
Hari ini pertama aku masuk kuliah setelah beberapa hari kemarin aku mengikuti kegiatan penerimaan mahasiswa baru.
Setiap hari pula aku bertemu Rico,karna memang dia senior di kampus ini.
Selalu dia caper padaku,aku kadang malu karna teman-temannya mengira aku dan Rico pacaran.
Seperti hari ini dia memberi aku coklat dan bunga didepan anak-anak kampus,aku malu sekali rasanya aku ingin memakinya saat ini,tapi aku nggak mau mempermalukan diriku sendiri.
Citra temanku sampai geleng-geleng kepala melihat tingkah Rico.
Aku mengenal Citra saat kamu menjadi satu kelompok saat mengerjakan tugas dari kakak senior,aku juga tak tau kabar Indah temsn karibku,seperti ditelan bumi saja ,ia tak ada kabar sama sekali.
Aku sudah beberapa kali menyambangi rumahnya untuk mengetahui kabarnya tapi tetap saja tidak ada yang tahu.
"Yu,kenapa kamu nggak jadian saja sama Rico??,dia kayaknya suka banget sama kamu?"
"Dia itu bukan tipe aku Cit,!!"
"Masak cowok ganteng gitu nggak tipe kamu?? ntar nyesel lho kalau ada cewek yang naksir ma dia!!" Citra mengkomporiku.
" nggak lah,ngapain nyesel aku ma dia hanya teman aja nggak lebih,udah lah nggak usah bahas dia terus,"
"atau kamu yang naksir ma dia?" aku menatap curiga Citra
"hehee kelihatan ya Yu??"
"kelihatan lah,aku kan bisa baca fikiran kamu!"
"masak?? beneran bisa??"
"haha,aku cuma bercanda,aku nggak bisa ,"
"tak kira Yu,,,"
Waktunya aku dan Citra masuk kekelas untuk mengikuti pelajaran,kami begitu serius menyimak pelajaran yang disampaikan dosen.Setelah 2 jam dosen menyudahi pelajaran,kami membubarkan diri keluar ruangan,
"Yuk kekantin udah laper nih,!!" aku mengajak Citra yang ada disampingku.
"Ayo,aku juga udah laper,"
Aku dan Citra memesan dan langsung mencari tempat duduk,kami mulai menikmati bakso yang kami pesan namun tiba-tiba Rico langsung duduk disampingku
"bolehkan aku gabung?"
"boleh lah !,," Citra menjawab dengan antusias
"Ya,terserah,," aku menjawabnya malas
Aku dengan cepat menghabiskan makananku,
"Aku duluan ya,masih ada urusan," aku beranjak pergi meninggalkan Citra dan Rico
"Ya hati-hati Yu,"Citra menjawab
tapi saat aku tak sengaja melihat Rico dia terlihat kecewa,.
__ADS_1
Kelajukan motorku menuju rumah karna aku belum melaksanakan sholat,setelah sampai aku terus mengerjakannya.Ku rebahkan sebentar badanku di kasur,hari ini begitu melelahkan.
Beberapa saat aku mendengar suara mobil ayah pulang,segera aku beranjak dan membukakan pintu ayah dan ibu.
"Assalamualaikum nak,,"
"Waalaikumsalam yah ,bu ," kucium tangan ayah dan ibu.
"Aku siapkan air anget dulu ya bu,yah,!!"
" ya,terima kasih nak"
"Sama-sama bu," segera aku beranjak menyiapkannya.
Setelah selesai kami makan bersama-sama,kami selalu menyempatkan makan bersama walaupun banyak kesibukan di luar rumah.
"Sebentar nak,ayah dan ibu mau bicara dulu," ayah memanggilku saat aku mau kekamar.
"Ya ,ada apa yah?" aku duduk disamping ayah dan ibu
"Anak ayah sudah besar ya,! sekarang sudah jadi mahasiswa," ayah membelai rambutku
"belajar yang sungguh-sungguh,jaga diri,jaga pergaulan karna sekarang banyak pergaulan bebas dan melanggar norma agama,ayah harap kamu bisa menjaga pergaulan kamu nak," lanjut ayah bernasehat.
"Baik yah,Ayu akan ingat pesan ayah,"
aku mengenggam tangan ayah dan ibu.
