
Poin HP milik Satria langsung berkurang 80% setelah terkena efek Burn dan skill pasif Blood Divine Regeneration langsung aktif memulihkan poin HP milik Satria hingga penuh kembali menjadi 100%.
Akan tetapi, efek Burn itu masih terus berjalan dan menguras poin HP milik Satria hingga berkurang 30%.
“Scarlet Emperor! Eagle Vision! Copycat!” Satria mengaktifkan tiga skill sekaligus dari skill yang dimiliki oleh topeng predacon dan berhasil menyalin salah skill milik Behemoth Strove yang meningkatkan resistensi terhadap api hitam. “Hell Field!”
Seketika itu juga, api hitam yang membakar tubuh Satria langsung padam dan tubuhnya diselubungi bola pelindung berwarna hitam transparan.
Satria merunduk setelah melihat prediksi di dalam pikirannya bahwa Behemoth akan melesatkan pukulan bertubi-tubi ke arah Satria.
Benar saja, berkat Satria merunduk kepalan tangan yang sangat besar tersebut tidak mengenai badan Satria, hanya mengenai ruang kosong belaka.
Satria menyerang balik dengan menebas secara diagonal beberapa kali lengan bawah Behemoth, “Mystical Wind!”
SLASH! SLASH!
[Super Critical hit terpicu]
[-1000]
[-1000]
[... ….]
Satria mengernyit setelah dia menebas lengan Behemoth dan ternyata kulitnya sangat keras. Itu terlihat dari poin HP Behemoth yang berkurang sedikit.
“Flying Thunder God!” Satria berpindah tempat ke atas kepala Behemoth dan menghantamkan bilah pedang Bloodfallen ke ubun-ubun Naga abu-abu tersebut untuk membelahnya, “Rend Soul!”
BOOM!
[Super critical hi terpicu]
Kepulan cahaya merah darah muncul di atas kepala Behemoth dan telapak tangan kanan Behemoth tesebut reflek memukul tubuh Satria.
“Flying Thunder God!” seru Satria dan mundur sejauh mungkin dengan berteleportasi ke belakang Behemoth. Lalu bersiap menembakan kelima laser besar berbeda warna, “Divine Primordial!”
SWUSH! BOOM!
[Super critical hit terpicu!]
[-10000]
Behemoth langsung membalikan badan dengan kedua tangan disilangkan di tengah dada untuk menahan tembakan lima sinar laser merah bear yang berbeda warna tersebut.
“Apa?!” Satria melebarkan mata karena serangan pamungkasnya hanya mengurangi 10000 poin HP saja.
Poin SP mili Satria langsung habis tak tersisa dan segera menenggak dua botol cairan emas untuk mengisi 80% poin SP miliknya.
Behemoth menyemburkan api hitam yang lebih kuat dengan kompresi yang lebih tinggi dan juga jangkauannya sangat luas sampai radius 300 meter.
Satria mengepakkan keenam sayapnya dan melesat ke arah Behemoth, lalu melancarkan serangan tebasan bertubi-tubi, "Divine Primordial! Mystical Wind!"
SLASH! SLASH!
[Super Critical hit terpicu]
[-1000]
__ADS_1
[-1000]
[... ….]
Namun kali ini Satria menyerangnya membabi buta dan melepaskan skill Hyper Sonic Step yang bisa menghentikan waktu selama 3 detik.
Poin HP Behemoth Strove langsung turun drastis dan tersisa 250.000 poin. Itu sepadan dengan semua poin SP yang telah dihabiskan oleh Satria.
Setelah efek penghentian waktu berhenti, Satria terbang mundur secepat mungkin untuk menghindari Behemoth yang akan melepaskan gelombang ledakan api hitam sesuai apa yang dilihatnya dalam prediksi di dalam pikirannya.
SWUSH!
Sesuai apa yang Satria prediksikan, gelombang api hitam benar-benar meledak dari dalam tubuh Behemoth Strove. Gelombang api hitam itu dengan cepat menyebar ke seluruh area seluas radius 100 meter dan membakar apapun yang dilewatinya.
Satria segera menenggak dua botol cairan emas untuk memulihkan 80% poin SP miliknya yang sudah menyentuh angka nol. Hanya dalam 3 detik, poin SP miliknya terisi lagi 80%.
[Monster Behemoth Strove terkena efek Stunt selama 5 detik]
Monster Naga abu-abu tersebut mematung dengan mata berputar-putar setelah melepaskan skill Hell Flare. Satria segera terbang cepat untuk mendekatinya dan melepaskan tebasan bertubi-tubi, “Mystical Wind! Rend Soul! Divine Primordial!”
