PaCAR 5 HARI

PaCAR 5 HARI
BAb 10 Hati ini,,??


__ADS_3

Jantungku serasa berhenti berdetak,tak menyangka aku akan melihat seseorang yang masih mengisi separuh hatiku.


Setelah berbulan-bulan tidak melihatnya rasa rindu ini menyeruak dalam hatiku,rasanya ingin menyapa dan memandang wajah tampannya,hidung mancung,mata sipit dan wajah tegasnya membuat aku berlama-lama untuk memandangnya.


Ku putuskan pandanganku dan segera pergi kebelakang mengganti pakaianku.Aku lihat Mbak Sinta masih melakukan panggilan dengan Bayu,aku menghampirinya untuk menggantikan kegiatananya dikasir.


"Sudah dulu ya Yank,yang tugas dikasir sudah datang,nanti lanjut lagi kalau kamu udah pulang kerja." ucapnya saat aku datang menghampirinya.


"Maaf mbak merepotkan," aku berdiri disampingnya,saat mbak Sinta menutup panggilan dan beranjak dari kursi,


"Nggak pa pa,nyantai aja Yu, tadi aku nggak ada kerjaan jadi aku duduk disini saat aku lihat meja kasir belum ada kamu sambil vidio call sama tunanganku,!" Mbak Sinta menjelaskan


"Ohh mbak Sinta sudah tunangan,!


kenapa tidak kesini saja mbak kalau mau ngobrol?" tanyaku ingin tau kabar Bayu.


"Dia sedang di luar negri untuk kerja,katanya buat modal nikah dan membangun rumah sendiri setelah nikah,dia nggak mau bergantung dengan orang tua," jelasnya.


"padahal aku nggak ingin mewah-mewah kalau nikah nanti tapi dia ingin menunjukkan pada orang tuaku kalau dia mampu dan bisa mandiri," lanjutnya


"Ohh begitu,, cowok idaman mbak,semoga langgeng dan lancar sampai hari H," aku berucap.


Walaupun aku bisa berkata seperti itu tapi hati ini sedang tak baik-baik saja,ada sedikit rasa nyeri yang aku rasakan.


Setidaknya aku tahu dia ada dimana dan baik-baik saja,itu membuat hatiku tenang.


Jam makan siang datang,seperti biasa para pelanggsn datang berbondong-bondong untuk makan siang,selain tempatnya statregis makanan disini enak dan terjangkau,tidak terlalu mahal bagi anak-anak kampus.


"Ay,,!" Rico datang bersama teman-temannya,


aku anggukkan kepala dan tersenyum.


"Mau pesan makan atau minum aja?" tanyaku saat Rico menghampiriku.


"Mau makan sama teman-teman,kamu udah makan Ay??,"


"Belum nanti kalau udah ada yang ganti tempat aku,," jawabku sambil melayani pelanggan yang membayar


"Terima kasih sudah datang," ucapku saat pelanggan pergi.


"Kamu pesan dulu makanannya,nanti teman-teman kamu kelamaan menunggu," ucapku pada Rico


"Baiklah aku makan dulu,nanti sehabis kuliah aku mau main kerumahmu dan ajak jalan-jalan,"


"Insyallah,aku belum tau nanti ada acara atau tidak," jawabku belum pasti.


Rico menganggukkan kepala dan berlalu menuju tempat teman-temannya.

__ADS_1


Ku lalui hari ini sangat menyenangkan,karna tak sengaja aku melihat orang yang aku rindukan,itu membuatku semangat bekerja,seperti mendapatkan mood boster untuk tubuhku.


Aku tau ini tidak benar karna Bayu sekarang mempunyai tunangan dan terikat dengan orang lain,tapi perasaan ini tak bisa berbohong,masih ada rasa berharap padanya.


Sampai dirumah aku segera bebersih dan sholat.Terdengar suara motor di depan rumah,mungkin itu Rico yang datang untuk mengajak jalan-jalan.


"Assalamualaikum Ay,,,!"


"Waalaikusalam Co,udah datang aja,


masuk dulu yuk,,," aku persilahkan masuk dan membuat minuman.


"Diminum dulu Co tehnya.!"


"Makasih,malah ngrepotin ,,"


"Nggak pa pa yang penting nggak tiap hari aja,"


"Ha,ha ha,kalau kamu maunya tiap hari aku malah seneng banget Ay, apa perlu aku nikahin kamu biar tiap hari kita ketemu terus???"


"Rico !!! jangan mulai deh !!!"ku pelototin Rico yang sedang cengar cengir


"Bercanda Ay,kamu kok nanggapinya serius amat,,!"