"Ibu bangga padamu nak,jagalah kepercayaan kami terhadap dirimu,jangan membuat ayah dan ibu kecewa."ibu menambahi
Setelah perbincangan itu aku meranjak kekamar untuk melaksanakan sholat.kukerjakan dengan khusuk kucurahkan segala yang aku rasakan pada Sang Maha Kuasa.
Keesokan harinya Ayah dan Ibu berpesan kalau akan pulang terlambat karna akan mengantar pesanan keluar kota.
Walaupun usaha ayah hanya krupuk tapi banyak pelanggan luar kota yang memesan pada ayah mungkin karna rasa yang masih sama dan tidak berubah itu yang membuat usaha ayah tak pernah sepi pesanan.
Setelah bersiap-siap segera aku melajukan motorku menuju kampus,hari ini aku ada kelas pagi jadi aku terburu-buru masuk kelas setelah memakirkan motorku.
Untung aku tidak telat,karna setelah aku duduk dosen terus masuk memberikan pelajaran.
"Kenapa telat?" Citra berbisik padaku
"Aku banggun kesiangan,"jawabku
"Kalau mau ngobrol silahkan keluar dari kelas saya,!!!" dosen yang mengajar menatapku dan Citra
"Tidak pak !!" kami jawab kompak.
Setelah itu aku dan Citra tak mengobrol lagi.
"Nggak biasanya kamu telat Yu??" Citra bertanya saat kami makan dikantin.
"Tadi malam aku nggak bisa tidur,,kefikiran teman aku yang nggak ada kabar,,!!"
"Kamu nggak coba datang kerumahnya gitu,tanya ke tetangganya?"
__ADS_1
"Udah,tapi mereka tidak tau,,"
"Ya udah nggak usah sedih,kita cari sama-sama,"
"baiklah,,"
Aku dan Citra melanjutkan makan kami ,setelah ini aku dan Citra masih ada satu kelas lagi jadi kami menyelesaikannya dengan cepat.
"Yu dapat paketan dari seseorang!" salah satu mahasiswa menghampiriku dan menyerahkan kotak yang dibawanya.
"Terima kasih,maaf dari siapa ya??" aku menerima kotak itu
"Dari penggemarmu,!!!" dia berbicara dan berlalu
"Wah wah,asik juga punya penggemar rahasia,"
"pasti dari Rico" Citra menebak
Aku buka kotak itu dan berisi coklat dan sebuah surat.
"TERUNTUK DIRIMU YANG AKU KAGGUMI"
Maaf aku selalu mengganggumu,hanya ini yang bisa aku lakukan karna setiap aku melihatmu,aku ingin selalu didekatmu.
semoga kamu tau apa yang aku mau,karna aku sudah jatuh hati terlalu dalam padamu.
semoga kamu nggak bosen dengan semua yang aku kirimkan selama ini,
DARI SESEORANG YANG MENCINTAIMU
Aku melipat kertas itu dan memasukkan kertas itu kedalamnya.Ku berikan sebagian coklat yang aku dapat pada Citra,tak mungkin aku bisa menghabiskan coklat itu bisa-bisa sakit gigi aku.Sisanya aku masukkan dalam tas,dan sesaat dosen datang,aku dan teman-teman begitu tenang dalam menyimak penjelasan dari dosen.
Dua jam sudah dosen menyudahi pertemuan ini,aku dan Citra berpisah di tempat parkiran,tak sengaja aku melihat Rico berjalan kearahku,
"Ay aku mau bicara sebentar boleh kan??"
"Mau membicarakan apa lagi Co?"
"Sebentar saja Ay,"
"Oke,dimana?"
"di kafe depan kampus saja,ayo kamu naik motor aku aja ,motor kamu tinggal sini saja,"
"Nggak usah aku bawa motor aku aja dari pada nanti balak balik,"
"Ya udah ayo,kamu duluan aku dibelakangmu,"
Aku jalan lebih dulu sementara Rico dibelakangku,setelah sampai kami masuk kafe bersama,
"pesan minum atau makan dulu Ay,"
"Aku nggak haus Co,cepat kamu mau ngomong apa??"
"Oke,aku mau jujur ma kamu Ay,aku masih ada rasa ma kamu,dari dulu saat kamu putusin aku sampai sekarang masih sama perasaanku padamu Ay,apakah kamu mau jadi pacar aku lagi Ay?"
__ADS_1