
[Super Critical hit terpicu!]
[Monster Vargas Nemesis terkena efek Bleed selama 5 detik]
[-500]
[-500]
[... ….]
Satria yang terus menebas bagian belakang tubuh Vargas dikejutkan oleh siluet shuriken besar yang keluar dari celah dimensi di belakang tubuhnya.
Rupanya Vargas menyerang balik Satria secara diam-dim disaat dirinya juga diserang oleh pria berzirah hitam tersebut.
“Flying Thunder God!” Satria berpindah tempat sejuah 100 meter di belakang tubuh Vargas dan silue-siluet bilah shuriken tersebut hanya mengenai ruang kosong.
Kemudian Satria menyerang bailk dengan menembakan bola-bola cahaya ke arah kubus limas yang menempel pada pinggang Vargas, “Divine Primordial!”
BOOM! BOOM!
[Super critical hit terpicu!]
[-1000]
[-1000]
[... ….]
Bersamaan suara ledakan itu pula poin HP milik Vargas langsung menyentuh angka nol.
Akan tetapi, hal aneh terjadi. Tubuh Vargas berubah mennjadi partikel gelembung jiwa dan Satria tak bisa menyerapnya.
[Ding! Selamat, pemain regalia telah berhasil membunuh monster rank Lord dan mendapatkan 10000 poin pengalaman]
[Ding! Selamat, pemain Regalia telah mendapatkan 20 pecahan Arc Of Life]
Satria sudah tampak kelelahan. Tapi dia harus menyelsaikan satu dungeon lagi, yakni Forgoten City untuk memenuhi misi utama dan juga misi dari Harold.
Untuk ke Forgotten City, dia harus melewati Mars Of Oblivion, yakni sebuah daratan yang dipenuhi rawa-rawa dan sulur-sulur akar beracun. Tapi semua itu tidak masalah, sebab Satria hanya perlu terbang saja untuk melewatinya.
Banyak pesan yang masuk ke Overdrive Gold miliknya dan langsung Satria balasjika dia sedang menjalankan misi khusus.
Safira, Luna, Raven, Renata dan Zenia ingin menyusul Satria. Tapi pria berzirah hitam tersebut memberitahukan pada balasan pesannya, untuk tidak menyusulnya. Sebab misi khusus itu akan segera berakhir setelah Satria menyelesaikan misinya di dungeon Forgoten City.
Sambil terbang ke Forgotten City, Satria mengalokasikan 1000 poin skill yang dimilikinya ke skill Fusion sampai ke level maksimal.
[Ding! Selamat, pemain Regalia berhasil menaikan level skill Fusion ke level 2 dan skill tersebut bisa digunakan untuk menggabungkan zirah armor]
[Ding! Selamat, pemain Regalia berhasil menaikan level skill Fusion ke level 3]
[Ding! Selamat, pemain Regali berhasil menaikan level skill Fusion ke level 4 dan skill tersebut bisa digunakan untuk menggabungkan senjata]
[Ding! Selamat, pemain Regalia berhasil menaikan level skill Fusion ke level 5]
[Ding! Selamat, pemain Regalia berhasil menaikan level skill Fusion ke level 6 dan skill tersebut bisa digunakan untuk menggabungkan potion]
[Ding! Selamat, pemain Regalia berhasil menaikan level skill Fusion ke level 7]
[Ding! Selamat, pemain Regalia berhasil menaikan level skill Fusion ke level 8]
[Ding! Selamat, pemain Regalia berhasil menaikan level skill Fusion ke level 9]
[Ding! Selamat, pemain Regalia berhasil menaikan level skill Fusion ke level maksimal dan skill tersebut bisa digunakan untuk menggabungkan monster sekutu yang dimiliki oleh pemain Regalia]
__ADS_1
Satria menghabiskan 1000 poin skill untuk memaksimalkan skill Fusion dan sudah bisa menggabungkan job, zirah armor, senjata, potion juga monster sekutu yang dimilikinya.
Satria sampai di wilayah Forgotten City, yakni sebuah wilayah dipenuhi reruntuhan bangunan yang sudah usang, dan sejauh mata memandang yang tampak hanya daratan padang pasir juga tanah yang gersang.
