Pelangi Asmara

Pelangi Asmara
Memutuskan


__ADS_3

"Langsung saja,Stevan Vanessa katakan apa tujuan kalian sebenarnya?" tanya Kakek Scott


"Sayang..kamu duluan karena ini juga ide dari kamu" balas Stevan


"Pi.Mi..Mami Rita,kakek dan nenek..Vanessa minta maaf sebelumnya tanpa meminta izin dengan Stevan dan keluarga semua Vanessa menyetujui kontrak Film dimana Vanessa sebagai peran utama wanitanya yang sekarang masih proses syuting. Didalam kontrak tidak boleh menikah dan punya anak dulu selama 1th" Vanesaa memulai


"Vanessa minta pernikahan ditunda 1th aja atau kalau memang tidak dapat ditunda kami menikah diam diam tanpa media dan menunda anak dulu,Vanessa takut nanti kontraknya batal Pi,Mi" lanjut Vanessa


"Apa?.what the he*l are you talking bout Vanessa?" Mami Nadia terkejut tidak percaya


"Mi..ini impian Vanessa dapat peran wanita utama dan kini sudah Vanessa capai Mi" balas Vanessa


"Pi..gimana ini anakmu?" tanya Nadia ke Danny Argawijaya kesal

__ADS_1


"Tetap lanjutkan pernikahan dengan atau tanpa media,soal tunda anak silahkan diskusikan dengan Stevan" putusan Danny tegas


"Ya Mami juga setuju pernikahan tetap dilanjutkan sampai berjalannya waktu Vanessa juga ada yang menjaga dan sebaiknya Vanessa juga sudah belajar bertanggung jawab nak, jika ada hal hal yang menyangkut kehidupanmu berdiskusilah dengan suami mu jangan diputuskan sendiri nak" jelas Mami Rita dengan lembut


Kelembutan Mami Rita ini lah yang kembali membuat Danny Argawijaya terpesona hingga tatapan matanya selalu lekat ke wanita yang masih terlihat cantik ini walau sudah diatas 40th


"Mami juga setuju lanjutkan pernikahannya soal anak bisa dibicarakan" balas Nadia


"Soal anak harus kesepakatan kedua anak kita jeng,kita ga ada hak mencampuri. Menurut mami sebenarnya tidak baik menunda rezeki, kita tidak tau kapan lagi waktunya Tuhan memberikan rezekinya Vanessa sayang" balas Mami Rita tetap dengan lembut walau dia sangat kesal dengan rencana Vanessa,dia saja untuk mendapatkan Stephani harus keguguran dan menunggu 10th


Bukankah setiap orang juga berhak memiliki impian dan dan menggapai cita-citanya jika sekadang dia mundur berarti impiannya dari remaja hancur hanya demi satu kata "anak". Sesuatu yang memang sangat dilematis namun sebuah harga harus dibayar walaupun dengan perjuangan yang luar biasa


"Hhnmm..ya mi,maaf mengecewakan Mami Rita" jawab Vanessa menunduk

__ADS_1


"Stevan.. keputusan ditanganmu pikirkan baik dan jangan sampai menyesal" kata Kakek tegas


"Papi harap kamu tidak membuat keputusan yang akan merusak hubungan diantara 2 keluarga kita" jawab Danny A. Sepertinya dia bisa mencium gelagat Stevan yang tidak baik malam ini melihat perubahan sikap Stevan padanya dan Vanessa


"Van,silahkan keputusanmu nak" sahut Mami Rita


"Hmmm..baiklah namun mohon dengarkan penjelasanku dulu sebelum aku sampai pada keputusanku" pinta Stevan sambil berdiri dan menundukkan setengah badan. Dia tau keputusan ini akan berdampak buruk pada hubungan 2 keluarga berpengaruh di kota ini


"Mami Nadya,Papi Danny..Stevan sangat menyayangi Papi dan Mami, kalian berdua sudah seperti orangtuaku yang kedua setelah Papi dan Mami Rita..Papi Danny sudah mengenalku sejak kecil hingga sekarang pun jika ada hal hal soal bisnis aku selalu berdiskusi dengan Papi dan Papi Danny sangat tau bagaimana Papi Ardi mendidikku keras dan kemudian Kakek di Melbourne. Waktu Papi meninggal aku terpukul dan Vanessa ada disana buatku dan selama ini aku tidak mengenal wanita selain Mami Rita,Fani dan Vanessa. Kami sejak kecil sudah bersama itu membuat kami mudah saling mengenal dan mengisi satu sama lain" jawab Stevan


"Tapi seiring berjalannya waktu kami seperti memiliki dunia kami masing masing,aku sudah berusaha menjalani hubungan ini walau dengan kesibukanku yang terkadang tidak mengenal waktu. Dari sejak SMA Papi sudah menjejaliku dunia bisnis Maxmilian dan segala permasalahan cabangnya ditambah 3th ini setelah kepergian Papi membuatku tidak fokus dengan urusan pribadi begitu juga Vanessa dengan dunianya yang aku tidak pahami dan sibuk dengan orang lain serta pesta-pesta,sejujurnya aku tidak menyukainya. Berkali kali aku sudah mengingatkan agar menjauhi hal tersebut namun sepertinya Vanessa tidak mengindahkan dan terus begitu bahkan dengan pakaian terbuka disana sini serta adegan cumb* dengan lawan jenis yang membuatku risih. Dia bakal menjadi Nyonya Maxmilian harusnya dia paham seperti apa tapi itulah dunia yang diinginkan Vanessa dan aku seperti hanya menurutinya saja selama ini dan kini aku tidak bisa" jelas Stevan


"Aku Stevan Maxmiliano memutuskan pertunangan dengan Vanessa Putri Argawijaya" jawab Stevan tegas

__ADS_1


"Maafkan Stevan Papi Danny,maafkan Stevan Mami Nadia" lanjut Stevan sambil menundukkan setengah badan


__ADS_2