
Hari berlalu, tak terasa Agatha tinggal di malang sudah dua minggu lebih. Kini waktu nya Agatha kembali lagi ke tempat kelahiran nya, Jakarta.
Saat ini Agatha dan Al sedang mengemasi barang barang nya Agatha yang akan di bawa pulang. Al memang tinggal di sana hanya lima hari dan setelah itu dia kembali lagi ke Jakarta karena kantor nya tidak bisa di tinggal kan terlalu lama. Saat Agatha akan pulang, makan Al langsung terbang kembali ke malang untuk menjemput Agatha dengan pesawat pribadi nya. Pada hal Agatha sudah menolak sedari awal, tapi Al masih saja kukuh ingin menjemput nya. Sedang kan Agatha hanya bisa pasrah saja.
"Pak, biar saya saja yang merapih kan pakaian saya. Bapak hanya perlu duduk ada di ruang tamu sana." Ucap Agatha dengan menunjuk ruang tamu yang ada di apartemen nya.
"Saya juga ingin ikut merapih kan pakaian mu." Ucap Al kukuh dengan pendirian nya.
"Ya sudah kalau bapak masih saja kukuh ingin membantu saya, maka silahkan pergi dari apartemen saya." Ancam Agatha, sedang kan Al hanya bisa menghembus kan nafas nya dengan kasar, dia selalu kalah bila berdebat dengan Agatha. Karena perempuan selalu benar.
"Baik lah, saya akan pergi ke ruang tamu." Pasrah Al sambil melangkah meninggal kan Agatha di kamar nya dan pergi menuju ruang tamu.
Di dalam kamar, Agatha bernafas lega karena melihat boss nya telah keluar dari dalam kamar nya. Sejak tadi dia terus memaksa Al untuk keluar dari kamar nya, karena dia tidak mau ada bisikan setan dan membuat dia dan Boss nya melakukan hal hina.
Agatha mulai merapih kan barang barang yang tinggal sedikit lagi. Setelah selesai Agatha pun membawa koper nya keluar dari kamar nya, dan pergi menuju ruang tamu.
"Ayo, aku sudah selesai." Ucap Agatha membuat fokus Al teralih kan.
"Apa Om mu akan mengantar mu juga?" Tanya Al sambil berdiri dari duduk nya dan berjalan mendekat ke arah Agatha.
"Iya, bahkan bukan Om Rian saja. Will juga ikut mengantar kan saya."Balas Agatha.
__ADS_1
Kini mereka berdua melangkah keluar dari apartemen nya Agatha.
"Will juga ikut?" Tanya Al dengan nada tak suka.
Saat dia tinggal di malang lima hari, dia bisa melihat kalau Will tertarik pada Agatha. Dan itu membuat nya tak suka dengan sosok Will.
"Iya, kata nya dia ingin mengantar kan aku sampai bandara." Balas Agatha dengan tenang. Sedang kan Al hanya mengangguk ngaguk dengan pasrah.
Tak terasa mereka sudah sampai bandara dan di sana sudah ada Will dan Ayah nya Bara sedang menunggu kedatangan mereka berdua.
"Om bakal kangen banget sama kamu nak." Ucap Ayah nya Bara sambil merengkuh tubuh keponakan kesayangan nya.
"Aku juga bakal kangen banget nanti. Om jaga diri Om di sini, jangan telat makan dan jangan lupa juga minum obat nya. Tidur yang teratur jangan lembur terus."Pesan Agatha dengan panjang lebar.
"Will, aku pulang dulu. Kalau kau kangen pada ku, pergi lah ke jakarta jangan mikirin kerjaan terus."Ucap Agatha pada Will.
"Ya, seperti nya aku akan sering berkunjung ke Jakarta hanya untuk bertemu dengan mu." Canda Will.
"Ya, itu sangat bagus." Ucap Agatha menanggapi candaan Will.
Agatha dan Will tidak ada yang menyadari kalau ada singa bangun di belakang mereka dengan tatapan yang seakan akan menelan hidup hidup mereka berdua.
__ADS_1
"Sudah ngobrol nya?" Tanya Al dengan dingin.
"Hai bro, kemana aja kau? Kenapa jarang ke sini lagi?" Tanya Will mengalih kan pandangan nya ke arah Will.
"Sibuk." Balas Al dengan singkat.
"Biasa, dia kan direktur nya. Ya jadi wajar lah kalau sibuk." Sahut Agatha.
"Ya kau benar, Al pasti sangat sibuk di sana."
Sedang kan Al hanya memasang wajah datar nya saat melihat Agatha kembali mengobrol dengan Will.
"Tha, ayo. Pesawat nya sudah datang." Ucap Al menghentikan obrolan antara Will dan Agatha.
Agatha pun hanya mengangguk dan berpamitan kembali pada Ayah nya Bara dan Will, setelah itu dia pun pergi dengan Al menuju pesawat yang sedang menunggu nya.
Akhir nya pesawat yang membawa Agatha dan Al mendarat di bandara Jakarta. Agatha dan Al pun melangkah keluar dan mulai naik mobil yang sudah di siap kan oleh Al sebelum nya.
"Pak bangun kan aku kalau sudah sampai ya. Saya sangat ngantuk, dan mau tidur dulu." Ucap Agatha pada Al yang sedang fokus pada ponsel nya.
"Iya saya akan bangun kan nanti, kau tidur aja." Balas Al.
__ADS_1
Agatha pun memejam kan mata nya dan mulai tidur, sedang kan Al kembali bekerja melalui ponsel milik nya.
Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara Vote, like, komen dan jangan juga gift nya agar author tambah semangat lagi nulisnya.