Overgear

Overgear
Bab 49


__ADS_3

Dari mulut Nephilim muncul bola cahaya berwarna merah muda kejinggan dan membesar sangat cepat. Lalu ditembakan ke arah kerumunan 100 pemain yang terkena efek Fear.


SWUSH! BOOM!


Sinar laser merah muda ejinggan yang sangat besar menghantam 100 pemain dan membuatnya terkena efek Paralyze. Sebab serangan tersebut mengandung kejutan listrik bertegangan tinggi.


[-2000]


[-2000]


[... ….]


64 pemain berubah menjadi partikel gelembung jiwa dan dikirim ke Katedral. Nephilim melancarkan serangan kedua dengan melakukan tebasan cara membentuk huruf X.


SWUSH! BOOM!


Siluet energi berwarna merah muda kejinggaan, dan berbentuk huruf X yang sangat besar, menghantam 46 pemain yang sedang terkena efek Paralyze selama 15 detik. Kepulan debu dan asap yang tebal menjulang ke langit membentuk siluet pilar yang sangat tinggi.


[-3000]


[-3000]


[... ….]


Satu persatu pemain, poin HP-nya menyentuh angka nol, berubah menjadi partikel gelembung jiwa dan lagi-lagi dikirim ke Katedral.


Masih tersisa 10 pemain yang memiliki 50% poin Hp dan mencoba melawan. Tapi dicegah oleh Satria yang hanya terdengar suaranya saja, “Pergi! Nephilim bukan lawan klia. Monster ini terlalu ganas dan kuat, walaupun levelnya hanya level 18!” teriaknya.


Satria terbang tanpa bisa dideteksi oleh Nephilim dan menembaki monster raksasa tersebut dengan proyektil-proyektil air bertekanan tinggi.


Nephilim tidak mudah didekati karena terus mengibaskan kedua sayap dan kedau cakarnya secara membabi buta agar pemain dengan serangan jarak dekat tidak mampu mendekatnya.


[Critical hitterpicu]


[-1000]


[-1000]


[... ….]


“Scarlet Emperor! Eagle Vision!” seru Satria mengaktifkan pandangan untuk memprediksi gerakan Nephilim dan persepsi pandangan mata Elang agar bisa melihat Nephilim dari berbagai sisi. “Divine Primordial!”


Satria terbang mundur sambil menembakkan bola-bola cahaya yang sangat banyak, bertubi-ubi dengan kecepatan secepat kilat ke arah sayap Nephilim. Supaya saya itu tidak melindungi tubuhnya lagi.


BOOM! BOOM!


[Critical hit terpicu!]


[-1500]


[-1500]


[... …]


Kepulan bola cahaya muncul sangat banyak di kedua sayap Nephilim disertai kepulan asap yang sangat tebal, sehingga mengganggu pandangan Nephilim ke segala Arah.


“Mati! Divine Primordial!”

__ADS_1


Satria kesal dan melepaskan skill Rage Of Extinction, menguras 90% poin HP dan 100% poin SP miliknya. Karena kesal pertahanan Nephilim sangat kuat.


BOOOM!


Tubuh Satria meledak dan mengeluarkan ledakan berupa siluet bola cahaya berwarna ungu pekat disertai energi berbentuk siluet pilar menjulang ke langit.


10 pemain yang berlevel 30, dan sudah mundur dari wilayah bagian dalam Elven Forest dapat melihat bola cahaya berwarna ungu pekat itu terus menyebar, dan meratakan apapun yang dilewatinya.


“Apa?!”


“Skill macam apa itu?!”


“Apakah itu skill terakhir dari job tahap akhir milik job Prime Knight?”


“Mungkin. Pemain yang bisa mengeluarkan skill tersebut harus memiliki level 74.”


“... ….”


Sepuluh pemain tersebut berspekulasi satu sama lain tentang skill yang dilepaskan oleh Satria. Tapi semua spekulasi mereka semuanya salah.


[Critical hit terpicu!]


[-100.000]


Merasa skill pasif Divine Blood Regeneration tidak dapat aktif, Satria segera mengeluarkan 3 botol cairan emas untuk mengisi ulang semua poin SP miliknya.


Satria melayang di atas ketinggian 100 meter dengan dada kembang-kempis tak karuan.


Disaat lelah seperti ini muncul lingkaran sihir berwarna hitam dan dari dalamnya keluar seekor monster yang sangat tampan.


