
" kamu Memang bajingan " timpal Luke sambil menarik kerah baju milik Jeffrey.
" Aku tidak bisa bayangkan bagaimana Austin akan menguliti mu hidup-hidup !!" Ucap Luke emosi
Jeffrey tersenyum mengejek.
" Let's see !! Ucapnya sembari memperbaiki bajunya yang ditarik Luke barusan.
Jeffrey pun meninggalkan blandina dan lainnya lalu kembali kedalam.
" Aku mohon Luke, jangan beritahukan hal ini terhadap Austin !! Pinta blandina takut
" Tapi Ave, aku tidak bisa menjamin rahasia ini akan aman. Lebih baik beritahukan Austin sebelum dia mendengarnya dari Jeffrey!! Timpal Luke .
Blandina hanya terdiam dan menahan tangisnya.
Sementara Sarah dia hanya melihat situasi di depannya lalu membawa blandina ke kamarnya.
" Mending kamu istirahat dulu saja. Aku akan menghandle acara dibawa !! Ucap Sarah menenangkan sahabatnya.
" Sarah, bagaiman kalau austin sampai tahu ! Dia pasti akan membenciku !!!" Ucapnya dengan nada ketakutan.
" Tenanglah, Austin tidak akan semarah itu. Lagipula itu kan bukan keinginan kamu !!" Sambungnya
Blandina teringat dengan perlakuan Austin beberapa Minggu yang lalu saat Jeffrey memegang tangannya.
" Austin pasti akan kecewa,jika dia tahu masalah ini " ucapnya sembari menatap bintang dilangit malam.
Sementara dibawah, nampak Luke dan Sarah tengah menikmati pesta reuni. Walaupun pikiran mereka masih tertuju kepada blandina.
" Luke, apa masalah yang tadi kita sembunyikan saja dari Austin ?? Blandina sepertinya sangat ketakutan. Aku bisa melihatnya dari raut wajahnya !!! Ucap Sarah sambil menyesap minumannya.
" Mungkin saat ini, Austin sudah dalam perjalanan dari Milan kesini. Dan mungkin saja dia sudah mengetahui kejadian barusan !!! Timpal Luke sambil menatap beberapa orang yang lagi berdansa.
" Benarkah ???! Tanya Sarah dengan wajah terkejutnya.
Luke mengangguk pelan. Austin sudah menaruh beberapa anak buahnya disekitar tempat ini !!! Jelas Luke sambil menikmati minumannya kembali.
" Hmmp, tuan Austin se-protektif itu kah ???!" Tanya Sarah masih tidak percaya.
" Aku sudah berteman dengannya dari masih kecil.jadi aku sangat tahu dengan watak seorang Austin Stewards!!! Ucap Luke
Sarah bergidik ngeri mendengar cerita Luke.
" Ayo berdansa. Teman-teman perempuanmu terlalu over dalam melihatku !! Ucap Luke saat menyadari curi-curi pandang dari teman-teman perempuan Sarah.
" Ehk...,tunggu " seru Sarah, saat menyadari dirinya telah berada di antara beberapa pasangan yang sedang berdansa mengikuti alunan lagu yang indah.
Lama sekali Luke dan Sarah berdansa bersama.
__ADS_1
Ada getaran yang aneh saat Luke menatap wajah blasteran milik Sarah.
" Wajah mu seperti tidak asing, Sar !! Timpal Luke sembari sembari berdansa.
" Benarkah ???! Tanya Sarah sambil memegang wajahnya.
" Iya...wajahmu mirip sekali dengan Kenneth Watson. Dia temanku, dia mensponsori salah satu acara walk On the sky di Amerika serikat dua bulan yang lalu" jelas Luke masih menatap Sarah lekat-lekat.
" Tahukah anda, Mr Graham. Menurut cerita nenek buyutku manusia memiliki tujuh rupa yang sama. Dan mungkin aku dan dia salah satu dari ribuan bahkan miliaran manusia di bumi ini !!! Jawab sarah asal sambil tersenyum kecut.
" Mungkin saja dia saudara se-ayah " Rintihnya sambil tersenyum kecut
" Kenapa tersenyum??" Tanya Luke heran.
Sarah menggeleng pelan sambil menarik napas berat.
." Kakiku sudah pegal, ayo berhenti sejenak !!" Ajak Sarah diangguki Luke.
Merekapun kembali ketempat duduk semula.
" Kapan-kapan pertemukan aku dengan temanmu yah !! Ucap Sarah setengah bercanda.
" Teman yang mana ?? Tanya Luke
" Temanmu yang mirip dengan ku !! Ucap Sarah sambil tersenyum kecut
" Belum bertemu saja kamu sudah penasaran seperti ini, Ck..dasar perempuan !!! Timpal Luke kesal sambil menghabiskan minumannya.
" Jelaous ?? Are u kidding me?? Sambil menatap Sarah dekat
" Just tell me...!!" Ucap Sarah tak mau kalah.
