Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Jessica.


__ADS_3

Di bangunan yang menjulang tinggi, ada seorang laki laki yang sedang memperhatikan rekaman yang di kirim oleh anak buah nya. Raut wajah yang tadi nya tenang kini berubah menjadi dingin saat melihat di layar ponsel nya yang menunjuk kan seorang wanita yang sedang berbincang bincang dengan santai dengan seorang pria paruh baya.


"Apa sulit nya jujur pada ku Agatha." Desis Al dengan menahan amarah nya.


Ya dia Alaric Sebastian Pratama yang sedang memerhatikan Agatha dari jauh. Dia menyuruh anak buah nya untuk mengikuti ke mana Agatha pergi, dan benar saja dugaan nya, Agatha pergi ke malang kembali menemui Ayah Bara tanpa memberitahu semua orang.


Setelah melihat Agatha keluar dari ruangan Ayah Bara, Al pun menelpon nya dan ingin tahu apa alasan yang di jadi kan oleh seorang Agatha Aurora.


"Ya ada apa?" Tanya Agatha saat sambungan telpon sudah terhubung.


"Kau di mana?" Tanya Al pura pura tidak tahu.


Hening, tidak ada jawaban dari Agatha.


"Tha, kau masih di sana kan?" Tanya Al lagi.


"Ah iya tadi bapak nanya apa? " Tanya Agatha


"Kau ada di mana sekarang?"


"Saya ada di Kalimantan sekarang. " Balas Agatha membuat Al tersenyum getir saat mendengar nya.


"Sedang apa kau di Kalimantan? Apa ada pekerjaan di sana? Atau ada urusan lain?" Tanya Al tertubi tubi.


"Ah ini ada urusan penting dengan teman ku yang ada di sini, saya tutup telpon nya dulu, bye Pak" Tanpa mendengar jawaban dari Al, Agatha terlebih dulu memutus kan telpon nya membuat Al semakin curiga apa yang sedang di lakukan Agatha di malang saat ini.


"Apa yang kamu sembunyikan dari kami Tha?" Gumam Al dengan menyandar kan tubuh nya pada kursi kebesaran nya.


Sedang kan di tempat lain, tepat nya di perusahaan milik Kakek nya Agatha. Kini Agatha sedang berjalan menuju ruangan Will, dia ingin memberi kejutan pada teman nya itu. Ya sejak pertemuan antara diri nya dan Will, mereka memutus kan untuk berteman.


"Will aku data-" Ucapan Agatha terpotong saat melihat Will sedang duduk dengan seorang wanita cantik di samping nya.


"Agatha." Petik Will dengan raut wajah berbinar saat melihat sang pujaan hati nya yang selalu ada di pikiran nya kini ada di hadapan nya.

__ADS_1


Tanpa membuang buang waktu lagi, Will segera menghampiri Agatha dan memeluk nya.


"Apa kabar mu?" Tanya Will setelah melepas kan pelukan nya.


"Kabar ku baik, lalu bagaimana dengan diri mu?" Balas Agatha sekaligus bertanya.


"Aku juga baik, ayo kita duduk dulu. Kamu pasti capek, karena dari jakarta ke malang dan langsung ke sini." Ucap Will sambil mengiring Agatha agar duduk di sofa yang ada di ruangan nya.


"Ouh iya ini siapa Will?" Tanya Agatha memberanikan diri untuk bertanya.


"Dia sepupu ku yang baru saja pulang dari Amerika." Jawab Will.


"Jessica, perkenalkan dia Agatha teman ku." Ucap Will lagi pada sepupu nya yang bernama Jessica itu.


"Jessica."


"Agatha." Mereka berjabatan tangan seperti orang biasa berkenalan.


"Will seperti nya kamu akan sibuk, sebaik nya aku pulang dulu saja. Nanti kita bertemu lagi di masion. " Ucap Jessica dengan berdiri dari duduk nya dan bersiap untuk pulang.


"Seperti nya lain waktu saja kita mengobrol nya, sekarang aku merasa sangat lelah karena perjalanan dari Amerika ke Indonesia." Ucap Jessica.


"Baik lah, aku aku akan menelpon dulu sopir rumah untuk menjemput mu di sini."


Baru saja Will akan menelpon sopir rumah nya, Jessica lebih dulu mencegah nya.


"Tidak usah Will, aku bisa pulang dengan taksi. " Tolak Jessica.


"Kau yakin?" Tanya Will.


"Ya aku yakin."


"Baik lah hati hati di jalan, dan sampai nanti di masion." Ucap Will sebelum pergi nya Jessica dari ruangan nya.

__ADS_1


"Iya." Balas Jessica sambil berjalan keluar dari ruangan nya Will.


Sedangkan di dalam ruangan kini hanya tersisa Will dan Agatha saja.


"Apa dia yang dulu kau cerita kan?"Tanya Agatha memulai kembali pembicaraan nya.


"Iya, dia Jessica. "


"Seperti nya dia suka dengan mu. "Celetuk Agatha membuat Will yang tadi nya sedang menatap ke arah lain kini beralih menatap Agatha yang sedang duduk di samping nya.


"Mana mungkin."Sanggah Will dengan tegas.


"Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin Will." Ucap Agatha dengan santai nya.


"Tapi kami saudara Tha." Bantah Will.


"Sepupu kan? Bukan adik kakak?" Tanya Agatha membuat Will bungkam.


Apa yang di kata kan Agatha benar, Jessica sudah lama mencintai nya. Bahkan bisa di bilang dari kecil dia sudah mengagumi sosok Will, tapi karena setatus mereka membuat Jessica sadar, jika nanti dia sangat menginginkan Will, maka hubungan keluarga mereka bukan nya baik malah akan berdampak buruk. Menikah dengan sepupu bukan lah hal yang di larang, tapi Jessica dan Will tidak ingin keluarga mereka harus berjarak hanya karena keinginan Jessica seorang.


"Sudah jangan di pikir kan, aku bela belain ke sini untuk bisa bersama diri seharian. Jadi jangan pikir kan yang lain, mari kita bersenang-senang berdua tanpa ada yang mengganggu waktu berdua kita."Ucap Agatha membuat Will tersadar dari lamunan nya.


" Kau ingin pergi ke mana?"Tanya Will.


"Untuk saat ini kita di sini saja, aku butuh istirahat dulu. Nanti kalau hari sudah sore, kita pergi ke taman kota. " Ucap Agatha.


"Baik lah kau istirahat lah di sini dulu, aku akan menyelesai kan dulu kerjaan ku." Agatha hanya mengangguk saja sambil merebah kan tubuh nya di sofa empuk yang sedang dia duduki itu.


Sedangkan Will kembali menerus kan pekerjaan nya yang sempat tertunda karena kedatangan Jessica yang menurut nya sangat mengejut kan dan di tambah lagi Agatha yang datang ke sana tanpa mengabari terlebih dulu diri nya.


Dan tanpa di sadari mereka, bahwa Jessica mendengar semua pembicaraan mereka di balik pintu ruang kerja Will.


"Apa itu wanita yang selalu kau sebut sebut dalam tidur mu Will?" Gumam Jessica dalam hati sambil mengintip Agatha dan Will.

__ADS_1


Karena tidak mau tertangkap sedang menguping pembicaraan mereka, Jessica pun memutuskan untuk pergi dari sana dan pergi menuju rumah besar milik keluarga dia dan Will.


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara Vote, Like, Komen dan jangan lupa Gift nya agar author tambah semangat lagi nulis cerita Al dan Agatha nya.


__ADS_2