Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Bertengkar di kantor.


__ADS_3

Al menatap tajam Agatha yang sudah mengganggu waktu santai nya itu. Sedang kan Agatha yang di tatap seperti itu oleh Boss nya langsung dengan cepat memaling kan wajah nya dan pura pura fokus kembali pada berkas berkas yang ada di hadapan nya.


"Ck, kau menggangu orang lagi santai aja." Ucap Al dengan di iringi decakan kesal dari bibir nya.


"Kalau mau santai ya di pantai bukan di ruangan bawahan nya." Jawab Agatha yang juga kesal pada Boss nya yang sangat menyebal kan itu.


"Terserah saya dong." Ucap Al dengan santai.


"Ya ya terserah bapak, Mau bapak jungkir balik pun saya tidak peduli." Ucap Agatha tanpa menoleh ke arah Boss nya yang tengah menatap nya dengan tajam.


"Apa kata mu?" Tanya Al.


"Tidak ada." Jawab Agatha dengan cepat.


"Jangan pikir kalau saya tidak mendengar apa yang kamu ucap kan tadi." Ucap Al dengan dingin.


'Dia itu kenapa sih. Kadang kadang baik, kadang kadang dingin. Huh dasar manusia bunglon.' Gumam Agatha dalam hati.


Tak lama kemudian pintu ruang kerja Agatha di ketuk dari luar.


Tok...Tok...Tok...


"Masuk aja." Sahut Agatha dari dalam.


"Tha gue–" Ucapan Bara berhenti saat melihat Boss nya yang sedang santai dengan memain kan ponsel nya.


"Eh Boss." Bara merasa canggung saat melihat Boss nya ada di ruangan Agatha.


"Ada apa?" Tanya Al sambil menoleh sekilas ke arah Bara yang masih berdiri di dekat pintu.


"Eh enggak ada apa apa kok. Ouh iya Tha, kamu sibuk gak?" Tanya Bara pada Agatha yang sejak tadi diam.


"Enggak terlalu sibuk, ada apa?" Tanya Agatha sambil menoleh ke arah Bara.


"Bisa minta waktu nya sebentar gak, gue mau ngomong sesuatu sama loh." Ucap Bara dan di angguki oleh Agatha.


"Bisa, ayo." Agatha dan Bara pun keluar meninggal kan Al yang sedang bersantai ria di ruangan Agatha.


Sesampai nya di ruangan Bara, Agatha langsung menduduk kan diri nya di sofa yang ada di ruangan nya Bara. Begitu pun Bara yang mengikuti apa yang di lakukan oleh Agatha.


"Ada apa?" Tanya Agatha memulai pembicaraan nya.


"Tadi nya gue mau ngomong ini di rumah loh, tapi berhubung takut telat datang ke sini. Jadi gue belum sempat ngomong nya." Ucap Bara.

__ADS_1


"Kayak nya serius?" Tanya Agatha dengan menghadap kan ke arah Bara.


"Ya ini cukup serius untuk di bicarakan."


"Ada apa?" Tanya Agatha serius.


"Tha loh kan sekarang udah mulai bisa mengelolah perusahaan?" Tanya Bara dan di angguki oleh Agatha.


"Nah kamu tahu kan kantor cabang yang ada di malang?" Tanya Bara lagi.


"Iya tau, yang di kelolah sama Ariel kan?"


"Iya."


"Terus apa masalah nya sama kantor cabang malang?" Tanya Agatha lagi.


"Nah ini masalah nya, gue kan besok ada perjalanan bisnis ke luar kota. Tapi perusahaan yang di malang ada masalah yang cukup serius. Gue gak bisa nangani nya sendiri dan gue butuh loh buat bantuin gue ke sana."Ucap Bara panjang lebar.


"Masalah apalagi?" Tanya Agatha.


"Biasa, Rival kita selalu membuat masalah." Ucap Bara membuat Agatha mendengus kesal Karena rival nya itu selalu saja membuat dia dan keluarga nya begitu kesulitan untuk menangani nya.