[Super critical hit terpicu!]
[-1000]
[-1000]
[... ….]
Setelah menebas bertubi-tubi, Satria menebas secara vertikal dengan kekuatan penuh. Lalu kembali menggunakan skill Hyper Sonic Step untuk menghentikan waktu selama 3 detik dan menebas kembali bertubi-tubi dan mengakhirinya dengan meledakan tubuhnya mengunakan skill Rage Of Extinction.
SWUSH! BOOM!
[Super critical hit terpicu]
[-1000]
[-1000]
[... ….]
[-20.000]
[-20.000]
[... ….]
Satria tidak berhenti mengeluarkan gelombang kejut ledakan sampai poin SP miliknya habis dan poin HP miliknya juga terkuras 80%.
Namun semua serangan Satria selama 13 detik tersebut belum mampu membuat poin HP Behemoth Strove menyentuh angka nol.
Efek penghentian waktu dan efek Stunt telah berakhir. Behemoth Strove masuk dalam mode mengamuk setelah poin HP miliknya tersisa 100.000 poin.
Satria menjauh lagi dari Behemoth Strove. Tubuh monster Naga abu-abu itu berubah menjadi abu-abu kemerahan dan diselimuti aura hitam yang berkobar-kobar. Poin HP milik Behemoth Strove bertambah 10 poin setiap satu detik dan membuat Satria tersentak kaget.
"Divine Primordial!" seru Satria sambil menenggak 2 botol cairan emas untuk memulihkan poin SP miliknya.
[Skill pasif Divine Blood Regeneration diaktifkan dan memulihkan 5000 poin HP]
__ADS_1
Kemudian melesat dengan skill Hyper Move dan setelah tiba di depan Behemoth yang bersiap melepaskan kembali skill Hell Flare, Satria menghentikan waktu lagi dengan skill Hyper Step Sonic.
[Monster Behemoth Strove terkena efek Time Stop selama 20 detik]
Mata Satria melebar melihat efek kombinasi skill Hyper Move dan skill Hyper Sonic Step yang bisa menghentikan waktu selama itu.
"Divine Primordial!" seru Satria.
Kemudian kembali menebas bertubi-tubi sambil dan memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin untuk membuat poin HP Behemoth Strove menyentuh angka nol.
[Super critical hit terpicu!]
[-1000]
[-1000]
[… ….]
Selesai dengan tebasan bertubi-tubi, Saria menembakan bola-bola cahaya yang dikombinasikan dengan tembakan proyektil-proyektil air berkompresi tinggi.
[Super critical hit terpicu]
[-500]
[-500]
[... ….]
Untuk mengakhiri perlawanannya dengan Behemoth Strove, Satria menenggak satu botol cairan emas dan melepaskan skill Core Break.
Lingkaran sihir yang muncul di atas langit berjumlah ratusan tersebut, diarahkan moncong senapannya ke satu titik, yakni ke arah Behemoth Strove dan ditembakan sinar lasernya.
SWUSH! BOOM!
[Super critical hit terpicu]
[-15000]
[-15000]
[... ….]
Cahaya yang sangat terang menerangi seluruh wilayah Hidden Forgotten City. Saking terangnya sampai-sampai Satria menutupi topeng predacon dengan kedua silangan tangannya.
Dia juga tidak menyangka, kalau skill Core Break bisa ditembakan ke satu target, bukan seperti biasanya yang memiliki kerusakan, khusus area saja.
Dengan erangan satu titik tersebut, akhirnya poin HP milik Behemoth Strove Menyentuh angka nol.
[Ding! Selamat, pemain Satria berhasil membunuh monster rank Lord dan mendapatkan 10000 poin pengalaman]
[Ding! Selamat, pemain Regalia telah naik ke level 42]
[Ding! selamat, pemain Regalia mendapatkan 20 pecahan Arc Of Life]
[Ding! Selamat pemain Regalia mendapatkan 20 batu logam Vanadium]
[Ding! Selamat, pemain Regalia mendapatkan 100 orb stone infinity]
__ADS_1
Satria langsung terduduk lemas dengan dada kembang-kempis tak beraturan di depan mayat Behemoth Strove. Tapi saat Satria akn menyerap mayat Naga abu-abu itu, tubuh Behemoth Strove berubah menjadi partikel gelembung jiwa dan lenyap entah kemana.