
Blandina dan Sarah , merapikan ruangan yang dipakai nanti malam untuk reuni dengan teman-teman seangkatan mereka.
Reuni kali ini disponsori oleh Jeffrey Nugraha. Satu-satunya pengusaha sukses di Asia tenggara.
Jangan heran kalau , Jeffrey bisa membawa dua puluh orang sahabatnya termasuk Sarah ke Edinburgh.
Waktu terus berjalan, tak terasa jam telah menunjukan pukul tiga sore. Blandina dan Sarah baru saja menyelesaikan pekerjaan mereka dibantu bibi Eliz dan anaknya, flowerency.
" Apa masih ada yang belum terselesaikan,nona ave ?? Tanah bibi Eliz
" Semuanya sudah selesai,bibi Eliz. Terimah kasih untuk bantuannya!!" Ucap blandina sambil tersenyum penuh kasih kepada bibi Eliz
" Sudah menjadi tanggungjawab saya nona !! Jawab bibi Eliz
" Kalau tidak ada lagi yang harus saya kerjakan disini, saya pamit kebelakang untuk menyiapkan makanan pembukanya !! Pamit bibi Eliz diikuti putrinya.
Sementara di Milan, Austin sama sekali tidak konsentrasi dengan pertemuan barusan. Anthony terpaksa mengambil ahli rapat.
Pikirannya terpusat kepada blandina.
" Sial, Jeffrey tidak bisa aku remehkan. Dia terlalu licik !! Umpatnya dalam hati.
Austin menyambungkan panggilannya kepada salah satu anak buahnya yang ditugaskan untuk menjaga blandina di Edinburgh.
" Dimana nona ave ???" Tanya Austin dengan raut wajah yang datar
" Nona ave, sedang bersama dengan sahabatnya di villa, tuan !!! Lapor Erik orang kepercayaan austin.
" Awasi setiap gerakan jeffrey, jika dia melakukan yang berlebihan tembak kepalanya!!" Ucap Austin terlihat frustasi.
" Apa tidak terlalu berlebihan,tuan ?? Tanya Erik dengan kening berkerut.
" Apanya yang berlebihan ? Itu tidak seberapa !!" Jawab Austin enteng.
Menyadari tatapan sang bos yang terlihat menghunusnya, Erik segera mengangguk cepat mengiyakan keingan sang bos yang terdengar sadis.
Sementara di villa Anderson , sudah ada beberapa teman yang datang. Luke juga sudah terlihat di dalam ruangan.
Dinda salah satu teman sekelasnya menghampiri blandina yang sedang bercengkrama dengan Sarah dan luke. Sementara Jeffrey tengah berdirih dengan Andre dan gilang . Jeffry tidak sedikitpun melepaskan pandangannya kearah blandina. Pada saat bersamaan, Samantha dan Jasmine terlihat masuk secara bersamaan menghampiri Jeffrey dan yang lainnya.
Blandina dan Luke sama sekali tidak mengetahui kedatangan Jasmine.
Hingga saat terdengar tawa menggema di depan mereka, mata Luke melebar saat melihat sosok yang sangat dia kenali yang tengah tertawa ria dengan samantha dan yang lainnya.
Blandina dan sarahpun menoleh kearah sumber tawa tersebut.
__ADS_1
Bukan hanya Luke yang terkejut, tapi blandina pun ikut terkejut melihat sosok dengan warna rambut blondenya.
" Jasmine " guman blandina masih dengan rasa keterkejutan nya.
Luke menatap blandina khawatir. Rasa trauma pasti masih dirasakan blandina saat aksi penembakan tempo hari.
Luke tidak menyadari blandina tidak lagi bersama dengan mereka. Matanya membulat sempurna saat melihat blandina telah berdirih diantara kerumunan Jeffrey dan kawan-kawan.
" Jasmine ??!!!" Panggil blandina dari samping wanita yang pernah menjadi sahabat kecilnya.
Jasmine menoleh dan tersenyum smirk kearahnya.
" Aku ingin berbicara sebentar dengan mu. Bolehkah ??!" Tanya blandina.
" Untuk apa Ave ??? Apa kamu tidak takut aku bisa saja membunuhmu kembali ???" Tanya Jasmine dengan sorot mata yang tidak dapat diartikan.
Tangan blandina bergetar. Perut bekas luka tertembak tempo hari terasa sakit, saat mendengar ucapan Jasmine barusan.
" Apa Jasmine masih menaruh dendam padaku ??" Rintihnya pedih dalam hati.
" Aku ingin kita bicara sebentar !!" Ucap blandina kembali mencoba menghindari pertanyaan Jasmine yang hampir membuatnya jatuh lemas.