Ding! Terdeteksi boss monster tersembunyi]


¤—-------------¤—----------¤


[Nama Monster: Zephyr Magnus]


[HP: 50000]


[Level: 40]


[Rank: Lord]


[Poin pengalaman:100000]


¤—-------------¤—----------¤


Zephyr Mangus mampu melihat Satria yang sedang menggunakan skill Stealth dan mendeteksinya dengan sangat jelas. Lalu kedua telapak tangannya diarahkan ke arah Satria yang sedang melayang untuk menembakan sinar laser biru yang sangat besar.


SWUSH!


Satria terbang ke samping kiri untuk menghindarinya, dan diantara kedua sinar laser biru. Dada tengah Magnus Zephyr terbuka dan memunculkan bola kristal biru dan menembakan sinar laser biru juga.


SWUSH!


“Terpaksa! Flying Thunder God!” seru Satria dan memindahkan tubuhnya dengan berteleportasi ke belakang Magnus Zephyr dan segera meminum 3 botol cairan hijau untuk memulihkan pin Hp miliknya. “Mystical Wind! Divine Primordial! Rend Soul!”


SLASH! SLASH!

__ADS_1


Satria menyerang kedua sayap Zephyr Mahnus dengan membabi buta, mulai dari tebasan energi, tebasan cepat bertubi-tubi dan terakhir hantaman ayunan tebasan.


[Super critical hit terpicu!]


[Monster Zephyr Magnus terkena efek Super Bleed]


[-1000]


[-50]


[-50]


[-50]


[... ….]


“Apa?!” Satria melebarkan mata melihat poin HP milik Zephyr Magnus yang terkuras hanya sedikit. Meskipun telah terkena efek Super Bleed dan Super critical. “Tidak mungkin?! Monster macam apa Zephyr Magnus ini?!”


Monster bersayap empat tersebut mengibaskan keempat sayap dan berhasil menyabet tubuh Satria, hingga terpental mengenai permukaan tanah yang sudah rata oleh serangan dari skill Rage Of Extinction.


BAM! BOOM!


[-1000]


Walaupun merasakan sakit di tubuhnya, Satria bangkit dengan perasaan yang sangat bersemangat, untuk mengalahkan Zephyr Magnus.


Monster bersayap empat kembali mengarahkan kedua telapak tangannya ke arah Satria dan melepaskan bola-bola cahaya berwarna biru berukuran bola baseball untuk membombardir Satria.


BOOM! BOOM!


Satria terbang meliuk-liuk, untuk menghindari setiap bola cahaya biru yang ditembakkan oleh Zephyr Magnus dan membalas serangannya dengan tembakan bola cahaya merah dari skill Rapid Burst Ball milik Mega Orc.


BOOM! BOOM!


Rentetan suara ledakan disertai kepulan asap yang tebal menghalangi pandangan antara Satria dan Zephyr Magnus.


Disaat pandangan mereka terbatas, Zephyr Magnus menembakan sinar laser yang besar dari dada dan kedua telapak tangannya ke arah Satria. Matanya mampu menembus penghalang setebal apapun, makannya bidikan tembakannya terlampau akurat.


Satria sudah memprediksi gerakan Zephyr Magnus dan membalas dengan menembakan lima sinar laser besar dari lima lingkaran sihir yang besar di kanan, kiri, bawah dan atas tubuhnya, "Divine Primordial!" serunya.


Tiga sinar laser besar milik Zephyr Magnus beradu di udara dengan lima sinar laser besar milik Satria. Keduanya sama-sama kuat dan saling mendorong satu sama lain


“Hyaaa …!”


“Roaaar …!”


Keduanya meraung keras dan tak mau kalah satu sama lain. Tapi, poin SP mili Satria terus menurun drastis dan membuat kelima sinar lasernya terdorong ke arah tubuhnya sendiri.


“Aku belum kalah!’ Satria segera menenggak 2 botol cairan emas yang terakhir dan anehnya, poin SP miliknya langsung terisi penuh. Sepertinya energi dari skill Omega Blast bereaksi dengan cairan emas tersebut dan membuat Satria girang bukan kepalang. “Divine Primordial!”


Satria melepaskan skill Rage Of Extinction, menguras 90% poin HP dan 100% poin SP miliknya.


BOOOM!


Tubuh Satria meledak, dan mengeluarkan ledakan berupa siluet bola cahaya berwarna ungu pekat disertai energi berbentuk siluet pilar menjulang ke langit, dan terus menyebar menekan sinar laser biru milik Zephyr Magnus.


Bersamaan itu pula lima sinar laser besar dan bola cahaya menghantam tubuh Zephyr Magnus dan membuat poin HP-nya menyentuh angka nol.

__ADS_1


__ADS_2