Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Menginap?


__ADS_3

Setelah makan siang Agatha, Al dan Kenzo kembali ke ruangan milik Al.


"Kenzo, nanti kamu pulang dengan aunty aja ya. Ayah tidak bisa mengantar mu pulang hari ini." Ucap Al pada anak nya yang kini anteng di pangkuan sekertaris nya.


"Memang nya ayah kenapa tidak bisa mengantar ku pulang?" Tanya Kenzo sambil menoleh sekilas ke arah ayah nya dan kembali fokus pada ponsel milik nya.


"Ayah ada pekerjaan yang penting, jadi kamu pulang dengan aunty Agatha saja." Ucap Al.


"Baik lah."


"Kau tidak keberatan kan?" Tanya Al pada Agatha yang sejak tadi diam.


"Tidak sama sekali Pak." Jawab Agatha dengan santai, karena memang diri nya tidak merasa keberatan untuk mengantar Kenzo pulang. Toh bukan nya diri nya selalu mengantar Kenzo pulang, kalau Kenzo berkunjung ke kantor Al.


"Baik lah, Kenzo kau jangan nakal ya sama aunty." Pesan Al pada anak nya.


"Oke Yah." Jawab bocah itu dengan suara lucu nya, membuat Agatha dan Al gemas sendiri mendengar nya.


"Kalau gitu ayah kerja dulu, kamu sama aunty aja di sini."Ucap Al sambil mengelus rambut anak nya.


"Iya." Al pun kembali bekerja sambil sesekali menoleh ke arah anak nya yang sedang anteng dengan Agatha.


Jam lima sore, Agatha membawa Kenzo untuk pulang ke rumah nya.


Saat ini Agatha dan Kenzo sedang ada di dalam mobil Agatha untuk menuju ke rumah nya Al.


"Aunty, apa aunty gak mau nginap di rumah Kenzo?" Tanya Kenzo dengan polos.


"Eh." Agatha yang sedang fokus menyetir terperanjat kaget saat mendengar pertanyaan polos Kenzo.


"Kenapa?" Tanya Kenzo sambil menatap ke arah Agatha dengan tatapan polos nya.


"Sayang, aunty sekarang lagi ada pekerja. Jadi belum bisa nginap di rumah nya Kenzo."Jawab Agatha dengan berbohong.


Mana mungkin dia menginap di rumah Boss nya tanpa ada ikatan apapun di antara mereka berdua. Kalau pun dia di suruh untuk menginap oleh Al, dia akan menolak nya karena dia tidak ingin banyak orang yang akan beranggapan buruk pada diri nya.


"Memang nya pekerjaan aunty kapan selesai nya?" Tanya Kenzo dengan polos nya.

__ADS_1


"Gak tau aunty juga. Kalau Kenzo pengen tidur sama aunty, Kenzo nginap aja di rumah nya aunty." Ucap Agatha membuat Kenzo tampak berfikir.


"Memang nya boleh aunty?" Tanya Kenzo dengan polos.


"Tentu saja boleh, memang nya sejak kapan aunty melarang Kenzo untuk menginap di rumah aunty hm?" Tanya Agatha sambil mengelus rambut Kenzo dengan tangan kiri nya.


"Tidak pernah." Jawab Kenzo dengan menggeleng kan kepala nya.


"Jadi apa Kenzo mau menginap di rumah aunty?" Tanya Agatha lagi.


"Mau, tapi Kenzo takut Ayah marah sama Kenzo." Ucap Kenzo dengan menunduk kan kepala nya.


"Loh marah kenapa?" Tanya Agatha tak mengerti.


"Kenzo takut di marahi sama Ayah karena harus merepotkan aunty."Jawab Kenzo.


"Ya sudah biar aunty saja yang akan mengatakan nya kepada Ayah nya Kenzo." Ucap Agatha sambil mengulas senyum lembut nya.


