
Tak banyak kegiatan yang aku lakukan dirumah mertuaku,karena beliau selalu melarangku melakukan pekerjaan yang menurutnya berat,tiap pagi Rico juga mengajakku jalan-jalan pagi,dia juga sudah aktif tiap pagi kerja dikantor Papa dan sebentar lagi dia akan wisuda,begitu pintar suamiku ini,bangganya aku bisa mengandung buah hatinya semoga kelak bisa meniru kepintaran Ayahnya,doa ku dalam hati.
Aku juga masih aktif kuliah,rencananya aku akan mengajukan cuti memdekati melahirkan saja,aku tidak mau tertinggal terlalu jauh.
"By,,rencana akan pindah kerumah kita kapan,?" tanyaku saat kami sedang jalan pagi ketaman.
"Nanti aku bilang sama Mama dulu,udah boleh apa belum," jawabnya
"Oh gitu," ucapku
"Kenapa?? udah kangen suasana rumah kita?" tanyanya.
"Iya By,aku pengen tiap pagi buatin sarapan kamu,bersih-bersih dan melakukan kegiatanku seperti biasanya,,kalau dirumah Mama kan nggak boleh ngapa-ngapain," ucapku
"Iya nanti kita coba bicara sama Mama,,"
Sampainya ditaman kota aku dan Rico menyantap sarapan bubur ayam,sekarang tiap pagi aku juga sudah jarang mual-mual.
"Ehhh maaf Mbak,saya nggak sengaja,"ucap seorang ibu yang tengah berdiri tidak jauh dari tempatku duduk,karena bola dari anak kecil yang sedang bermain dengannya terkena kaki.
"Tidak papa Mbak,,ehh kamu kan Indah ya???" ucapku terkejut melihat sahabatku yang dulu tiba-tiba menghilang,,
"Ayu??!! beneran ini kamu??Aku nggak salah orang kan???"tanyanya tak kalah terkejut.
"Iya ini aku Ayu,,apa kabar kamu In,,?"aku langsung berpelukkan dan melompat-lompat seperti anak kecil.
"Eh eh eh,,Ay ingat kandungan kamu jangan lompat-lompat,," Rico memperingatkan
"Emmm maaf By tadi reflek aja kayak gitu aku lupa," ucapku tak enak
Rico hanya geleng-geleng kepala melihat tingkahku,sesaat aku melihat pandangan Indah yang binggung,tapi aku bisa menebak apa yang dia fikirkan
"In,kenalkan ini suami aku Rico,
By kenalkan ini Indah teman aku," ucapku pada keduanya.
"Salam kenal," ucap mereka
"Ayo duduk dulu In,,aku masih penasaran sama kamu,juga dengan anak kecil ini,,"tanyaku sambil menatap anak kecil yang lengket dengan Indah.
"Dia ini anak aku,baru berusia 1,5 tahun,,kamu tinggal dimana?"tanyanya
"Oh pantes mirip banget sama kamu,,aku tinggal deket sini aja,tapi dirumah mertua,
rumahku masih sama di daerah lama cuma untuk beberapa hari ini aku disuruh tinggal dirumah mertua,karena masih hamil muda nggak boleh ngapa-ngapain," jelasku
"Suami kamu mana kok cuma sama anak kamu?" tanyaku
"Oh,,,dia lagi ada urusan dikantornya bekerja,jadi aku main sama anak aku kesini,," jelas Indah
"Sepagi ini udah berangkat kerja???" tanyaku heran
"Mau gimana lagi Yu,namanya juga bawahan jadi setiap saat dibutuhkan harus cepet datang,," jelasnya dengan nada lesu
__ADS_1
"Yang sabar aja In,siapa tau bisa naik jabatan karena rajin kerjanya,," ucapku menyemangati
"Aminnn,semoga saja ya Yu,,,"
"Sayang pulang yuk,udah agak siang aku juga mau kerja,nanti kamu juga kuliah kan?" Rico datang menghampiriku setelah bermain dengan anak Indah.
"Iya By,sebentar aku pamitan dulu,"ucapku
"Aku pulang dulu ya In,kapan-kapan kita ngobrol lagi,,aku minta WA kamu dong buat kontek-kontekan,"
"Oke Yu,ini WA aku,nanti hubungi aku ya??"
"Oke,,"
Setelah bertukar nomor WA dan berpamitan,kami berdua berjalan menuju rumah,aku tak menyangka bisa bertemu dengan Indah disini,mungkin lain kali aku ngajak ketemu biar bisa ngobrol lama.
