Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Kesiangan.


__ADS_3

Matahari mulai menapak kan diri nya di ufuk timur. Cahaya nya yang keemasan mampu membuat seorang wanita cantik yang sedang tidur terbangun.


Wanita itu pun melirik ke arah samping nya dan melihat jam, saat sudah melihat angka di jam itu. Wanita cantik itu langsung terperanjat kaget, dan refleks dia langsung bangun dari berbaring nya.


"Astaga Agatha kenapa loh kebo banget sih, sampai kesiangan segala lagi."Petik Agatha.


Ya wanita tadi adalah seorang Agatha Aurora yang bangun kesiangan.


Dengan gerakan cepat Agatha merapih kan kasur nya dengan asal. Setelah itu dia pun langsung menyambar handuk nya dan berlari menuju kamar mandi dan mulai membersihkan tubuh nya.


Setelah selesai Agatha pun langsung memakai pakaian kantor nya dengan berburu buru karena takut kesiangan datang ke kantor di hari pertama nya di sana.


"Duh ini semua gara gara si Boss sih, karena dia gue harus bangun kesiangan." Gerutu Agatha menyalah kan Boss nya karena mengajak nya bergadang sambil menelpon


Setelah selesai Agatha langsung bergegas turun ke lobby hotel. Di sana sudah ada mobil yang memang sengaja di siap kan Bara untuk mempermudah Agatha jika ada masalah darurat.


Agatha mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi, sampai akhir nya dia sampai di depan bangunan yang menjulang tinggi. Dengan buru buru Agatha turun dari mobil nya dan melangkah masuk ke dalam bangunan itu.


"Selamat pagi, apa anda yang bernama Nona Agatha Aurora?" Tanya seorang laki laki yang di perkirakan umur nya empat tahun di atas Agatha.


"Ya saya Agatha." Jawab Agatha dengan sedikit mengulas senyum nya.


"Mari saya akan antar kan anda ke ruangan tuan Rian." Ucap laki laki itu sambil melangkah menuju Lift.


"Apa Om- Eh maksud nya tuan Rian, ada di sini?" Tanya Agatha pada laki laki yang ada di hadapan nya.


"Iya Nona." Jawab laki laki itu dengan singkat. Tapi membuat Agatha mengingat Boss nya yang selalu menjawab pertanyaan nya dengan singkat.


Mereka pun sampai di lantai paling atas tempat pemimpin perusahaan itu.


Tok...Tok...Tok...

__ADS_1


Laki laki yang bersama Agatha mengetuk pintu ruang kerja Boss nya.


"Masuk." Sahut suara laki laki di dalam sana.


Laki laki itu pun masuk ke dalam ruangan itu, sedang kan Agatha hanya mengekori laki laki tersebut.


"Tuan ini wanita yang bernama Agatha." Ucap Laki laki itu sambil menunjukan Agatha pada Boss nya.


"Baik lah terima kasih will, kau boleh pergi." Ucap laki laki paruh baya yang sedang duduk di kursi kebesaran nya


"Baik tuan, kalau begitu saya permisi tuan."Pamit laki laki itu. Sedang kan laki laki paruh baya itu hanya mengangguk pertanda mengizin kan orang itu pergi dari ruangan nya dan meninggal kan nya berdua dengan Agatha.


Setelah laki laki yang mengantar Agatha pergi kini di ruangan hanya ada Agatha dan lali laki paruh baya.


"Bagaimana kabar mu Tha?" Tanya Laki laki itu memulai pembicaraan nya.


"Aku baik Om, Om sendiri bagaimana?" Tanya Agatha pada laki laki yang di sebut Om.


"Kabar Kak Intan dan Kak Bara juga baik." Jawab Agatha.


Ya laki laki paruh baya itu adalah ayah nya Bara yang sudah lama meninggal kan keluarga nya. Tapi bukan meninggal kan keluarga nya dan nikah lagi, dia pergi karena harus mengurus perusahaan Papa nya sekaligus kakek nya Agatha dan Bara yang hampir bangkut. Terkadang istri nya juga suka datang ke malang hanya untuk melepas rindu dengan nya, dan kadang juga diri nya yang ke jakarta untuk melihat keadaan anak, istri dan juga cucu nya.


"Syukur lah kalau mereka baik baik saja."


"Apa Om rindu dengan tante dan anak Om?" Tanya Agatha yang kini sudah duduk di sofa bersama Om nya.


"Tentu saja Om sangat merindukan mereka, apalagi sama cucu Om itu." Jawab Ayah nya Bara.


"Ya sudah besok Om pergi aja, kalau urusan perusahaan biar Agatha aja yang urus sama asisten Om yang nama nya siapa tadi?"


"Wiil nama nya." Jawab Ayah nya Bara.

__ADS_1


"Ya Will."


"Om takut nanti kamu kerepotan."Ucap Ayah nya Bara


"Kerepotan bagaimana?" Tanya Agatha dengan santai.


"Nak, pekerjaan di sini tidak semudah pekerjaan kamu di jakarta. Dan Om juga gak yakin kalau kamu bisa mengatasi nya hanya berdua dengan Will." Jelas Ayah nya Bara.


"Om yang udah berpengalaman dari sekolah menengah aja gak bisa ngatasi nya berdua dengan Will, apalagi kamu." Lanjut nya lagi.


"Terus Agatha di kirim ke sini untuk apa?" Tanya Agatha mulai dengan kepolosan nya.


"Ya kamu buat bantu Om sama Will ngurus ini perusahaan." Jawab Ayah nya Bara dengan di iringi sedikit kekehan di ujung kalimat nya.


"Ouh begitu ya." Jawab Agatha dengan mengangguk ngangguk kan kepada nya.


"Ouh ya mulai sekarang kamu belajar perusahaan ini dengan Will di ruangan nya, dan siapa tahu kau tertarik dengan nya." Ucap Ayah nya Bara sambil berkekeh. Tapi tidak dengan Agatha yang sudah memasang wajah cemberut nya karena selalu saja di ledek oleh orang sekitar nya.


"Om sama Mama dan Ayah memang selalu menyebal kan." Setelah itu Agatha langsung keluar dari ruangan Om nya yang sedang tergelak karena berhasil membuat keponakan nya kesal. Sedang kan Agatha pergi menuju ruangan milik Will seperti yang di kata kan tadi oleh Om nya.


"Om sama Ayah dan Mama memang sangat menyebal kan orang nya. Apalagi Kak Bara dan Pak Al." Gerutu Agatha di sepanjang jalan.


Sesampai nya di ruangan Will sang asisten Om nya, Agatha mengetuk terlebih dulu pintu ruang kerja nya. Dan setelah di izin kan masuk oleh orang yang menempati nya, baru lah Agatha masuk.


"Apa Nona membutuh kan sesuatu?" Tanya Will yang tadi mengantar Agatha dari lobby kantor sampai di ruangan Om nya.


"Kata Om-Eh maksud saya Tuan Rian. Saya di tempat kan di sini untuk belajar bersama tuan." Ucap Agatha dengan bahasa formal nya.


"Baik lah, kau tunggu di sofa. saya akan mengambil dulu kursi kerja untuk kamu." Ucap Will sebelum pergi.


"Baik lah." Agatha pun duduk di sofa yang ada di sana, Sedang kan Will pergi untuk mengambil kursi kerja lain di gudang untuk Agatha.

__ADS_1


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara vote, like, komen dan jangan lupa juga gift nya.


__ADS_2