PaCAR 5 HARI

PaCAR 5 HARI
BAb 19


__ADS_3

Disaat hati ini sudah memantapkan pilihan padanya,tapi ada sedikit ganjalan dalam rencana yang sudah disetujui,


aku putuskan untuk diam,karena yang menjalani kehidupan kedepan aku dan Rico,kedua orang tuanya pun sudah merestui hubungan ini.


Sampai dirumah aku terus melaksanakan sholat,memanjatkan syukur dalam kehidupan yang aku jalani dan meminta kemudahan dalam menjalani kehidupanku.


Kulanjutkan mengerjakan tugas sebelum tidur,disela-sela aku berfikir Rico menghubungiku lewat vidio call,pasti Rico ingin menanyakan kejadian tadi


"Assalamualaikum Ay,???"


terpampang wajah Rico disana dengan wajah segarnya


"Waalaikumsalam Co,udah sampai rumah??"tanyaku basa basi


"Udah Sayangkuuhhh,,!" ucapnya sambil mengodaku


Kupalingkan wajahku,pipi ini terasa panas saat mendengar ucapan Rico


"Kenapa kok nggak hadap sini,aku ingin lihat wajah kamu Ay,,kangen tau,,!!"


"Baru juga beberapa jam ketemu udah kangen aja,," jawabku


"Tapi kayak udah lama Ay kita nggak ketemu,,," Rico memasang wajah melas


"Lebayy,!!!"


"Benar Ay,kayaknya aku udah bucin akut deh sama kamu,,,"Rico mulai ngegombal


"Kayak penyakit aja ,," ucapku


"Kalau perlu Ay besok kita langsung akad saja nggak perlu nunggu 2 minggu lagi,,"ucapnya bersemangat


"Ihhh kamu nggak sabaran banget sih Co,,,!! nanti dikira aku hamil duluan karena acaranya dimajukan," tuturku


" Nggak papa Ay,malah aku senang banget,,,!" ucap Rico antusias


" Itu mau kamu Co,," balasku


"Kamu nggak mau nikah ma aku,,???"tanyanya


"Mau,,tapi nggak terburu-buru gitu juga Co,kita nikmatin aja,,"


"Kamu lagi apa Ay?? kok belum tidur??"tanyanya


"Lagi kerjain tugas dari dosen,besok kan udah mau kerja lagi,mumpung ada waktu luang dan belum ngantuk,," ucapku


"Kamu berhenti kerja aja Ay,kita kan udah mau nikah,kamu nggak perlu capek-capek kerja,cukup kuliah aja,,"pinta Rico


"Iya Co,nanti aku akan bicara sama Mbak Sinta supaya nanti kalau aku keluar udah ada yang gantiin aku,," jawabku


"Baik lah,tapi besok ya Ay kamu bicara sama bos kamu itu,biar nanti kurang 1 minggu kamu bisa istirahat dulu dan mungkin kita juga nggak bisa ketemu,"wajah Rico mendung setelah mengakhiri kalimatnya


"Iya besok aku bicara sama Mbak Sinta,,


kenapa kok nggak bisa ketemu,?

__ADS_1


kamu mau kabur??" tanyaku berpura-pura sambil tersenyum


"Enak aja nuduh aku mau kabur,aku udah nunggu hari itu,yang ada nggak akan aku lepaskan kamu Ay,setelah aku jadi suami kamu,,"ucapnya bersemangat


Aku hanya bisa tersenyum melihat tingkah dan ucapannya,Rico begitu semangat untuk segera menghalalkan hubungan ini,


'bucin banget sih calon suami aku' ucapku dalam hati.


"Ya udah aku tutup dulu,aku mau lanjut belajar dan mau cepet-cepet tidur,"pamitku pada Rico


"Ya Ay,jangan terlalu larut tidurnya,besok aku jemput ya,,? soalnya aku mau kekampus ada sidang,,"


"Ya,aku tunggu,,


assalamualaikum,,,calon imam,," ucapku dengan pipi bersemu merah menahan malu,,


"Waalaikusalam, calon makmum,,!!" jawab Rico antusias


Kuputuskan sambungan telpon dan melanjutkan tugasku,disela aku mengerjakan tugas masih teringat ucapanku pada Rico tadi,bisa-bisanya aku mengoda Rico seperti itu aku tersenyum sendiri bila membayangkan tingkah Rico saat mendengarnya.


Satu jam aku selesai mengerjakan tugas dan segera tidur,waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam,besok pagi-pagi aku akan memasak bekal buat kekampus,sekalian membuatkan Rico juga,pasti dia suka,


ku terlelap dengan membayangkan wajah Rico yang sedang tersenyum dan menambah kadar ketampanannya.