"Terima kasih aunty." Ucap Kenzo dengan memeluk tangan Agatha yang sedang menyetir.


Tak terasa mobil yang di kendarai oleh Agatha sampai di rumah nya Al. Di sana sudah ada Mama nya Al yang tengah berdiri menunggu kedatangan cucu nya.


"Sore tante." Sapa Agatha pada Mama nya Al.


"Sore juga. Bagaimana Kenzo? Apa Kenzo bandel di sana?" Tanya Mama nya Al sambil menyuruh Agatha untuk masuk ke dalam rumah nya.


"Kenzo sama sekali tidak bandel kok tante." Jawab Agatha dengan mengulas senyum lembut nya.


"Ouh iya kamu mau minum apa?" Tanya Mama nya saat mereka sudah sampai di ruang tamu.


"Tidak usah tante, aku ke sini hanya ingin mengantar kan Kenzo saja tante." Ucap Agatha.


"Tapi kamu juga harus minum dulu di sini." Ucap Mama nya dengan kukuh memaksa Agatha agar mau diam di sana dengan waktu cukup lama, karena dia ingin mengobrol dengan wanita yang sudah menarik hati putra semata wayang nya.


"Tidak usah tante, aku masih ada pekerjaan lain." Tolak Agatha dengan halus.


"Baik lah, tapi kalau nanti ke sini lagi. Kamu harus minum dulu dan mengobrol dengan tante " Ucap Mama nya Al.

__ADS_1


"Iya tante. Ya sudah kalau begitu saya pernisi dulu tante." Jawab Agatha sekaligus Pamit pada Mama nya Al.


"Iya, hati hati di jalan. Dan terima kasih karena sudah mengantar Kenzo pulang." Ucap Mama nya Al sambil mengantar Agatha sampai di dekat mobil nya.


"Iya sama sama, ya sudah kalau begitu aunty pulang dulu ya." Pamit Agatha pada Kenzo yang ada di samping Mama nya Al.


"Iya aunty, hati hati di jalan." Ucap Kenzo.


Sedang kan Agatha hanya mengangguk saja sambil masuk ke dalam mobil nya dan langsung melajukan mobil nya menuju rumah nya.


Tak butuh waktu cukup lama, Agatha kini sudah sampai di rumah nya. Dengan langkah sedikit berlari dia langsung masuk ke dalam rumah nya.


"Mama, Agatha pulang." Teriak Agatha begitu menggema di seluruh masion nya.


"Anak nakal selalu saja teriak teriak." Ucap Mama nya sambil menjewer telinga anak nya dari belakang.


"Aww... Ma lepas kan ini sakit." Rengek Agatha minta di lepas kan.


"Tidak akan." Jawab Mama nya masih dengan menjewer telinga anak nya.


"Ma..." Rengek Agtha lagi, tapi Mama nya sama sekali tidak melepas kan nya.


"Mama!" Suara berat membuat fokus Agatha dan Mama nya teralih kan pada asal suara itu.


Saat sudah melihat siapa orang nya, Mama nya Agatha hanya bisa mendengus kesal. Sedang kan Agatha langsung tersenyum puas saat melihat orang itu.


Dengan terpaksa Mama nya Agatha pun melepas kan jeweran nya dari telinga anak nya.


"Ayah Memang yang terbaik pokok nya." Ucap Agatha dengan berlari menuju ayah nya dan memeluk tubuh ayah nya dengan erat seakan meminta pertolongan pada ayah nya itu.


"Tentu saja sayang, Ayah memang yang terbaik." Jawab Ayah nya sambil mengecup sekilas kening anak nya.


"Ck, kalian sama saja ya." Ucap Mama nya berdecak kesal pada sepasang anak dan ayah yang berdiri di hadapan nya.


"Sama apa?" Goda Ayah nya pada istri nya yang tengah mengerucut kan bibir nya.


" Sama sama menyebalkan kan." Jawab Mama.

__ADS_1


__ADS_2