Luke langsung menyambar bibir manis milik Sarah dan ******* lembut bibir tersebut.
Sarah membalas lumayan tersebut sambil tersenyum kecil.
" Ternyata kamu suka memancing keadaan yah ??" Ucap Luke saat melepaskan pagutannya.
" Kalau iya kenapa?? " Jawab Sarah sambil tertawa kearahnya.
" Siapa suruh memendam rasa sendirian?? Untungnya blandina memberitahukan perasaanmu. Kalau tidak, perasaan mu akan lumutan !!!" Ucap Sarah kesal.
Luke gelagapan mendengar penuturan Sarah.
Dia memang sempat memberitahukan perasaannya tentang Sarah kepada blandina saat pertama kali bertemu dengan gadis blasteran Amerika tersebut.
Namun perasaan itu ditahannya sampai dia benar-benar yakin kalau Sarah juga menyukai nya.
" Jadi sekarang kita berdua sudah resmi pacaran ?? Tanya Luke dengan kerlingan matanya.
__ADS_1
" Kamu Memang laki-laki tidak ada romantis-romantisnya !!" Ucap Sarah dengan memoncongkan bibirnya.
" Aku memang bukan pria romantis, tapi aku akan membahagiakan dirimu dengan caraku, Mrs poltzman !! Timpal Luke sambil meraih tekuk Sarah dan mencium bibir lembut milik Sarah.
Luke dan Sarah terbuai dengan ciuman yang panjang, dan diakhiri dengan kecupan hangat dari Luke untuknya.
Sarah benar-benar bahagia malam ini, bukan hanya bertemu dengan teman-teman seangkatannya tapi akhirnya cinta yang beberapa bulan ini menggantung akhirnya terjawab sudah.
Malam semakin larut, beberapa orang mulai meninggalkan villa dan kembali ke hotel.besoknya mereka akan menikmati pemandangan di sekitar Edinburgh.
Luke mendatangi meja tempat Jeffrey dan beberapa temannya yang tengah menikmati minuman terbaik yang dipesan Jeffrey.
Jeffrey memang loyal untuk teman-temannya.
" Sepertinya kita kedatangan tambahan personil" ucap Jeffrey dengan senyum smirk.
" Kita harus bicara !!" Ucap Luke datar
Jeffrey memandangi wajah Luke sejenak lalu pamit mengikuti Luke ke luar.
" Ada apa Mr.graham ?? Apa yang membuatmu sampai mengajakku berbicara ditempat ini ??" Tanya Luke sambil menaikan sebelah alis tebalnya.
" Apakah kamu mencintai blandina??" Tanya Luke sambil menatap Jeffrey tajam
" Of course Mr Graham. Anggap saja hari ini adalah permulaan untuk mengambil yang sudah menjadi milikku !!! Ucapnya tenang.
" Blandina bukan barang yang bisa anda tandai itu milik anda atau bukan. Saya mengajak anda ketempat ini untuk mempertegas bahwa blandina bahagia bersama dengan Austin. Jangan pernah berniat menyakiti nya !! Ucap Luke dengan penuh penekanan.
" Haha...,anda lucu sekali Mr Graham !!! Ucapnya sambil tertawa sumbang.
" Mungkin anda tidak pernah tahu disaat blandina terpuruk, hanya aku satu-satunya pria yang bersamanya. Bukan sahabat kecilmu...,hahah !! Ucapnya sambil tertawa kembali
" Bullshit dengan cinta masa kecil mereka !! Sambungnya
Luke mencoba menahan emosi yang mulai menguasai hatinya.
" Kalau anda hanya menjadikan blandina sebagai obsesi anda. Lupakan blandina!!! Timpal Luke terdengar datar namun penuh penekanan.
" Jangan sok tahu Mr Graham. Kita lihat saja kedepannya seperti apa. Apakah sahabat anda bisa mempertahankan cintanya, ataukah cinta mereka akan hancur lebur seperti debu !! Balas Jeffrey tak mau kalah.
" Jangan sampai berurusan dengan seorang Austin Stewards, Mr Nugraha. Karena saya yakin posisimu akan sangat mudah dilengserkan oleh seorang Austin !! Timpal Luke dan berlalu meninggalkan Jeffrey.
Sepeninggalnya Luke kembali kedalam, Jeffrey segera menelpon seseorang dan sepertinya Jeffrey tengah mempersiapkan sesuatu untuk rivalnya itu.
Jeffrey segera masuk kedalam dan bergabung dengan beberapa temannya.
Waktu semakin larut. Luke dan Sarah memutuskan untuk kembali ke kamarnya masing-masing.
Sarah bergegas menuju kamar blandina dan segera menjatuhkan badannya di ranjang empuk milik blandina.
__ADS_1
Sarah menarik napas berat.
" Aku hanya berharap kamu mendapatkan kebahagiaan bersama dengan tuan Stewards, blan !! Ucapnya sembari menarik selimut dan tidur, menyongsong pagi yang cerah di kota yang penuh dengan sejarah.