*****


Rico datang tepat jam 7,aku baru selesai mandi dan ganti baju,ku rias sedikit wajahku dengan bedak tabur dan lipstik tipis biar tidak terlalu pucat,


ku bawa 2 kotak bekal dan berjalan keluar membuka pintu,


"Ayo berangkat,nanti kita terjebak macet lagi," tuturku sambil mengunci pintu


"Ayo,"


Aku berjalan lebih dulu Rico berada di belakang,sampai kami masuk mobil terjadi kecanggungan,jatungku masih belum stabil berdetak sampai pada Rico memecah kecanggungan ini.


"Ay,,,kamu bawa bekal banyak sekali??


buat siapa??" Rico memperhatikan tanganku yang membawa kotak bekal


"Ehh oh ,,ini buat kamu,pasti belum sarapankan?,,"


"Belum,tau aja kalau aku belum sarapan,calon istri idaman banget deh,," pujinya


"Aku kan harus belajar dari sekarang,biar nanti kamu nggak jajan diluar,," ucapku


"Ayo dimakan,keburu dingin nanti,," kusodorkan kotak makan yang aku bawa pada Rico


"Terima kasih Ay,,," ucapnya


Setelah membaca doa aku dan Rico menyantap bekal yang aku bawa,tak ada percakapan saat kami makan,Rico begitu lahap memakannya,aku senang Rico tak memilih-milih makanan.


"Alhamdulilah kenyang banget,," ucapnya saat selesai minum


"Enak nggak masakanku?" tanyaku saat aku juga selesai makan

__ADS_1


"Enak Ay,aku mau tiap hari kalau kamu bawain bekal tapi kalau kamu capek nggak usah aja,," tuturnya nyengir


"Boleh,kalau kamu nggak ada pilih-pilih makanan aku akan masak,aku nggak papa kalau masak tiap hari," ucapku


"Makasih Ay,nggak salah aku pilih kamu buat jadi pendamping aku,


Aku janji akan bahagiakan kamu Ay," ucap Rico


"Iya Co,aku juga akan berbakti sama kamu jika nanti kita sudah menikah,,"


"Udah ayo berangkat nanti kuta kejebak macet jadinya telat deh,," ucapku lagi


"Ok Ay,nanti kalau aku belum selesai kamu berangkat kerja pakai gojek aja ya,mungkin aku akan lama


nggak papa kan Ay??"


"Nggak papa aku kan udah terbiasa sendiri kalau berangkat kerja, " ucapku


Suasana jalan padat di jam-jam berangkat kerja,kendaraan berjalan sangat pelan,semua orang segera ingin sampai pada tempat tujuan,untung Rico bisa mencari jalan alternatif kalau tidak aku dan Rico terlambat sampai kekampus.


"Co,aku duluan ya udah telat nih,," segera aku keluar dari mobil Rico


"Ya Ay,jangan lari ,,,!!" ucapnya


Tetap saja aku berlari karena tidak akan sampai kalau aku berjalan,sampai didepan kelas aku berucap syukur karena dosen yang mengajar sedikit telat.


"Kamu sekarang sering terlambat,ngapain dulu sama Rico,???" Citra curiga


"Baru juga sampai udah di curigai saja, " ku dudukan pantat ini di kursi samping Citra duduk


"Abis telat terus sekarang,,!"


"Tadi aku dan Rico terjebak macet jadi gini deh,aku harus lari-lari menuju kelas ini,," jelasku


"Oh begitu, " Citra membeoo


Dosen datang akhirnya aku belajar dengan tenang semua teman-teman juga serius menyimak pelajaran yang disampaikan dosen,


2 jam belajar membuat perut ini minta di isi,aku dan Citra segera menuju kantin kampus,


kami duduk dipojok kantin menikmati semangkok bakso dan jus jeruk.


"Cit, aku mau menyampaikan sesuatu,tapi kamu harus janji dulu sama aku kalau ini masih rahasia,,,"


"Apa to Yu?? jangan buat aku penasaran,," Citra bertanya


"Aku dan Rico akan segera menikah,," ucapku berbisik


"Apaaa,,!!!!?" jawabnya keras


"Ihhh kamu kok malah buat orang-orang melihat kita sihh,kecilkan suara mu itu,," pintaku


"Maaf Yu,aku kaget ,kenapa dadaan gitu,??" tanyanya


Aku jelaskan kenapa harus cepat-cepat nikah,Citra juga mendukung sikap keluarga Rico dan dia turut bahagia mendengar berita ini,tapi aku tak menceritakan salah satu keluarga Rico yang tidak menerima hubunganku dengan Rico,aku tak mau mengumbar masalah pribadi ini,biar aku simpan sendiri saja.

__ADS_1


__ADS_2