Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Bertemu kembali.


__ADS_3

Tak membutuh kan waktu lama, mobil yang di tumpangi Agatha dan Al pun sudah sampai di kediaman nya Agatha.


"Tha, bangun. Udah sampai nih." Al mengguncang guncang kan tubuh Agatha dengan lembut agar bangun.


"Eghh.." Agatha melenguh dari tidur nya.


"Tha, bangun. Ini udah sampai di rumah." Ucap Al sekali lagi dengan menggoyang goyang kan tubuh Agatha sedikit kencang agar Agatha segera bangun.


Agatha pun mulai membuka mata nya dan melihat ke sekeliling nya.


"Sudah sampai ya?" Tanya Agatha dengan suara serak khas orang bangun tidur.


"Iya."


"Ya sudah kalau gitu aku turun dulu, makasih ya sudah meluangkan waktu hanya untuk menjemput ku."Ucap Agatha sebelum pergi.


"Iya, sama sama. Baik lah kalau gitu aku juga pamit dulu."


"Iya, hati hati di jalan." Pesan Agatha. Sedang kan Al hanya membalas nya dengan anggukan saja sambil melambai kan tangan nya.


Setelah kepergian Al, Agatha pun berjalan menuju gerbang rumah nya dan membuka nya. Di sana dia bisa melihat Mama nya sedang asik dengan tanaman kesayangan nya, hingga tak menyadari pintu gerbang di buka oleh seseorang.


"Mama pasti kaget liat gue udah pulang, secara kan gue ngomong nya mau sebulan di sana. Tapi kenyataan nya gue cuma dua minggu aja."Gumam Agatha sambil terus berjalan mendekati Mama nya.


Saat Agatha berangkat, Agatha memang mengatakan kan diri nya akan tinggal di malang satu bulan penuh. Tapi Karena masalah di sana sudah selesai, Agatha pun memutuskan untuk pulang dengan tidak mengabari orang tua nya dulu.


Setelah jarak nya cukup dekat, Agatha pun langsung memeluk tubuh ramping Mama nya dari belakang. Sedang kan Mama nya Agatha yang mendapat serangan tiba tiba itu langsung memberontak karena dia takut orang yang memeluk diri nya adalah orang asing.

__ADS_1


"Lepaskan saya." Petik Mama nya Agatha dengan terus berontak.


"Apa Mama tidak merinduh kan aku?" Tanya Agatha.


Deg.


Seketika Mama Agatha pun berhenti memberontak dan langsung membalik kan tubuh nya agar menghadap orang yang sudah memeluk nya tiba tiba.


"Agatha?" Petik Mama nya Agatha dengan raut wajah yang ingin menangis, dia sangat merinduh kan anak satu satu nya itu. Di setiap menit hanya Agatha saja yang di pikir kan.


"Iya ini Agatha. Apa Mama tidak mau lagi di peluk sama Agatha? Sampai Mama berontak terus saat Agatha peluk?" Tanya Agatha dengan raut wajah di buat sesendu mungkin.


Dengan cepat Mama Agatha langsung memeluk erat tubuh anak semata wayang nya itu. Dia sangat terkejut saat melihat orang yang selalu ada di pikiran nya setiap menit kini sudah ada di depan nya.


"Mana mungkin Mama gak mau di peluk kamu, Mama tadi hanya kaget saat ada orang yang meluk Mama tiba tiba. Mama juga takut orang itu bukan kamu atau Ayah kamu." Ucap Mama nya sambil menjelas kan pada anak nya.


"Ayah kamu lagi ada di kantor sekarang." Ucap Mama nya dengan menuntun anak nya agar masuk ke dalam rumah.


"Tumben, ini kan hari libur." Ucap Agatha dengan bingung saat mendengar kalau Ayah nya ada di kantor di hari libur, biasa nya saat hari libur, Ayah Agatha akan ada di rumah dan menghabis kan waktu dengan istri dan anak nya.


"Iya, tadi ada beberapa masalah kecil di kantor. Jadi Ayah kamu harus turun tangan sendiri." Balas Mama nya Agatha.


"Kamu istirahat lah dulu di kamar, supaya tubuh kamu kamu segar lagi." Lanjut Mama nya Agatha lagi.


"Ya udah kalau gitu Agatha pergi ke kamar dulu ya, bye Mama." Pamit Agatha dengan menyempat kan dulu mencium pipi kanan dan kiri Mama nya.


"Bye sayang." Mereka pun berpisah, Agatha pergi ke kamar nya. Sedang kan Mama nya pergi menuju dapur untuk memasak makanan kesukaan anak kesayangan nya itu.

__ADS_1


Sesampai nya di kamar Agatha memutuskan untuk mandi kembali, karena saat ini cuaca sangat panas. Setelah menghabis kan satu jam lama di kamar mandi Agatha pun keluar dengan handuk yang melilit di tubuh ramping nya itu.


Saat dia keluar, ponsel milik berdering sebentar menanda kan ada pesan masuk ke dalam ponsel nya, dengan segera Agatha pun mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang mengirim pesan pada nya.


"Apa sudah samapai?"


Tanya Will dengan mengirim pesan pada Agatha.


Agatha yang melihat pertanyaan Will itu langsung tersenyum dan membalas pesan nya.


"Iya, aku sudah sampai di rumah."Tulis Agatha.


Setelah memasti kan semua nya Agatha pun menyimpan kembali ponsel nya dan pergi menuju ruang ganti baju. Agatha kembali dengan pakaian sedikit terbuka, dia mulai merebah kan diri nya di kasur king size milik nya yang sudah dua minggu lama nya tidak bisa dia nikmati. Tak terasa dia mulai memejam kan mata nya dan terlelap.


Sedang kan di bangunan yang menjulang tinggi, ada seorang yang tengah tersenyum senyum sendiri saat melihat orang yang dia kirim pesan membalas pesan nya.


Dia adalah William dan biasa di panggil dengan nama Will.


Sejak Agatha memaksa nya untuk makan siang, Will mulai tertarik dengan sosok Agatha yang menurut nya sangat lucu, tapi juga sangat menyebal kan. Ketertarikan nya semakin hari semakin besar, bakhan bisa di kata kan kalau ketertarikan nya kini menjadi rasa cinta.


Ya, Will mencintai Agatha. Hanya Agatha satu satu nya wanita yang bisa membuat dia tersenyum bahkan tertawa di waktu bersamaan. Hidup dia juga semakin berwarna setelah bertemu dengan sosok Agatha yang sudah mencuri perhatian nya itu. Bahkan di setiap doa nya dia selalu berkata semoga sosok Agatha akan menjadi jodoh nya suatu hari nanti.


Pada hal dari dulu dia sangat tidak ingin menjalani sebuah hubungan dengan satu wanita pun, bahkan dia tidak pernah membayang kan akan berumah tangga nanti di masa depan nya. Karena menurut nya sebuah hubungan itu akan membuat dia sakit hati dan juga rumit. Setelah perceraian orang tua nya membuat diri nya jadi sosok yang sangat dingin tak tersentuh. Bahkan dia trauma dengan nama nya sebuah hubungan.


"Aku mencintai mu Agatha." Gumam Will dengan menatap foto Agatha.


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara Vote, Like, Komen dan jangan lupa juga Gift nya. Agar author tambah semangat lagi nulis cerita nya.

__ADS_1


__ADS_2