"Kalau saja membunuh orang itu tidak dosa, udah gue bunuh tuh orang dari dulu." Gerutu Agatha membuat Bara menggeleng kan kepala nya.


"Tumben bijak." Ejek Agatha membuat Bara mendengus kesal.


Tok...Tok...Tok...


Kesenangan mereka berdua terganggu oleh ketukan pintu dari luar. Membuat Bara maupun Agatha mendengus kesal karena mereka tau siapa yang mengetuk pintu itu.


"Sebentar." Teriak Agatha sambil berjalan menuju pintu lalu membuka nya.


"Ada apa?" Tanya Agatha dengan santai.


"Kau bilang ada apa? Hai ini itu jam kerja bukan jam ghibah. Maka sekarang kau harus kembali ke ruangan mu." Ucap Al dengan bersedekap dada.


"Baik lah." Tanpa pamit pada Bara, Agatha langsung melangkah menuju ruangan nya kembali.


Saat akan menutup pintu kerja nya, Agatha di buat heran karena melihat Al yang juga ikut masuk ke dalam ruangan nya.


"Kenapa bapak mengikuti saya?" Tanya Agatha heran.


"Memang nya kenapa? Kamu keberatan?" Tanya Al dengan santai nya dia kembali membaring kan tubuh nya pada sofa yang ada di ruangan Agatha.

__ADS_1


"Tentu saja, ini waktu nya jam kerja bukan jam bersantai." Balas Agatha menirukan ucapan Al saat mereka di ruangan Bara.


"Kau ternyata menyebal kan." Ucap Al mendengus kesal.


"Kau baru tahu kalau aku ini menyebal kan." Ucap Agatha dengan bangga, sedang kan Al hanya menggeleng kan kepala nya saja melihat tingkah bawahan nya itu.


"Dasar sinting." Umpat Al pada Agatha.


"Bukan nya bapak ya yang sinting?" Jawab Agatha dengan santai.


"Dasar wanita jadi jadian." Ucap Al dengan kesal.


"Apa bapak bilang?" Tanya Agatha yang tak jelas mendengar ucapan nya Al


"Kau wanita jadi jadian." Jawab Al dengan meninggikan suara nya, membuat Agatha merandang.


Dengan langkah yang sedikit berlari Agatha menghampiri Boss nya dan langsung memukuli tubuh Boss nya dengan bantal sofa.


"Enak saja kalau bicara, Aku ini bukan wanita jadi jadian." Ucap Agatha dengan terus memukuli Al sampai sampai ruangan yang tadi nya rapih kini jadi berantakan.


"Tapi itu kenyataan aw.." Jawab Al sambil meringis kesakitan karena terus saja di pukuli oleh Agatha.


"Jangan harap kau bisa tidur nanti malam." Ucap Agatha dengan terus saja memukuli Boss nya.


Saat mereka saling memukuli, mereka tidak menyadari kalau ada seseorang yang sejak tadi melihat pertengkaran mereka.


Dia adalah Bara, yang sejak tadi berdiri di depan pintu dengan bersedekap dada dan menonton tontonan gratis yang di suguh kan oleh Boss nya dan Adik sepupu nya itu.


Saat mereka sudah mengakhiri pertengkaran nya, Bara pun dengan santai langsung masuk .


"Sudah selesai?" Tanya Bara dengan tangan di dalam saku celana nya.


"Apaa?!" Tanya Agatha dan Al dengan sewot.


"Wow santai dong." Balas Bara dengan santai.


"Kau dan adik mu ini sama aja." Ucap Al dengan mendengus kesal.


"Sama bagaimana?" Tanya Bara menaik kan alis nya tak mengerti.


"Sama sama menyebal kan." Setelah mengatakan itu Al pun langsung berlari keluar dari ruangan Agatha sebelum mendapat serangan kembali.


Sedangkan Di dalam ruangan Agatha, Agatha dan Bara langsung melotot tajak saat mendengar ucapan Al barusan.

__ADS_1


Jangan lupa vote, like, komen dan gift nya.


__ADS_2