Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Debat.


__ADS_3

"Sama sama menyebalkan " Jawab Mama.


Sedang kan Agatha dan Suami nya langsung tertawa keras mendengar jawaban Mama nya itu. Mereka berdua memang selalu jahil pada Mama nya karena menurut mereka wajah Mama nya ketika cemberut itu sangat menggemas kan di mata mereka.


Karena itu lah Suami nya dan juga Agatha selalu menggoda Mama nya agar Mama nya kesal dengan tingkah laku mereka berdua.


Ayah Agatha pun menghampiri istri nya dan mencium kening istri nya dengan sangat dalam. Lalu membawa tubuh istri nya ke dalam pelukan nya.


"Udah jangan ngambek lagi, nanti cantik nya ilang loh." Goda suami nya dan mendapat kan cubitan maut dari sang istri nya.


"Bodo amat." Ketus Mama nya sambil bersedekap dada, dan lagi lagi membuat Agtha dan Ayah nya tertawa dengan tingkah Mama nya saat merajuk.


"Uh ini Mama siapa sih? Kok menggemas kan gini sih?" Goda Agatha dengan menangkup kedua pipi Mama nya.


"Kau baru tau kalau Mama mu ini menggemas kan?" Tanya Mama nya dengan narsir nya yang mulai muncul.


"Ck aku menyesal karena sudah memuji Mama." Ucap Agatha berdecak kesal sambil melepas kan kedua tangan nya di pipi Mama nya.


Ayah nya dan juga Mama nya hanya tertawa saat melihat wajah anak mereka yang kini cemberut.


"Maka nya yang ikhlas dong muji nya." Cibir Mama nya.


"Segitu pengen di puji nya." Balas Agatha tak mau kalah.


"Udah udah jangan berantem." Ucap Ayah nya menengahi perdebatan istri dan anak nya.


"Ouh iya yah, jam tujuh malam aku mau berangkat ke malang." Ucap Agatha dengan serius.


"Ya, Ayah sudah tau." Jawab Ayah nya.


"Kok gak bilang ke Mama sih?" Tanya Mama nya tiba tiba.


"Loh bukan nya kak Bara udah ngomong ya." Ucap Agatha dengan bingung.


Kata Bara orang tua nya sudah tau kalau dia akan berangkat ke malang. Dan tadi sebelum dia pulang Bara mengatakan kalau berangkat nya di undur jadi jam tujuh malam.


"Enggak kok." Jawab Mama nya dengan raut wajah bingung nya.


"Ayah tau dari mana kalau Agatha mau ke malang?" Tanya Agatha pada Ayah nya.

__ADS_1


"Dari Papa nya Bara." Jawab Ayah nya.


"Berarti kak Bara belum ngasih tau kalian?" Tanya Agatha lagi. Sedang kan kedua orang tua nya hanya menggeleng kan kepala mereka saja sebagai jawaban nya.


"Astaga, berarti kak Bara bohongin Agatha dong." Gerutu Agatha.


"Siapa yang bohongin kamu?" Suara yang muncul dari arah pintu membuat Agatha dan orang tua nya menatap ke arah nya dengan tatapan tajam nya.


"Wiss santai kali mata nya." Ucap Bara dengan santai duduk di samping Agatha.


"Loh ngeselin banget sih." Gerutu Agatha dengan mencubit pinggang kakak sepupu nya itu. Sedang kan Bara hanya bisa meringis sambil minta di lepas kan.


"Aww...Sakit Tha." Ringis Bara dengan terus menghindar dari serangan Agatha.


"Maka nya jadi orang itu jangan nyebelin." Ucap Agatha sambil melepas kan cubitan nya.


"Tadi nya gue niat mau ngasih tau om dan tante nya malam, karena tadi nya sekarang itu ada jadwal meeting penting. Tapi ternyata meeting nya di batal kan, jadi deh gue baru bisa ke sini sekarang dan baru bisa ngasih tau kalian kalau Agatha akan di kirim ke malang." Ucap Bara dengan panjang lebar.


