Pelangi Asmara

Pelangi Asmara
Disini


__ADS_3

Stevan tetap setia menemani Dyandra hingga malam menjelang dia menawarkan diri bersama Fani tetap tinggal dirumah sakit, karena ini adalah kamar super elite dirumah sakit ini maka ada ruangan khusus dibalik pintu belakang tempat tidur lengkap dengan kamar tidur ukuran besar, bar kecil dan kamar mandi dengan bathtub nya


"mmm..mmm..aku haus" Dyandra terbangun tengah malam


"Ya sayang..mau minum" Stevan menawarkan diri


"Kau..kenapa masih disini,pergi" teriak Dyandra


"Ndra,tenang Ndra..kakak mengkhawatirkanmu" jawab Fani sambil memeluk Dyandra yang tubuhnya masih bergetar


"Jangan mendekat biar saja dia disana" jawab Dyandra sambil menatap ke jendela kamar


Sebenarnya Dyandra sedih melakukan ini tapi dia tidak mau lagi berurusan lagi dengan Vanessa


Flashback on


"Tempat duduk yang disana kan" jawab Vanessa menujuk ke arah taman diseberang jalan


"Iya,kutunggu disana" ucap Dyandra


Saat dia akan menyeberang sebuah mobil bergerak menuju dirinya dengan kecepatan tinggi menabrak samping Dyandra yang saat itu tiba tiba terjatuh karena terinjak batu besar jika dia tidak terinjak batu dan jatuh duluan bisa dipastikan Dyandra mati mengenaskan tergilas mobil tersebut

__ADS_1


Saat mobil tersebut tidak berhasil membuat Dyandra mati sang supir yang menabrak tiang didepannnya yang kurang memperhatikan Dyandra turun dari mobil dan menghampiri Dyandra


Saat Dyandra menoleh keatas dengan kesadaran yang mulai menurun,tangannya diinjak oleh pria tersebut dan mengancam Dyandra


"Jika kau masih bersama Stevan dipastikan lain kali kau tidak akan selamat bahkan mengenaskan.hahhahahhaa..perempuan bodoh dan miskin lebih baik kau ma*i" ucap pria tersebut lalu dia menampar Dyandra hingga dia pingsan setelah itu dia tidak sadar sudah berada dirumah sakit Gracias milik Keluarga Max


Kejadian itu terngiang ngiang dikepalanya hingga terasa sakit saat ini. Fani berulang kali menenangkan Dyandra mengatakan bahwa dia aman dan tidak akan terjadi apa apa lagi


Dyandra pun tenang, dia mulai mengendorkan pelukannya pada Fani dan akhirnya dia tidur dalam tangisan. Stevan menawarkan kamar besar itu untuk ditiduri Fani karena Stevan tau Fani sangat lelah menjaga Dyandra ditambah seringnya dia berteriak dan tidak mau didekati Stevan


"Kakak yang akan disini menjaganya,istirahatlah Fan" jawab Stevan


"Kau tidak biasa tidur begitu kenapa tidak pulang sih?. aku sudah mengusirmu berkali kali kenapa masih disini?" batin Dyandra


Dia pun berniat turun dari tempat tidur mengambil roti yang terdapat dimeja sebelah tempat tidurnya. Saat tangannya hampir mendapatkan roti itu tempat minum disebelahnya terjatuh dan membangunkan Stevan


"Sayang" ucap Stevan tapi dia ragu mendekat


"Apa kamu butuh sesuatu?.aku bangunkan Fani" ucap Stevan


"Jangan,aku lapar" jawab Dyandra

__ADS_1


Stevan pun tersennyum dia mulai berani melangkah


"Boleh aku membantu mengambilkan dan mendekat padamu?" tanya Stevan


"Mengapa masih disini bukankah aku sudah menyuruhmu pulang" balas Dyandra dengan pandangan mata tajam


"Karena hatiku masih tinggal disini,dimana dia berada disanalah aku berada" jawab Stevan


"Dia mencintaimu dan tidak akan melepaskanku hidup jika aku masih bersamamu" lanjut Dyandra lirih sambil menunduk


"Bukankah kita sudah berjanji akan menghadapi bersama,percayalah padaku sayang" lanjut Stevan yang dari awal sudah pelan pelan berjalan mendekat dan Dyandra tidak menyadari


"Aku takut dia sangat jahat" Dyandra menjawab sambil menangis


"Aku ada disini untukmu sayang"jawab Stevan


Stevan yang sudah dekat langsung memeluk Dyandra dan Dyandra pun menerima pelukan Stevan. Dyandra menangis sejadi jadinya di dalam pelukan Stevan dengan kepalanya tenang menempel didada Stevan menumpahkan segala ketakutan dalam dirinya


Hingga gadis manis itu lupa jika dia lapar dia pun tertidur dipelukan Stevan karena lelahnya dia menangis. Stevan yang merasa hawa nafas didalam pelukannya sudah teratur dia mulai menaikkan badannya sejajar dengan tubuh mungil Dyandra dan mereka tidur berpelukan diatas tempat tidur pasien milik Dyandra


"Aku disini dan selalu disini bersamamu Sayang" jawab Stevan dan mereka pun hanyut dialam mimpi

__ADS_1


__ADS_2