Pak Boss!! I Love You.

Pak Boss!! I Love You.
Menjenguk


__ADS_3

Malam hari nya di kediaman Agatha, terjadi kehebohan karena kedatangan Al yang berkesan tiba tiba tanpa mengabari terlebih dulu tuan rumah nya. Agatha yang saat itu berada di kamar nya sedang bersantai, lansung terkejut saat mendengar ucapan Mama nya yang mengatakan Al sedang menunggu nya di lantai bawah. Dengan cepat Agatha pun turun dan memastikan sendiri apa benar yang di kata kan oleh Mama nya itu, dan ternyata ucapan Mama nya benar. Al sedang duduk dengan santai nya di ruang tamu bersama Ayah nya yang memang sudah mendingan.


"Pak Al." Dua laki laki berbeda generasi itu pun langsung menoleh dan ke arah suara itu.


"Sayang sini." Ujar Ayah Agatha sambil menepuk sofa di samping nya agar Agatha duduk di sisi nya.


Agatha pun melangkah mendekat ke arah Ayah nya dan duduk di samping nya.


"Ada apa Pak Al? Kok tumben ke sini malam malam?" Tanya Agatha dengan mengunakan bahasa formal.


"Dia ke sini mau jenguk Ayah." Bukan Al yang menjawab melain kan Ayah nya.


Sedang kan Agatha hanya ber oh ria saja mendengar ucapan sang Ayah.


"Kalian terus kan ngobrol nya, saya mau ke kamar dulu." Setelah itu Ayah Agatha pun pergi meninggal kan anak nya bersama Boss nya.


Kini di ruang tamu hanya ada Agatha dan Al dengan keadaan kikuk karena mereka sudah jarang sekali bertemu.


"Pak di minum air nya." Ucap Agatha pada Al yang sejak tadi memain kan ponsel nya.


"Ah iya." Dengan kikuk Al pun meminum minuman yang di suguh kan oleh Mama nya Agatha.


"Kita ngobrol di luar aja yuk Pak." Ajak Agatha dan di angguki oleh Al.


Mereka pun keluar menuju taman yang ada di rumah Agatha. Dan duduk di kursi yang ada di taman rumah Agatha, dengan posisi Agatha bersampingan dengan Al.


"Pertama-tama saya minta maaf pada Bapak, karena saya tidak bisa masuk ke kantor di hari pertama saya masuk kembali. Dan kedua saya sangat berterima kasih pada Bapak yang rela datang ke sini untung menjenguk Ayah saya." Ucap Agatha dengan panjang lebar.


"Ya saya mengerti posisi kamu, dan kamu juga tidak tidak perlu berterima kasih pada saya." Balas Al.


"Saya harus berterima kasih pada bapak, karena bapak sudah mengerti akan posisi saya sekarang dan rela datang untuk menjenguk Ayah saya." Ucap Agatha.


Kedua nya pun kembali hening.


"Pak." Panggil Agatha.


"Ya ?"

__ADS_1


"Besok saya tidak bisa datang ke kantor lagi." Ucap Agatha tiba tiba membuat Al yang tadi sedang bermain ponsel langsung mengalih kan pandangan nya.


"Kenapa?" Tanya dengan menatap lekat wanita yang sedang duduk di samping nya.


"Ada sesuatu yang harus saya urus." Ucap Agatha tanpa menoleh ke arah Al.


"Apa urusan itu sangat lah penting?" Tanya Al dengan serius.


"Sangat." Jawab Agatha dengan singkat.


Sedangkan Al langsung bungkam dan tidak menanya kan lagi.


"Bagaimana kabar Kenzo?" Tanya Agatha memulai kembali pembicaraan di antara mereka.


"Kabar dia baik." Jawab Al dengan seada nya.


"Tante Dinda bagaimana kabar nya?" Tanya Agatha lagi.


"Kabar Mommy juga baik."


"Lalu Om Daniel?"