"Loh kira gue itu barang apa yang bisa di kirim." Ketus Agatha yang tak suka saat kakak sepupu nya mengatakan kalau diri nya akan di kirim ke malang.


"Sorry salah ngomong." Jawab Bara dengan tertawa pelan saat melihat wajah kesal adik sepupu nya itu.


"Jadi?" Tanya Ayah Agatha yang sejak tadi diam dengan istri nya.


"Bagaimana? Apa Om dan Tante keberatan dengan keputusan Papa?" Tangan Bara pada orang tua nya Agatha.


"Kalau Om sih terserah aja. Gak tau kalau Mama nya Agatha?" Ucap Ayah Agatha sekaligus bertanya pada istri nya.


"Bagaimana Tante?" Tanya Bara ke arah Tante nya.


"Sebenar nya Tante keberatan–" Belum sempat Mama nya Agatha menyelesai kan ucapan nya, tapi mereka semua sudah memotong nya.


"Karena takut Agatha kenapa-napa." Potong suami, Agatha dan juga Bara dengan kompak, membuat Mama nya Agatha mendengus kesal pada mereka.


"Kalian ini Mama belum selesai bicara nya." Ketus Mama nya.


"Tapi kita sudah bisa menebak apa yang akan tante katakan." Jawab Bara.


"Apa?"Tanya Mama nya.

__ADS_1


"Ya tadi jawaban nya." Ucap Bara dengan santai.


"Ck, sok tau banget." Ucap Mama nya berdecak kesal.


Mereka pun hanya tertawa keras saja saat melihat Wajah kesal Mama nya yang menggemas kan itu.


"Jadi apa tante setuju kalau Agatha pergi ke malang?" Tanya Bara dengan serius.


"Sebenar nya Tante gak mau ngizinin. Tapi berhubung Ayah nya Agatha ngizinin, Tante juga ngizinin deh."Jawab Mama nya dengan pasrah.


"Yang ikhlas dong Ma." Sahut Agatha yang sejak tadi diam mendengar ucapan kakak sepupu nya dan juga orang tua nya.


"Mau ikhlas tapi gak bisa." Jawab Mama nya membuat mereka yang ada di sana tertawa keras.


"Jangan gitu nanti Agatha gak enak kalau ninggalin Mama nya dengan keadaan gak ikhlas." Ucap Agatha sambil memeluk bahu Mama nya dari samping.


"Mama ikhlas kok." Jawab Mama nya sambil tersenyum lembut ke arah anak nya.


"Nah gitu dong."


"Loh kok gak ada kue?" Tanya Bara dengan tiba tiba membuat mereka yang ada di sana menatap ke arah nya dengan tatapan bingung nya.


"Kan memang setiap hari juga gak ada kue." Jawab Agatha.


"Kemarin ada." Ucap Bara membuat mereka tambah bingung.


"Kemarin loh gak ke sini Bara." Ucap Agatha dengan gemas.


"Ouh ya?" Tanya Bara dengan bingung.


"Loh kan kemarin ada di luar kota goblok." Ucap Agatha dengan kesal.


"Agatha." Teriak Mama dan Ayah nya dengan kompak, Mereka menatap tajam putri nya yang selalu mengeluar kan kata kata kasar saat bersama Bara.


"Sorry Ma, yah. Kelepasan." Jawab Agatha dengan menyengir ke arah Mama dan Ayahnya.


"Kebiasaan." Ucap mereka dengan kompak.


"Bodo amat." Setelah mengatakan itu Agatha langsung berlari ke arah kamar nya sebelum kena amuk dari orang tua nya lagi.

__ADS_1


"Agatha!!" Benar kan dugaan Agatha? Mereka langsung marah pada nya.


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara vote, like, komen dan jangan lupa juga gift nya agar author tambah semangat lagi nulis nya🔥


__ADS_2