Sesampai dirumah aku segera bebersih begitu pula dengan Rico,kami keluar bersama dan sudah mendapati kedua orang tua Rico sedang makan sambil berbincang.
Sarapan selesai aku dan Rico berangkat,
"By,kapan-kapan kita makan diluar yuk,aku pengen kencan sama kamu," ucapku saat menuju kampus
"Nanti aku usahain pulang cepat Ay,
apa kamu lagi ngidam??
nggak biasanya kamu ngajak makan diluar??" tanyanya.
"Nggak tau By,aku pengen aja,tadi sempat lihat makanan seafood jadi pengen,,boleh kan By,,?"
"Makasih By,,," ucapku bergelayutan manja dilengannya.
Setelah sampai kampus,aku langsung berpamitan pada suamiku,dia pun juga langsung pergi menuju kantor,tapi saat melihat sebrang jalan aku melihat Bayu sedang menatap kearahku,saat aku lihat sampingku tak menemukan orang,mereka hanya berlalu lalang saja,
'kenapa dia lihatin aku kayak gitu ya??' aku bertanya-tanya.
Aku segera masuk kedalam gedung,dengan cepat aku menemui Citra yang sudah duduk ditaman kampus,
"Cit,,!!!" ucapku sambil melambaikan tangan
"Ayu,,,!!" balasnya tak kalah keras suaranya.
"Kekelas yuk,,bentar lagi dosennya datang," Citra beranjak dari duduknya
" Ayo,aku juga nggak mau kena hukuman dari dosen kiler itu,aku udah kapok,," ucapnya
Memang dosen yang bernama Pak Heru itu terkenal kiler,semua mahasiswa tau itu,mereka lebih baik masuk pagi-pagi dari pada harus membersihkan seluruh toilet kampus.
Hari ini aku dijemput Rico saat pulang kampus,karena masih jam makan siang.
"Ay,,rencananya aku nanti ngomong sama Mama buat pindah kerumah kita minggu ini,kalau nanti Mama belum izinin gimana," ucapnya sambil melirikku karena fokus menyetir.
" Nanti aku juga akan ikut ngomong By,semoga Mama izinin,
__ADS_1
rumah juga udah lama ditinggal," ucapku
"Nanti kita bicara bersama ya minta izin sama Mama."
"Iya By,," aku menjeda
" By boleh aku kepabrik untuk mengecek keadaan disana??" ucapku ragu
"Kapan Ay,nanti aku temenin," ucapnya
"Besok saat makan siang kan aku nggak kuliah,," jawabku
"Oke tapi nanti kalau aku lupa kamu telpon aku ya,kayaknya besok padat acaranya,," jelasnya
"Iya By,"
Sampai dirumah aku dan Rico bebersih dulu terus makan siang,,karena Rico juga belum sempat makan saat menjemputku,selesai makan dia terus berangkat kerja lagi.
Mama mertua juga sedang ada acara jadi aku dirumah sendirian.
Aku putuskan untuk mengabari Indah,
"Assalamualaikum In,," ucapku saat telpon tersambung
"(Waalaikumsalam,Ini siap??)" tanya Indah disebrang sana
"Aku Ayu,kamu sibuk nggak hari ini?"
"(Oh kamu,,,nggak kok nie aku lagi nemenin anak aku main,,gimana mau ketemu??)" tanyanya
"Boleh kalau mau,aku tunggu dikafe dekat taman ya,
Assalamualaikum," ucapku
"(Oke aku siap-siap,
Waalaikumsalam)"
Aku bergegas mengganti pakaian dan tak lupa aku meminta izin pada Rico untuk bertemu dengan Indah,dia mengizinkan.
Aku juga bilang ke Mama kalau aku lagi keluar takutnya nanti malah dicari-cari.
Dengan tas slempang,hp dan dompet aku memesan ojol untuk datang kekafe,sesampainya aku juga melihat Indah juga datang bersama anaknya,dan tunggu???
siapakah lelaki yang bersama Indah itu,kayaknya aku kenal,,?
Aku terus menghampiri Indah,dan ternyata aku tidak salah lihat dia adalah Roni mantanku,,
Aku terkejut sekali kenapa dia bisa datang bersama Indah.
Saat sudah di depan mereka,aku masih menampakkan wajah binggung
"Udah nggak usah binggung dan terkejut gitu,kita masuk dulu,," ucap Indah seperti dia tau apa yang aku fikirkan.
__ADS_1
Aku hanya bisa menduga-duga,apakah Indah dan Roni suami istri dilihat dari gelagatnya mereka jelas mempunyai hubungan yang spesial,apalagi melihat anak kecil ini begitu mirip dengan mereka berdua.