Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Kenapa Omel Boss


__ADS_3

Setelah menyuapi Will untuk makan siang, kini Agatha kembali lagi bekerja dengan di dampingi Will tentu nya.


"Will jam berapa di sini waktu pulang?" Tanya Agatha memecah kan keheningan di antara diri nya dan juga Will.


"Jam lima." Jawab Will kembali bersikap dingin.


"Tapi kalau sudah selesai duluan, kita boleh pulang duluan juga dong?"


"Tidak. Kalau kita sudah selesai duluan, kita harus menunggu para karyawan yang lain sampai jam lima sore." Jelas Will membuat mata Agatha melotot.


"Whatt?! Yang benar saja." Petik Agatha.


"Kau tidak percaya?" Tanya Will memicing kan mata nya.


"Aku percaya"Jawab Agatha dengan cepat.


"Tapi Will, aku kan keponakan nya Boss kamu. Jadi bisa dong pulang duluan." Ucap Agatha lagi.


"Coba saja tanya kan pada Om mu, bisa atau tidak?" Ucap Will dengan telak mampu membuat Agatha diam, tetapi hanya sesaat.


"Baik lah aku akan bertanya dulu pada Om ku." Setelah itu Agatha pun pergi menuju ruangan Om nya, dan meninggal Will yang tercengang dengan tingkah Agatha.


Tadi nya dia hanya ingin mengerjai Agatha agar mau membantu nya sampai jam lima, tapi ternyata nya omongan nya di anggap serius oleh Agatha.


Dan kini dia harus siap siap untuk menerima ceramahan dari Boss nya karena sudah menjahili keponakan nya yang cantik itu.


"Dari pada aku kena omel Boss, mendingan aku pergi terlebih dulu." Gumam Will sambil terus memberes kan barang barang nya untuk di bawa pergi sebelum Boss nya menyuruh diri nya untuk ke ruangan nya dan kena omelan Boss nya itu.


Will pun memilih untuk pulang lebih dulu tanpa sepengetahuan Agatha dan Ayah nya Bara tentu nya.


Di ruangan Ayah nya Bara. Kini Agatha sedang bertanya apa kah diri nya boleh untuk pulang lebih dulu dari karyawan lain.


"Om apa Agatha boleh pulang sekarang, tanpa menunggu karyawan lain selesai?" Tanya Agatha yang kini sudah berdiri di hadapan meja Ayah nya Bara.


"Apa maksud kamu nak? Om tidak mengerti?" Tanya Ayah nya Bara yang tak mengerti apa yang di ucap kan keponakan nya.


"Om aku kan pengen pulang sekarang, tapi Will melarang aku untuk tidak pulang sekarang." Ucap Agatha membuat Ayah nya Bara bertambah bingung.

__ADS_1


"Melarang kenapa nak?" Tanya Ayah nya Bara lagi.


"Melarang aku untuk pulang lebih dulu Om."Keluh Agatha.


"Kenapa Will harus melarang mu pulang lebih dulu?"


"Karna kata Will kita harus menunggu semua karyawan selesai bekerja, baru kita boleh pulang." Ucap Agatha dengan polos.


"Sekarang di mana Will nya?" Tanya Ayah nya Bara.


"Ada di ruangan nya." Jawab Agatha.


"Panggil kan dia, kalau sudah memanggil nya ke sini. Kamu boleh pulang lebih dulu." Perintah Ayah nya Bara.


Sedang kan Agatha hanya mengangguk saja dan keluar dari ruangan Om nya menuju ruangan milik Will.


"Will, kau di panggil oleh Om ku."Ujar Agatha, tapi tidak mendapat respon dari Will.


Karena merasa penasaran Agatha pun membuka pintu ruang kerja Will, dan saat sudah terbuka dia sama sekali tidak menemukan Will di sana.


"Dia mana dia?" Gumam Agatha sambil terus mencari keberadaan Will.


"Mana Will nya nak?" Tanya Ayah nya Bara saat melihat keponakan nya datang seoarang diri tanpa ada nya Will.


"Will tidak ada di ruangan nya Om." Jawab Agatha.


"Kemana?" Tanya Ayah nya Bara.


"Aku juga tidak tau Om."


'Anak itu memang benar benar menyebal kan.' Gerutu Ayah nya Bara dalam hati.


"Kau mau pulang?" Tanya nya lagi dan di angguki oleh Agatha.


"Baik lah biar Om antar kamu sampai apartement baru kamu." Ucap Ayah nya Bara sambil berdiri dari duduk nya dan mengambil jass nya yang ada di kursi milik nya.


"Om aku bisa pulang sendiri." Tolak Agatha dengan halus.

__ADS_1


Bukan nya dia tak ingin di antar kan oleh Om nya, tapi dia merasa kasihan pada Om nya yang nanti harus bolak balik dari apartement nya ke kantor dan pulang ke rumah nya.


"Tapi nak-" Ucapan Ayah nya Bara langsung di potong oleh Agatha.


"Om tenang aja, Agatha bisa menjaga diri Agatha sendiri. Jadi Om tidak perlu khawatir lagi." Ucap Agatha.


"Baik lah tapi kamu harus hati hati, kalau ada apa apa langsung telpon Om atau Will ya?"Ucap Ayah nya Bara dengan raut wajah khawatir karena sudah membiar kan keponakan nya pulang sendiri.


"Iya Om. Kalau gitu Agatha pulang dulu Om, bye." Pamit Agatha sambil menyalami tangan Om nya.


"Hati hati." Pesan Ayah nya Bara sekali lagi.


"Iya Om." Agatha pun keluar dari ruangan Om nya.


Saat sudah sampai di depan kantor Agatha pun langsung masuk ke dalam mobil yang tadi dia bawa.


Dengan kecepatan sedang Agatha mengendarai mobil nya. Dan akhir nya dia pun sampai di depan apartement baru milik nya yang di beli kan Om nya.


Agatha pun keluar dari mobil nya dan melangkah menuju lantai di mana tempat dia tinggal. Sesampai nya di depan kamar Apartement nya, Agatha pun membuka pintu nya dan kembali mengunci nya.


Setelah itu Agatha pun membaring kan tubuh nya yang lelah itu.


'Ouh astaga di sini sangat sepi, tapi tempat ini sangat bagus untuk ku.'Gumam Agatha sambil memejam kan mata nya.


Tanpa sadar dia pun terlelap dengan nyenyak nya tanpa membersih kan terlebih dulu tubuh nya yang lengket itu.


Sedang kan di apartement lain, seorang laki laki sedang menunduk kan kepala nya sambil terus mendengar kan ceramahan dari Boss nya yang sudah ada di hadapan nya.


"Ternyata Boss sangat menyayangi keponakan nya, sampai sampai aku yang kena omel hanya karena telah mengerjai keponakan nya itu." Gerutu Will dalam hati nya.


Ya dia adalah Will yang sedang di ceramahi oleh Ayah nya Bara karena sudah mengerjai keponakan nya yang cantik itu.


Tadi nya dia kira tidak akan kena omel oleh Boss nya, tapi nyata nya dia salah besar.


Boss nya langsung ke apartement nya saat Agatha sudah pergi dari kantor.


"Sialan aku salah memilih orang yang aku kerjain." Umpat Will sambil terus mendengar ceramahan panjang lebar dari Boss nya.

__ADS_1


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara vote, like, komen dan jangan lupa juga giftnya agar author tambah semangatšŸ”„


__ADS_2