PaCAR 5 HARI

PaCAR 5 HARI
BAb 12


__ADS_3

Malam tiba,aku bersiap untuk pergi kerumah Rico,sebelum Rico datang menjemputku.


"Assalamualaikum Ay,,,!" Rico tiba dengan motornya.


"Waalaikumsalam,langsung berangkat aja ya Co,nanti mama kamu kelamaan nunggu kita,"


"Ya,ayo kalau begitu,"


aku bergegas mengunci pintu dan naik kemotor Rico.


Sepanjang perjalanan aku dan Rico saling diam,aku memikirkan apa yang akan disampaikan ibunya Rico.


Saat kami tiba,mamanya Rico sudah menunggu diteras rumah


"Assalamualaikum tante,maaf sedikit terlambat," aku mencium tangan mamanya Rico


"Waalaikumsalam tidak apa-apa nak,ayo masuk om sudah menunggu," ucapnya.


"Maaf om,saya terlambat," aku meraih tangannya dan menciummya.


"Tidak pa pa ayo duduk langsung makan saja keburu dingin makanannya,"


"Ya om,"ucapku


Aku duduk disamping Rico,dia mengambilkan lauk dan nasi dipiringku,dia begitu perhatian kepadaku.


"Makasih Co itu udah cukup,," ucapku agar Rico tidak menambahkan lagi lauk dipiringku


"Kamu makan yang banyak Ay,biar agak berisi,tidak terlalu kurus," ucapnya.


Kedua orang tua Rico tersenyum melihat tingkah kami berdua.Kami makan dengan diam tidak ada yang berbicara.


Setelah makan aku membantu mama Rico membersihkan meja dan mencucinya.


"Udah berapa lama kamu kenal Rico Yu,,? mamanya bertanya,


"Udah lama tante,,,"jawabku sambil mencuci piring


"Kata Rico kamu mantan pacarnya saat SMA dulu ya,,?"


"Hehe ya tante," jawabku malu


"Andaikan kamu jadi anak tante mau tidak??nikah sama Rico??"


aku binggung mau jawab apa,apa ini sebuah lamaran atau bagaimana tanya dalam hatiku

__ADS_1


"Kata Rico kamu gadis baik,sopan dan tidak aneh-aneh,banyak gadis sekarang yang menjurus kepergaulan bebas dan tidak punya sopan santun terhadap orang tua,tapi kata Rico kamu tidak Yu,setiap berkumpul dia selalu menceritakan kamu pada kami berdua,dia begitu sayang padamu,hari ini tante sama om mau mengatakan sesuatu padamu,,ayo kedepan," aku mengikuti mamanya Rico kedepan menyusul Rico dan ayahnya yang sedang duduk diruang keluarga.


"Sini nak duduk," ayah Rico menunjuk sofa didepannya.


"Baik om,," aku duduk disamping Rico


"Begini nak,om dan tante mau berbicara serius sama kamu,


kami sebagai orang tua Rico mau mengatakan ingin melamar kamu sebagai menantu om dan tante,kalau iya nanti om dan tante akan datang kerumah kamu untuk melamar kamu secara resmi,," ucap beliau


"Saya minta waktu dulu om,tante buat menjawab permintaan om dan tante," aku menjawab.


"Baiklah kalau kamu sudah tau jawabannya beritau om atau tante ya,tapi jangan lama-lama," ucapnya sambil bercanda.


"Baik om,tapi kenapa om memilih saya sebagai pendamping Rico?


sedangkan saya seorang yatim piatu dari keluarga sederhana,masih banyak gadis-gadis cantik diluar sana," ucapku


"Om dan tante tidak memandang orang dari status atau dari keluarga mana,bagi om dan tante yang penting Rico bahagia,Rico anak kami satu-satunya jadi sebisa mungkin kami sebagai orang tuanya menginginkan yang terbaik,,"jelasnya


"Makasih ma pa," Rico berbicara.


"Nggak usah terlalu difikirkan ya Ay,aku nggak mau kamu sakit," ucap Rico


"Ya Co,"


"Assalamualaikum," ucapku sambil berjalan keluar


" Waalaikumsalam,hati-hati dijalan


Co bawa mobil saja kalau mengantar Ayu biar tidak masuk angin udara malam tidak bagus buat kesehatan kalian," mama Rico menyuruh


" Baik ma," Rico segera menuju garasi untuk mengambil mobilnya.


