PaCAR 5 HARI

PaCAR 5 HARI
BAb 25


__ADS_3

Setelah berbincang cukup lama aku dan Rico berpamitan untuk beristirahat kekamar,kami berdua juga tak luput dari ejekkan sepupu-sepupu Rico.


Sampai dikamar aku segera bersih-bersih,dan melaksanakan sholat Isa' berjamaah dengan Rico,salam terucap dari bibir kita berdua mengakhiri kewajiban kami berdua.Ku cium tangan Rico dengan khitmad setelahnya dia mencium keningku cukup lama.


"Ay,boleh aku minta hakku sekarang?" saat melepas ciumannya.


Hatiku dag dig dug mendengar permintaan Rico,tapi aku harus memberikan haknya,aku tak mau jadi istri yang durhaka.


Aku menganggukkan kepalaku dengan ragu-ragu.


"Kalau kamu masih belum mau aku nggak akan minta sekarang,aku sabar menunggu Ay,,"


"Nggak By,aku akan memberikan hakmu sekarang,aku nggak mau buat kamu terus menunggu," ucapku meyakinnya.


"Terima kasih ,ayo kita sholat sunah dulu,," ucapnya beranjak mengambil wudhu,aku juga berdiri mengikutinya.


Salam terucap, Rico dan aku menyelesaikan sholat sunah kami,mata kami saling menatap ,jantungku serasa berdekat lebih kencang,aku dituntun Rico keranjang,duduk bersama dengan mengatur irama detak jantung kami berdua,Rico juga sama dengan apa yang aku rasakan.


Dia mengucapkan doa keubun-ubunku,hatiku tak karuan rasanya,untuk pertama kali aku akan menyerahkan kehormatanku pada orang yang aku cintai,suamiku yang halal untuk menyentuhku dan meraih pahala bersama.


Melebur rasa nikmat dalam hubungan halal ini,


"Terima kasih Ay sudah menyerahkan kehormatanmu padaku dan menjaganya sampai saat ini,," ucap Rico saat menyudahi penyatuan kami.


"Sama-sama By,ini memang aku sembahkan untuk suamiku," ucapku dengan perasaan malu,,aku menyembunyikan wajahku pada dada bidangnya.


"Nggak usah malu Ay,kita sudah menyatu,aku udah lihat semua yang ada di dirimu begitu pula sebaliknya,," ucapnya menggodaku


Semakin dalam aku menyembunyikan wajah ini,Rico berhasil membuatku menjadi istri seutuhnya malam ini,'semoga segera hadir buah hati dalam perutku ini ,'ucapku dalam hati


" Maaf ya Ay tadi pasti sakit,kamu juga pasti lelah,istirahat lah aku bersih-bersih dulu,atau kamu juga mau ikut,?" tanyanya


Aku menganggukan kepalaku


"Sebentar aku siapkan air hangat dulu buat kamu,," ucapnya beranjak menuju kamar mandi dengan menggunakan celana colornya.


Aku bisa melihat punggungnya yang terdapat cakaranku,begitu merah dan banyak pasti rasanya perih bila terkena air,,sesaat aku merasa bersalah,aku menyusulnya dengan menggunakan selimut untuk melilit tubuhku yang polos,sampainya di dalam aku melihatnya masih menyiapkan air dan mengukur kadar panasnya.


"Byyy" panggilku dengan manja

__ADS_1


"Bikin kaget aja Ay,kenapa kok nyusul kesini?nanti aku gendong kamu kesini,sakit kan kalau jalan??" dia bertanya dan ku jawab dengan anggukan kepala.


" Ya udah kamu duduk dulu disitu ini tinggal sedikit lagi,," ucapnya


Aku menurut memang masih terasa sakit sekali dibuat untuk berjalan,bagaimana aku besok kalau keluar kamar?jalan saja susah dan terasa sakit,pasti nanti semua orang melihatku aneh,?


"Ayo Ay,masuk kita berendam,,"


"Kita mandi bersama By,,?"


"Kamu malu mandi bareng,,?" bukannya menjawab pertanyaanku malah dia balik bertanya.


"Malu By,," ucapku menunduk


"Ya udah nggak papa By,ayo mandi bareng,," lanjutku


Dia terlihat berseri saat aku berucap seperti itu,dengan langkah tertatih aku masuk badtap bersama suamiku,


"Tapi nggak boleh nambah ya By masih sakit soalnya,," ucapku saat memasuki air.


"Ya Ay,aku tau maaf membuat kamu kesakitan,," ucapnya menyesal


" Nggak papa By,aku juga membuat Hubby kesakitan,banyak cakaran dipunggungmu By,nanti setelah mandi aku beri salep,kamu ada kan By salepnya??"


