.
Hanya dalam satu 40 menit, Satria sampa di sebuah tanah perkuburan yang diselimuti aura kematian yang sangat pekat.
Bulu kuduk Satria langsung merinding dan badannya menggigil ketakutan. Tapi berkat skill pasif Divine Glory, efek Fear itu langsung lenyap.
“Fyuh, untung saja aku punya skill ini. Jika tidak, maka tubuhku bisa terpaku disini,” gumamnya menghela nafas lega.
Tanah perkuburan ini sangat lapang, tapi tidak ada batu nisan di wilayah Forsaken Barrows, hanya ada pepohonan tumbang, bangunan yang hancur yang diselimuti aura gelap.
Dahulunya, wilayah Forsaken Barrows adalah sebuah desa yang memiliki tanah perkuburan yang sangat luas. Semua pahlawan di daratan Servin di kubur disini. Tetapi, setelah ada invasi monster dari daratan Elysions semuanya berubah menjadi wilayah yang diselimuti aura kematian yang sangat pekat.
[Ding! Terdeteksi monster]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Nama Pet: Skeleton Knight]
[HP: 5000]
[level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin Pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Nama Pet: Skeleton Lancer]
[level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin Pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Nama Pet: Skeleton Archer]
[HP: 10000]
[level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin Pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Nama Pet: Skeleton Mage]
[HP: 14000]
[level: 19]
[Rank: Chief]
__ADS_1
[Poin Pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Nama Pet: Skeleton Pumpkin Head]
[HP: 25000]
[level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin Pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Nama Pet: Skeleton Wyvern]
[HP:35000]
[level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin Pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Ding! terdeteksi boss monster]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
[Nama Pet: Lich]
[HP: 55000]
[level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin Pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—-------¤¤
"Maju!" seru Satria melemparkan Sirius ke udara setinggi 5 meter.
Sirius pun terbang cepat dengan kedua sayap mungilnya dan masuk ke wilayah Forsaken Barrows.
Skeleton Archer langsung menembaki Sirius dengan anak panah bertubi-tubi. Monster bola hitam itu meliuk-liuk menghindari setiap anak panah yang mengarah padanya. Lalu menembakan bola hitam ke arah Skeleton Knight yang berbaris membentuk blokade.
BOOM!
Bola itu meledak di permukaan tanah dan membentuk lubang hitam berdiameter 5 meter disertai petir biru yang menyambar-nyambar di tengah pusarannya.
Skeleton Knight dan Skeleton Lancer tersedot ke dalam lubang hitam yang dibuat oleh Sirius.
[Critical hit terpicu!]
[Monster Skeleton Knight dan Skeleton lancer terkena efek slow selama 1 detik]
[-5000]
[-5000]
[... ….]
__ADS_1
Barisan Skeleton Knight dan Skeleton Lancer semuanya terseret ke dalam pusaran lubang hitam yang sangat kuat. Selama mereka berada di dalam pusaran, poin HP mereka terus menurun drastis dan akhirnya tubuh mereka berubah menjadi gelembung pelangi.