"Ayo Ay,"Rico membuka pintu mobilnya.


"Makasih," ucapku


"Ay maaf bukan maksud aku menambah fikiran kamu dengan pinangan dari orang tuaku,aku nggak mau kehilangan kamu Ay,aku ingin menjaga kamu dengan hubungan yang halal," ucap Rico saat kami menuju rumahku.


"Aku ngerti Co,tapi aku butuh waktu buat mikirin ini semua,aku mau menikah hanya sekali seumur hidup,aku juga nggak mau membuat kamu kecewa," jelasku


"Ya Ay,aku akan menerima keputusanmu nantinya."


Setelah obrolan tadi aku dan Rico diam,tak ada pembicaraan lagi.Kami larut dalam fikiran kami masing-masing.

__ADS_1


"Aku nggak ngajak kamu mampir ya Co,soalnya udah malam nggak enak dilihat tetangga," ucapku saat sampai dirumah


"Ya Ay,aku juga nggak mau ganggu kamu istirahat,kamu besok kuliah pagi kan?"


"Ya ada kuliah pagi,"


"Besok aku jemput ya,!? aku juga besok ada kuliah pagi,"


"Baiklah,ya udah kamu pulang udah malam kamu pasti capek juga seharian ini,"


"Sampai jumpa besok Ay,kamu juga cepet istirahat,"ucapnya saat akan masuk mobil


"Assalamualaikum,!" ucapnya dari dalam mobil dan melambaikan tangan


"Waalaikumsalam,hati-hati dijalan ,!!" kulambaikan tanganku membalasnya.


Aku masuk kedalam rumah dan mengunci pintu,ku teruskan sholat isa' dan berzikir kepada Allah meminta petujuk dan jalan keluar untuk masalahku.


Aku terbangun pukul 3 dini hari,aku putuskan untuk sholat istiqkhoroh untuk meminta petunjuk dan kemantapan hati dalam mengambil keputusan dalam menjalani hidup ini.


****


Pagi-pagi aku sudah dikagetkan Rico yang datang dengan membawa rantang ditangannya,kata mamanya menyuruh mengantarkannya dan sarapan bersama dengan Rico,mamanya juga berpesan aku tidak boleh kecapean dan setiap pagi akan mengirimkan makanan untuk diriku,sungguh baik sekali orang tua Rico terhadapku.


Setelah sarapan bersama aku dan Rico berangkat bersama-sama,beberapa pasang mata melihatku dengan tatapan sinis maklum Rico kan idola kampus ini,pasti banyak pengemarnya,ada pula yang bilang kami serasi aku menanggapinya dengan santai.


"Lama-lama aku jadi terkenal jalan sama kamu Co,,atau malah tambah musuh karna banyak cewek yang iri sama aku." ucapku saat kami jalan menuju kelas masing-masing


"Nggaklah Ay,kalau ada yang berani ganggu calon istri nggak akan aku biarkan," jelasnya dengan tegas


"Aku akan jagain kamu terus Ay," lanjutnya.


Aku hanya geleng-geleng kepala bila Rico sudah berkata seperti itu.


Kami berpisah saat aku memasuki ruangan dan Rico melanjutkan kekelasnya.Rico dua tingkat diatasku,saat aku berpacaran dengan dia aku baru kelas 10,sedangkan Rico kelas 12 ,kami berpacaran hanya 2 bulan sebenarnya Rico tidak mau putus tapi aku yang memaksa untuk putus dengannya.


Sejak saat itu Rico tidak lagi mengganguku dan akhirny aku dan dia bertemu di kampus ini.


"Pagi Yu,tadi aku lihat kamu jalan sama Rico,apa ada sesuatu di antara kalian?" tanyanya kepo


"Pagi juga,tanya aja ma orangnya," jawabku santai.


"Ihh kamu gitu kalau aku tanya dehh,,,"Citra ngambek karna aku tak mau bercerita.


"Udah nggk usah difikirin,tu dosennya udah datang,"ucapku

__ADS_1


Akhirnya aku terbebas dari pertanyannya.


Aku nggak mau membuat Citra kecewa,biarlah seperti ini dulu sebelum aku mengambil keputusan untuk menerima Rico atau tidak,,,.


__ADS_2