Kami bergegas menyudahi mandi wajib kami,takutnya nanti aku masuk angin terlalu lama berendam,Rico membantuku mengeringkan rambut setelah berpakaian,dia begitu telaten mengeringkannya.


"Ayo istirahat sayang,besok kita lanjut lagi,," ucapnya mesum


"Itu mau kamu By,,aku kan masih sakit,kalau kamu teruskan lagi nanti pagi aku nggak bisa jalan dan aku nggak mau keluar kamar bisa-bisa sepupu kamu ngeledek aku tak henti-hentinya,"ucapku memayunkan bibirku,


"Iya ya besok aku nggak minta tapi nanti kalau sudah pindah kerumah kamu aku mau tiap hari minta jatah supaya cepat ada buah hati kita dalam sini,," ucapnya sambil mengelus perutku yang masih rata


" Amin,nggak tiap hari juga By,semoga ya By,aku juga pengen cepat dapat momongan,nanti kalau aku hamil aku mau cuti kuliah dulu By,aku mau fokus sama keluarga kecil kita,apa boleh,,?"tanyaku


"Boleh dong Ay,malah aku seneng banget kamu prioritaskan keluarga dulu,tapi kamu juga tetep harus kuliah Ay,aku nggak mau kamu mengesampingkan pendidikanmu,," jawabnya.


"Aku juga tetep mau kuliah By supaya kelak bisa jadi guru dirumah buat anak-anak kita."


"Ya udah sekarang tidur,nanti pagi malah kesiangan bangunnya."

__ADS_1


Kami tertidur pukul 1 dini hari,karena dalam kekapan suamiku aku tertidur dengan cepat.


*****


Pagi menjelang,benar saja aku kesiangan bangun tidur setelah melaksanakan sholat subuh,aku baru turun pukul 7 dimana semua orang sedang sibuk menyiapkkan sarapan pagi,karena rencananya semua kerabat akan pulang kerumah masing-masing,Suci sudah heboh sendiri mengemas pakaiannya,yang lain pun sama.


"Pengantin baru keluar nih,abis lembur ya tadi malam," Tante Rina berucap


"Iya nih,udah tancap gas aja,," suami Tante Rina juga ikut berkomentar


"Halah itu pasti pertanda kalau kayak gitu mantu malas,masak baru aja dirumah mertua malah nggak bantu-bantu didapur malah tidur terus,,"Tante Reni berucap sinis


"Udah nggak papa sayang,Mama juga dulu gitu waktu dirumah orang tua Papa kamu,tapi mertua Mama juga nggak marah sama Mama,jadi nggak usah dengerin omongan Tante Reni,," Mama mertua membela.


"Udah ayo sarapan,mana Rico kok nggak turun sama kamu,," tanya Mama


"Masih tidur Ma,tadi katanya ditinggal aja sarapannya,nanti dia susul,,"ucapku


"Kamu susul dia saja,suami kamu tuh kayak gitu kalau disuruh sarapan pasti nunda-nunda," Mama mertua berkata.


"Baik Ma,saya keatas dulu," segera aku menyusul Rico,aku tak mau membuat keluarga yang lain menunggu.


"Byyy bangun,,, semua udah nunggu dibawah ayo bangun dong,," sambil terus menggoyangkan badannya.


"Iya sayang,aku masih ngantuk,," ucapnya dengan mata masih terpejam


"Ya udah kalau nggak mau bangun ntar malam nggak dapat jatah dari aku,," ucapku pura-pura merajuk


"Oke aku bangun ,,tapi nanti malam kamu nggak boleh bohong ya,? kan aku udah bangun nih,," ucapnya dengan segera menyibak selimutnya.


"Hal yang gitu kamu cepet By,,!!" ucapku ingin berdiri meninggalkannya


"Itu kan kebutuhan Ay,tunggu aku dong Ay masak kamu tinggal gitu aj,,?" ucapnya beranjak dari ranjang


" Makanya ayo cepat aku nggak enak dengan yang lain,,"aku keluar dengan disusul Rico dibelakangku.


Semua mata tertuju pada kami berdua,apalagi Tante Reni dengan tatapan sinisnya anaknya pun sama memandang tak suka padaku.


Sarapan hari ini terasa nikmat,karena bersama dengan orang-orang tersayang,disela-sela makan diselingi canda tawa sepupu Rico yang usil,ini merupakan momen yang aku rindukan berkumpul dengan orang-orang tersayang.

__ADS_1


Hari ini semua keluarga pulang kerumah masing-masing,Suci tak hentinya memelukku saat akan pulang,sampai Tante Rina dibuat heran dengan tingkahnya.


Semua sudah pergi,tinggal Mama dan Papa serta aku dan Rico,rumah terasa sepi,setelah ini aku dan Rico juga akan pergi kuliah,karena aku dan Rico cuma libur 5 hari,kami juga akan sibuk dengan ujian dan skripsi.


__ADS_2