[Ding! Terdeteksi monster]
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
[Nama monster: Mini Golem]
[HP: 25.000]
[Level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
[Nama monster: Paraminimi]
[HP: 20.000]
[Level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
[HP: 35.000]
[Level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
[Nama monster: Giant Worm]
[HP: 15.000]
[Level: 19]
[Rank: Chief]
[Poin pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
[Ding! Terdeteksi boss monster]
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
__ADS_1
[Nama monster: Paradom]
[HP: 45.000]
[Level: 20]
[Rank: Chief]
[Poin pengalaman: -]
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
Ratusan Salamander mencium keberadaan Satria dan langsung berlari cepat ke arahnya. Kepulan debu yang tebal muncul di belakang ratusan Salamander yang melangkahkan kakinya dengan suara yang bergemuruh.
Poin SP milik Satria masih tersisa 50% dan tanpa basa-basi, dia langsung skill Core Break, “Divine Primordial!”
SWUSH! BOOM!
Hujan sinar laser dari lingkaran sihir yang berada di atas langit menghantam semua monster yang berada di daratan Forgotten City, mulai dari Salamander, Mini Golem, Giant Worm, Paraminimi dan Paradom.
BOOM!
Semua monster dibabat habis tak tersisa oleh Satria, hanya dalam sekali serang. Kepulan cahaya yang membentuk kubah cahaya menyebar ke seluruh wilayah Forgotten City.
Lagi-lagi fenomena tersebut mengundang banyak pertanyaan dari seluruh pemain yang berada di sekitar wilayah Forgotten City. Berita tersebut langsung trending di berbagai kanal media nasional maupun internasional.
Luna, Safira, Raven, Zenia dan Renata yang sedang mengadakan rapat dadakan di markas Guild Eterna. Hanya bisa menepuk jidat masing-masing, melihat pemain yang tak asing bagi mereka yang telah menghanguskan semua monster di wilayah Forgotten City hanya dalam sekali serang.
Kembali ke Satria yang sudah diteleportasikan ke dalam lingkaran sihir hitam dan masuk ke alam wilayah daratan padang pasir yang sangat panas dengan cahaya matahari merah darah.
[Ding! Terdeteksi boss monster tersembunyi]
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
[Nama monster: Behemoth Strove]
[HP: 350.000]
[Level: 42]
[Rank: Lord]
[Poin pengalaman: 9500]
¤¤—--------¤¤—---------¤¤
Naga yang memiliki tubuh abu-abu, setinggi 50 meter, dan mempunyai cakar di kedua tangan dan kedua kaki berwarna kuning tersebut sedang meraung keras.
Akibat raungannya tersebut, seluruh wilayah tersembunyi Forgotten City meningkat suhu panasnya mencapai 700 derajat celcius.
Bulir-bulir bening membasahi sekujur ubuh Satria, “Huff … panas sekali di dalam dungeon ini. Benar-benar monster yang ingin memanggang para pemain,” gumamnya sambil menyeka keringat di tengkuknya.
Behemoth menge[kan sayapnya yang berwarna abu-abu, lalu muncul keenam tanduk berwarna kuning di kepalanya dan membentuk seperti mahkota.
Dari dalam mulut Behemoth menembakan semuran api hitam yang sangat besar ke arah Satria.
Pria berzirah hitam tersebut melompat tinggi, kemudian terbang untuk menghindari gelombang tsunami api hitam setinggi 15 meter.
SWUSH!
Api hitam tersebut membakar permukaan tanah dan tak kunjung padam, malah bertambah besar kobaran apinya.
"Divine Primordial!" sru Satria menembakkan proyektil-proyektil air untuk memadamkan api sekaligus menembaki tubuh Behemoth.
__ADS_1
Akan tetapi, serangan tersebut tidak mempan pada tubuh Behemoth dan kobaran api hitam. Sebelum proyektil-proyektil air tersebut sampai ke tubuh Behemoth dan kobaran api hitam, peluru air yang memiliki panjang 10 cm tersebut sudah menguap.