
Hari semakin sore, matahari pun sudah tampak ingin menenggelam kan diri nya di ufuk barat. Agatha dan Bella yang memang saat ini sedang berada di taman kota Jakarta, memilih untuk pulang sebelum malam tiba.
"Gue pulang dulu ya Tha." Pamit Bella pada Agatha.
"Loh kan gak bawa mobil, terus pulang nya mau naik apa?" Tanya Agatha pada sahabat nya itu.
Memang tadi pagi Bella tidak membawa mobil di karena kan dia saat ini sedang di hukum oleh suami nya. Jadi dia memutus kan untuk naik taksi saat bertemu dengan Agatha.
"Gue di jemput sama paksu." Ucap Bella sambil melirik ke arah laki laki yang berdiri tak jauh dari tempat Agatha dan Bella duduk.
Agatha yang mengerti akan kode tersebut langsung mengikuti arah lirikan Bella, dan benar saja ternyata suami Bella sedang menatap ke arah mereka dengan kedua tangan berada di dada nya.
"Ya udah hati hati." Agatha pun memeluk Bella terlebih dulu sebelum mereka berpisah.
"Loh juga hati hati, bawa mobil yang bener jangan ngebut." Pesan Bella sambil melepas kan pelukan nya
"Iya bawel." Balas Agatha dengan di iringi tawa di ujung kalimat nya.
"Ck, gue bawel karena loh juga." Ucap Bella tak terima di sebut bawel oleh Agatha, padahal itu kenyataan nya bahwa memang Bella sangat lah bawel saat dia telah menikah dengan laki laki mapan.
"Kenapa jadi nyalahin gue? Harus nya loh itu salahin suami loh itu." Ucap Agatha tak Terima juga di salah kan oleh Bella.
"Udah ah gue lagi buru buru sekarang, sampai jumpa lagi nanti." Ucap Bella. Setelah itu dia pun pergi meninggalkan Agatha dan pergi menuju suami nya yang memang sedang menunggu nya.
__ADS_1
Agatha pun melakukan hal yang sama seperti apa yang di lakukan oleh Bella, dia pun melangkah pergi meninggalkan taman itu dan pergi menuju parkiran.
Setelah sampai di depan parkiran dia di kejut kan dengan ada nya Al yang berada di samping mobil milik nya. Awal nya Agatha memang merasa kaget, tapi dia cepat cepat merubah ekspresi nya dan mencoba mengacuh kan Al. Dia melangkah semakin mendekat ke arah mobil nya, dan saat akan membuka pintu mobil nya tangan nya di cekal oleh Al dengan erat.
"Aku ingin bicara." Ucap Al dengan nada dingin.
"Tadi kau baru saja bicara." Balas Agatha tak kalah dingin dari Al.
"Aku ingin membicara kan sesuatu dengan mu Agatha." Geram Al saat Agatha terus saja mengabaikan nya.
"Tapi aku tidak ingin berbicara dengan mu Pak Alaric yang terhormat." Ucap Agatha dengan menekan setiap kata nya.
"Lalu apa yang kau ingin kan sekarang?" Tanya Al mencoba lebih bersabar lagi menghadapi Agatha yang masih marah pada nya.
Al memejam kan mata nya saat mendengar apa yang di ingin kan Agatha.
"Bisa kah kau merubah keinginan mu itu?" Tanya Al saat kembali membuka mata nya dan menatap lekat pada wanita yang berada di hadapan nya.
"Tidak bisa." Balas Agatha dengan tegas. Sedang kan Al hanya bisa menghembus kan nafas nya dengan kasar.
"Aku minta maaf." Akhir nya Al runtuh juga dari pertahanan nya. Dia sejak dulu tidak pernah meminta maaf pada orang lain selain orang tua nya dan juga keluarga nya, dan hari ini dia meminta maaf pada wanita yang sudah mengombang ambing kan hati nya.
"Untuk?" Tanya Agatha dengan sinis.
__ADS_1
"Untuk kejadian kemarin, aku hanya ingin kau kembali ke Jakarta lagi dan tidak menghabiskan terlalu banyak waktu dengan Will." Ucap Al dengan jujur.
"Memang nya apa urusan nya dengan mu kalau aku menghabiskan waktu lama dengan Will di sana?" Tanya Agatha dengan heran.
"Karena aku cemburu Agatha, apa kau tidak menyadari kalau aku begitu mencintai mu? Apa karena penolakan ku dua tahun yang lalu membuat mu terluka?" Tanya Al dengan bertubi tubi, sedang kan Agatha hanya diam mendengar apa yang di kata kan oleh Al. Melihat Agatha hanya diam Al pun melanjutkan kembali ucapan nya.
"Kalau memang itu yang membuat mu terus menolak ku, aku minta maaf. Aku tidak berniat untuk melukai hati mu, aku hanya ingin memenuhi dulu amanah Mommy nya Kenzo, itu saja." Lanjut nya lagi.
"Sudah selesai?" Tanya Agatha dengan dingin.
"Apa maksud mu Agatha? Aku hanya ingin menjelaskan semua nya pada mu. Jadi tolong, dengar kan lah dulu penjelasan ku ini." Ucap Al.
"Aku ingin pulang, ini sudah mau malam." Tanpa mendengar ucapan Al lagi, Agatha pun langsung masuk ke dalam mobil nya dan mulai menyalakan mesin mobil nya dan melajukan nya meninggal kan sekitar taman dan pergi menuju kediaman nya.
Hari itu Agatha mulai tahu di balik sifat dingin Al dua tahun yang lalu, ternyata Al menyimpan sebuah amanah mendiang istri nya.
"Kenapa tidak dari dulu kau mengatakannya semua nya Al? Kalau kau mengatakan nya dari dulu, aku tidak akan sesakit ini. Dan aku juga bisa kembali membuka hati ku untuk mu." Gumam Agatha dengan mata yang fokus pada jalan di depan nya.
***Maaf baru up lagi🙏
Author kemarin sibuk buat tamatin novel yang satu lagi.
Jangan lupa tinggal kan terus jejak dengan cara Vote, Like, Komen dan jangan lupa juga Gift nya. Agar author tambah semangat lagi nulis kelanjutan cerita Agatha dan juga Al***.
__ADS_1