"Abis kamu nyinggung soal itu terus," nadaku jutek


"Maaf tadi hanya bercanda jangan marah,"


"oke"


Aku bergegas berganti pakaian,aku tidak tau Rico mau mengajak aku kemana.Hari ini aku tidak ada jam kuliah,jadi bisa sedikit bersantai.


"Ayo ntar malah kemalaman,,mau kemana to Co??" aku bertanya pada Rico karna aku penasaran,dia masih saja memandangku tanpa berkedip,


"Malah bengong,ayo,,,??kamu mau ajak kemana sih??" aku mengulang pertanyaanku.


"Nanti juga kamu tau Ay,ikut aja ,,"


Rico masih merahasiakan dimana kita akan pergi.


Dilajukannya motor sprot milik Rico membelah jalanan,sepanjang perjalanan kami saling diam,kalaupun berbicara mungkin nggak akan terdengar.


Sampailah kami di restauran yang mewah,tidak banyak orang yang ada didalam,hanya beberapa orang saja.


Saat akan masuk aku ragu,karna orang-orang didalam memakai gaun-gaun mewah,bukan yang seperti aku hanya menggunakan dress selutut lengan panjang yang tampak sederhana.Aku kira Rico akan mengajakku makan malam biasa,tapi sepertinya ini acara ulang tahun,karena orang-orang yang datang membawa bingkisan.


"Co ini acara apa?," Aku semakin penasaran saat Rico terus mengajakku masuk,

__ADS_1


"Cuma acara ulang tahun aja Ay,ayo aku kenalkan yang punya acara,!!" dia terus saja mengandengku masuk kedalam.


"Tapi aku nggak bawa kado Co,!!"


"Nggak pa pa,udah ayo masuk acaranya sudah mau dimulai,,"


Kami berjalan beriringan dengan berpegangan tangan.Orang yang tak tahu mungkin mengira kami ini sepasang kekasih,karna Rico terus saja mememang tanganku.


"Ma,pa maaf telat,"Rico mencium tangan kedua orang tuanya,setelahnya pandangan orang tuanya mengarah padaku,


'Jadi ini ulang tahun orang tuanya,kenapa Rico tak bilang dulu,kalau kayak gini aku malu nggak bawa kado, dasar awas kamu Co,!!' ucapku dalam hati.


"Kenalin Ma,Pa ,teman Rico namanya Ayu,"


Aku mengulurkan tanganku untuk memperkenalkan diri,


"Ayu tante ,om,,," mereka menyambut dan meciumnya dengan takzim


"Hallo Ayu,perkenalkan nama tante Sani,kalau suami tante Seno," mamanya Rico berbicara dengan ramah,papanya juga menyambut dengan ramah.


"Oh jadi ini gadis yang kamu taksir nak,,?" tak sengaja aku mendengar mamanya berbisik,


"Ya ma,,," Rico membalas berbisik.


"Maaf tante saya tidak bawa apa apa karena Rico tidak bilang kalau mau ngajak saya kesini,,," aku tak enak hati.


"Udah nggak pa pa yang penting kamu mau datang tante sudah senang,,," tante Sani menjawab.


"Ayo kesana acaranya segera kita mulai aja,,"


kulangkahkan kakiku bersama keluarga Rico menuju tempat pemotongan kue,walaupun cuma acara aniverseri yang datang para pengusaha.Maklum orang tua Rico seorang pengusaha yang sukses dan terkenal.


Setelah acara pemotongan selesai aku undur diri dari tempat itu untuk mengambil makanan dan mencari tempat yang radak sepi,ku suapkan makananku dan sambil menikmati indahnya pemandangan.


"Ternyata disini,aku cariin juga,,,


aku khawatir Ay,," Rico duduk disebelahku.


"Udah nggak usah lebay,aku nggak bakal ilang,aku bukan anak kecil yang bisa tersesat Co,,!!!" ucapku.


"Bukan gitu Ay,aku takut kamu marah ma aku terus pergi gitu aja gara-gara aku nggak bilang kalau mau keacara ulang tahun orang tuaku,,"


"Sempet aku mau marah ma kamu,aku malu nggak bawa apa apa buat orang tua kamu sedangkan yang lain pada bawa,"


"Udah nggak pa pa yang penting kamu mau datang kesini orang tua aku udah seneng,,"jawabnya santai


" Apa sebelumnya kamu udah bilang kalau kamu mau ngajak aku kesini?" aku penasaran

__ADS_1


"he,he,he iya Ay,aku bilang sama Mama mau datang sama calon mantunya,,!!"


Aku terkejut dengan ucapan Rico,,,,


__ADS_2