"Aku tidak perlu bertanya kabar mu, karena aku sudah tau keadaan mu." Balas Agatha dengan santai


"Tapi aku juga ingin di tanya kan." Rajuk Al membuat Agatha memutar bola mata nya.


"Bagaimana kabar anda Pak Al?" Tanya Agatha mengabul kan keinginan Boss nya itu.


"Loh kok anda sih? Pakai kata 'Kamu' Aja." Protes Al membuat Agatha harus extra sabar menghadapi kelakuan Boss nya yang sangat menyebal kan kan ini.


"Baik lah saya akan ulang kembali." Ucap Agatha.


"Bagaimana kabar kamu?" Lanjut nya lagi


"Sangat baik, kalau tidak baik aku tidak akan ada di sini." Jawab Al dengan enteng tapi membuat Agatha geram karena jawaban nya itu.


"Mending gak usah tanya, kalau mau di jawab nya seperti itu." Gerutu Agatha.

__ADS_1


"Loh memang nya kenapa? Saya juga ingin di tanya kan kabar nya sama kamu." Ucap Al tanpa rasa bersalah


"Ngapain juga pengen di tanyain kabar nya, kalau di jawab nya gitu." Ketus Agatha.


"Udah jangan cemberut gitu, sekarang anterin saya ke orang tua kamu." Ucap Al dengan berdiri dari duduk nya dan di ikuti oleh Agatha yang juga berdiri.


"Pak Al mau pulang sekarang?" Tanya Agatha


"Iya. Malam ini saya punya janji sama Kenzo." Ucap Al sambil melangkah masuk ke dalam rumah Agatha untuk berpamitan dengan Mama dan Ayah nya Agatha.


" Pak tunggu di sini biar aku panggil Mama sama Ayah dulu." Setelah mengatakan itu Agatha pun bergegas pergi menuju kamar orang tua nya dan membawa nya ke hadapan Al.


Setelah acara berpamitan Al pun keluar dengan di dampingi Agatha di samping nya.


"Saya pulang dulu, sampai jumpa lagi nanti." Ucap Al sebelum benar benar masuk ke dalan mobil nya.


"Iya. Hati hati di jalan, Jangan ngebut bawa mobil nya." Pesan Agatha dan di angguki oleh Al.


Setelah itu mobil Al pun maju keluar pekarangan rumah Agatha. Sedang kan Agatha yang melihat kepergian Al langsung kembali masuk kedalam rumah nya.


"Sudah pulang?" Tanya Ayah nya saat melihat anak nya kembali masuk dan mengunci rumah mereka.


"Sudah." Balas Agatha sambil melangkah menuju Ayah dan Mama nya berada.


"Kamu istirahat lah, dari tadi kamu ngurus Ayah pasti kamu capek banget sekarang." Titah Ayah nya Agatha.


"Aku gak capek kok, malah aku seneng bisa ngurus Ayah." Ucap Agatha dengan mengulas senyum manis nya.


"Kamu memang putri terbaik Ayah." Fuji Ayah nya dengan mengusap pucuk rambut Agatha.


"Ya iya lah, kita kan cuma punya Agatha." Balas Mama nya Agatha dengan ketus.


Dia selalu merasa cemburu saat suami nya selalu memuji dan memanja kan anak nya itu. Padahal dia selalu di manja oleh suami nya saat sudah berduaan di dalam kamar.


"Hahahaha." Tawa Agatha dan Ayah nya langsung pecah saat mendengar ucap Mama nya itu.


"Aku ke kamar dulu. Bye Mama sayang, bye Ayah sayang." Setelah mencium kedua pipi orang tua nya Agatha pun pergi menuju kamar nya dan meninggal kan orang tua nya yang masih duduk di ruang keluarga.

__ADS_1


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara Vote, Like, Komen dan jangan lupa juga Gift nya. Agar author tambah semangat lagi nulis ke lanjutan cerita Agatha dan Al.


__ADS_2