Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Terbongkar.


__ADS_3

Agatha melangkah memasuki ruangan nya yang sudah satu bulan lama nya dia tinggal. Saat memasuki ruangan nya, Agatha di buat terkejut dengan keberadaan Al yang sedang duduk di sofa yang ada di ruangan nya itu.


"Kau sudah datang?" Tanya Al membuat Agatha tersadar dari terkejutan nya.


"Ya." Agatha pun melangkah menuju Al dan menduduki diri nya di sofa dekat dengan Al.


"Bagaimana perjalana nya? Apa kah sangat menyenangkan?" Tanya Al pura pura tidak tau.


"Ya sangat menyenangkan." Balas Agatha.


"Apa kau membawa oleh oleh dari kaliaman?" Tanya Al membuat Agatha menatap boss nya dengan sinis.


"Bukan nya kau tau bahwa aku tidak pergi ke kalimantan?" Tanya nya dengan sinis.


"Apa maksud mu?" Tanya Al pura pura tidak tau.


"Jangan pura pura tidak tau Al, aku tau kalau kau mengirim anak buah mu untuk mengawasi ku di malang kemarin." Ucap Agatha membuat Al terdiam.


"Ya aku memang mengirim anak buah ku untuk mengawasi mu, karena aku takut terjadi apa apa dengan mu." Ucap Al menyangkal tuduhan Agatha.


"Aku tidak perlu kau awasi, karena aku bisa jaga diri aku sendiri Al. Kalau pun terjadi sesuatu, ada Will dan Om Rian yang akan menjaga ku." Ucap Agatha tak mau kalah.


"Kenapa kau jadi bawa bawa Will? Apa kau menyukai nya?" Tanya Al dengan nada tak suka di dalam nya.


"Aku dan Will hanya teman saja Al." Balas Agatha


"Tidak ada teman anatara perempuan dan laki laki." Ucap Al dengan sinis.


"Ada, di luaran sana ada laki laki dan perempuan berteman." Balas Agatha tak mau kalah.

__ADS_1


"Di antara mereka ada yang menyimpan rasa pada teman nya sendiri, begitu pun dengan mu dan juga Will." Ucap Al.


"Tapi aku tidak." Balas Agatha dengan sengit.


"Tapi tidak dengan Will." Ucap Al dengan sengit juga.


Agatha terdiam saat mendengar ucapan Al, dia mengingat kembali pembicaraan nya dengan Will saat dia akan pulang kembali ke Jakarta.


'Tidak mungkin Will menyukai ku.'Batin Agatha menepis semua kenyataan bahwa Will menyukai nya.


"Apa kau baru menyadari kalau Will bukan hanya ingin berteman dengan mu, tapi dia ingin mendapat kan mu juga." Ucap Al lagi saat melihat Agatha terdiam karena ucapan nya barusan.


"Sudah lah jangan bahas itu lagi. Sekarang aku ingin bertanya, apa benar di kantor ini sedang ada masalah?" Tanya Agatha, kini membuat Al terdiam.


'Sial, pasti Bara sudah memberitahu Agatha kalau di kantor sama sekali tidak ada masalah.' Umpat Al dalam hati nya.


"Apa kau yakin kalau di kantor ini ada masalah?" Tanya Al berbalik tanya.


"Itu kau sudah tau." Balas Al dengan santai, tapi tidak dengan Agatha yang mulai emosi karena nya.


"Apa?! Jadi tidak ada masalah apa pun di kantor ini?" Tanya Agatha menatap tak percaya pada Al.


"Ya kantor ini memang sedang tidak ada masalah, aku kemarin menelpon mu karena aku ingin kau cepat kembali ke sini dan mulai kembali lagi bekerja di sini." Ucap Al membuat Agatha tambah tak percaya dengan pemikiran Al.


Karena kesal sekaligus emosi Agatha langsung berdiri dari duduk nya dan pergi meninggal kan Al yang berteriak memanggil nama nya.


"Agatha kau mau kemana?" Teriak Al.


"Pulang." Balas Agatha dengan teriakan juga.

__ADS_1


"Tapi pekerjaan-"


"Aku akan keluar dari perusahaan ini besok." Potong Agatha dengan berteriak lagi.


Sedang kan yang berada di depan pintu ruangan milik Agatha hanya bisa mengusap wajah nya dengan kasar, dia sangat menyesal karena telah menipu seorang Agatha Aurora.


Tak lama pintu ruangan Bara di buka dan menampil kan Bara di sana.


"Ada apa ini ribut ribut? Dan ke mana Agatha pergi?" Tanya Bara dengan bingung saat melihat wajah frustasi Al dan juga saat melihat tidak ada Agatha di samping Al maupun di dalam ruangan milik nya.


"Ini semua gara gara kau." Tuduh Al pada Bara.


"Apa? Aku?" Tanya Bara tak percaya.


"Ya ini semua karena kau, kalau kau tidak memberitahu Agatha kalau aku menipu nya. Dia tidak akan pergi dari sini sekarang." Ucap Al dengan emosi yang di luapkan pada Bara.


"Memberitahu apa maksud nya, aku sama sekali tidak mengerti apa yang kau maksud?" Tanya Bara tambah tak mengerti.


"Kau memberitahu Agatha, kalau aku berbohong dengan mengatakan kalau kantor sedang ada masalah."


"Aku sama sekali tidak memberitahu Agatha Al." Ucap Bara yang mengerti dengan apa yang di maksud Al.


"Lalu siapa lagi kalau bukan kau yang memberitahu nya hah?" Tanya Al.


"Aku tidak tahu. Tadi pagi memang aku ingin memberitahu nya, tapi Rissa keburu masuk ke ruangan dan memberikan berkas berkas yang aku kirim kemarin." Ucap Bara menjelaskan nya pada Al.


Rissa adalah sekertaris pengganti sentara Agatha.


Al yang mendengar ucapan Bara pun hanya bisa merutuki kebodohan nya karena tanpa dia sadari kalau dia lah orang pertama yang memberitahu kebohongan yang dia buat sendiri.

__ADS_1


'Sial.' Umpat nya dengan melangkah pergi menuju ruangan nya dan meninggal kan Bara yang tengah berbengong dengan reaksi Boss nya saat dia sudah mengatakan semua nya.


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara Vote, Like, Komen dan jangan lupa juga Gift nya. Agar author tambah semangat lagi nulis kelanjutan cerita nya Agatha, Al dan juga Bara.


__ADS_2