Tiba-tiba Luke muncul diikuti Sarah dari belakang.
" Ck,,aku menerima undangan Jeffrey. Tidak sopan kan kalau menolaknya " ucapnya sambil tersenyum kearahnya.
" Apa yang kamu lakukan disini,Luke..!! Hmmp, menjaga Ave ?? Ucapnya sambil tertawa sumbang.
" Sudahlah, tidak ada hal penting yang harus kita bahas !! Ucapnya sambil berlalu pergi meninggalkan Luke dan Blandina.
Sementara blandina, matanya mulai ber-embun mendengar ucapan sarkas dari Jasmine.
" Nikmatilah pestanya,Ave. Jangan terpengaruh dengan kehadiran Jasmine, Samantha ataupun Jeffrey. Aku disini untuk melindungi mu !! Ucap Luke prihatin.
" Thanks Luke!! Ucapnya tulus.
Sementara Sarah, dia masih bingung dengan obrolan merek bertiga.
" Apa ada hal yang aku lewatkan ??" Tanya Sarah dengan wajah menuntut
Blandina maupun Luke hanya saling tatap.
" Katakanlah, bland !!! Ucapnya dengan wajah menekuk.
" Aku seperti orang bodoh yang berdirih disekeliling kalian dengan sejuta rahasia yang aku lewatkan !! Ucapnya terdengar kesal.
__ADS_1
" Aku akan menceritakan semuanya, tapi bukan sekarang Sar !!! Ucap blandina dengan mata sendunya.
Sementara blandina tenggelam dengan situasi di villanya, Austin malah terlihat gemetar menahan emosi yang meluap-luap. Kepalanya hampir pecah saat mendengar laporan dari anak buahnya tentang kedatangan Jasmine dengan samantha secara bersamaan di acara reuni blandina dan teman-temannya.
" Jangan membuat aku sampai menembak kepalamu, bangsat !! Ucapnya bermonolog sembari menatap video yang dikirim secara langsung oleh anak buahnya. Dimana Jeffrey yang dari tadi hanya memandangi blandina dari tempatnya berdiri.
" Anthony, siapkan pesawat. Kita pulang !!! " Ucapnya melalui telpon genggamnya.
" Baik tuan " jawab Anthony lalu menyiapkan penerbangan langsung ke Skotlandia.
Sementara di villa, acara reuni yang dipandu oleh MC ternama di Inggris memandu acara met up tersebut dengan sangat meriah.
Jeffrey mencari cela saat blandina sendirian.
Saat Luke dan Sarah lagi asyik mengobrol, Jeffrey segera mengejar blandina yang pada saat itu tengah menunju dapur.
Blandina terkejut saat Jeffrey menekuk wajah teduh milik blandina dan langsung ******* bibir tersebut.
Mata blandina melebar melihat aksi gila dan nekat yang dilakukan Jeffrey terhadap blandina.
Tiba-tiba terdengar suara tamparan dengan sangat keras.
Plakkk !!!!!
Mata blandina memerah menahan tangis. Dia menampar Jeffrey sangat keras.
" Apa yang kamu lakukan Jeffrey???" Ucapnya menahan tangis sambil memegang bibirnya yang tadi sempat di lahap dengan cepat oleh bibir Jeffrey.
" Maafkan aku blan, tapi aku benar-benar frustasi melihat mu bersama denga austin'' ucapnya dengan perasaan bersalah.
" Apa maksudmu ?? Kamu yang telah membuang aku dan memilih Aline. Kenapa sekarang menyalahkan keadaan saat aku sudah bersama dengan Austin ??" Pekiknya tertahan.
" Tolong kembalilah bersamaku.aku benar-benar tidak tahan melihatmu bersama dengan pria itu !!" Ucapnya sambil menahan lengan blandina
" Lepaskan aku, Jeffrey " ucap blandina setengah memberontak
" Plis , blan. Tolong jangan menyiksaku seperti ini !! Ucapnya memohon.
Mata blandina mulai berair. Dia benar-benar marah dengan sikap Jeffrey yang seakan-akan ingin menggantungkan perasaan Samantha.
" Lepaskan, aku !! Teriak blandina yang mulai tidak tahan dengan perilaku Jeffrey.
Jeffry tidak menggubris ucapan blandina. Dia malah menarik tengkuk blandina dan mencium kembali blandina.
Pada saat bersamaan Luke dan Sarah muncul dari belakang. Dan pada saat itu Luke langsung menarik Jeffrey dan menghajar laki-laki jangkung tersebut.
__ADS_1