Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Ke malang kembali.


__ADS_3

Hari ini Agatha akan pergi ke malang untuk memberi kan kembali uang yang di beri kan oleh Ayah Bara kepada nya. Agatha juga tidak memberi tahu siapa pun tentang kepergian nya ke malang, termasuk orang tua nya sendiri. Dia beralasan akan pergi mengunjungi teman nya yang tinggal di kalimantan, tapi kenyataan nya dia akan pergi ke malang hanya untuk mengembalikan kan kembali uang pemberian Om nya.


"Sayang, kamu yakin akan pergi sendiri ke kalimantan?" Pertanyaan itu yang selalu di tanya kan oleh Mama nya Agatha.


"Yakin Ma." Balas Agatha dengan sibuk mengemasi pakaian milik nya.


Dia berencana akan menginap di sana dua hari. Satu hari ke rumah Om nya, dan satu hari lagi dia akan menghabiskan kan waktu nya dengan Will.


"Sayang Mama khawatir kalau kamu pergi sendiri kayak gini, mending kamu bawa Bara untuk nemenin kamu di sana nanti." Walau pun Mama Agatha selalu cemburu pada anak nya, tapi dia sangat menyayangi anak nya itu melebihi apa pun.


"Gak usah Ma, Kak Bara pasti lagi sibuk di kantor. Jadi jangan ganggu dia, lagian juga Agatha kan di sana pasti ada yang jagain." Jawab Agatha menenangkan Mama nya.


"Tapi tetep aja Mama khawatir sayang."


"Sudah jangan khawatir. Anak kita ini sudah besar, jadi dia bisa jaga diri dia sendiri di sana." Ucap Ayah Agatha yang juga ikut menenangkan istri nya.


"Tapi-" Ucapan Mama Agatha langsung di potong oleh Ayah nya Agatha.


"Sudah jangan khawatir, Mas sudah mengirim beberapa anak buah Mas untuk mengawasi anak kita." Potong Ayah nya Agatha sambil berbisik karena dia takut anak nya mendengar apa yang di kata kan oleh nya.


Mendengar ucapan suami nya, membuat Mama Agatha sedikit tenang. Setidak nya dia tidak terlalu khawatir dengan kepergian Agatha ke kalimantan.


"Ayah ngomong apa? Kok bisik bisik gitu?" Tanya Agatha menatap kedua orang tua nya heran.


"Ah tidak ada." Balas Ayah Agatha cepat, membuat Agatha tambah heran.

__ADS_1


"Sudah jangan di pikir kan. Ini barang barang kamu sudah selesai semua?" Tanya Mama Agatha mengalihkan pembicaraan nya.


"Sudah." Jawab Agatha.


"Biar Pak Man aja yang bawa barang barang ke dalam bagasi mobil." Ucap Ayah nya dan di angguki oleh Agatha.


Pak Man pun mulai membawa barang barang milik Agatha dan memasukan nya ke dalam bagasi mobil nya.


"Aku pamit dulu yah, Ma" Ucap Agatha sebelum masuk ke dalam mobil nya.


"Iya hati hati di sana jangan lupa makan. " Pesan Ayah nya.


"Iya." Jawab Agatha.


"Ma, Agatha pergi dulu ya. " Mama Agatha pun hanya mengangguk saja, meskipun tidak rela tapi anak nya tidak akan membatalkan kembali apa yang sudah jadi keputusan nya.


Setelah semua nya selesai Agatha pun pergi menuju bandara dengan di temani oleh sopir pribadi di rumah nya. Orang tua nya tidak bisa mengantar nya ke bandara di karena kan kondisi Ayah nya yang masih bisa di bilang lemah.


12:05.


Akhirnya nya Agatha sudah sampai di malang saat jam menunjuk angka dua belas siang. Dia pun bergegas menuju kantor langsung, karena dia sudah bisa menebak kalau Ayah nya Bara pasti ada di sana.


Setelah menempuh perjalanan dua puluh menit, Agatha pun kini sudah berdiri di hadapan gedung yang menjulang tinggi itu.


Saat melewati meja resepsionis, Agatha menanyakan dulu. Apa Ayah nya Bara ada di ruangan nya atau tidak. Setelah mendapat kan jawaban nya, Agatha pun langsung melangkah menuju ruangan milik Ayah nya Bara.

__ADS_1


Sesampainya di depan ruangan Ayah Bara, Agatha mengetuk terlebih dulu pintu kerja nya.


Tokk... Tokk... Tokk..


"Masuk." Setelah di beri izin oleh orang yang ada di ruangan itu, Agatha pun mulai masuk dan hal pertama yang dia lihat adalah Paman nya yang sedang sibuk membaca berkas berkas yang ada di tangan nya.


"Apa aku mengganggu waktu Om? " Tanya Agatha tiba tiba membuat Ayah nya Bara terjolak kaget dan langsung menoleh ke samping nya dan mendapati keponakan nya yang sedang tersenyum manis ke arah nya.


"Agatha." Petik Ayah Bara dengan girang saat melihat keponakan nya ada di ruangan nya saat ini. Dengan segera Ayah Bara pun menghampiri keponakan nya dan langsung membawa nya ke dalam pelukan nya.


"Kenapa gak bilang kalau mau ke sini hm? " Tanya Ayah Bara sambil melepas kan pelukan nya.


"Aku mau kasih kejutan buat Om." Jawab Agatha dengan senyum manis nya.


"Kamu berhasil bikin Om terkejut." Ucap Ayah Bara dengan mengiring Agatha agar duduk di sofa yang ada di ruangan nya.


"Om, apa kabar?" Tanya Agatha saat telah duduk di sofa.


"Kabar Om baik, lalu bagaimana dengan kamu dan yang di sana?" Tanya Ayah Bara.


"Kabar kami baik." Jawab Agatha.


Lalu mereka pun menerus kan obrolan nya sampai sampai mereka tidak menyadari kalau ada orang yang sedang memperhatikan mereka dari jauh.


***Siapa kah orang itu?

__ADS_1


Jangan lupa vote, like, komen dan jangan lupa juga gift nya. agar author tambah semangat lagi nulis ceritanya***.


__ADS_2